Suu Kyi Berstatus Tahanan Rumah Kembali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemimpin demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, menjadi tahanan rumah di kediamannya di Yangon setelah keluar dari Rumah Sakit selepas menjalani operasi minggu lalu. Demikian pernyataan yang dilansir tim dokter yang menangani Suu Kyi dan pejabat Pemerintah Myanmar, Jumat (26/9) ini.

    "Aung San Suu Kyi telah keluar dari Rumah Sakit Asia Royal sesudah menjalani pembedahan rahim, dan ia kini beristirahat di tempat perisitirahatan bersama dua orang dokter pribadinya," kata pejabat junta militer yang berkuasa di negeri itu. Dia akan terus beristirahat di sana di bawah pengawasan para dokter. Pemerintah Myanmar bersiap menyediakan segala keperluan media dan kemanusiaan yang dibutuhkan.

    Salah seorang dokter pribadinya, Tin Myo Win mengatakan, Jumat ini Suu Kyi akan menjadi tahanan rumah di tempat peristirahatan itu setelah melewati hampir empat bulan penahanan di sebuah lokasi rahasia. "Ia akan pulang ke rumah, meski berstatus tahanan rumah. Hal ini telah disampaikan pihak junta militer kepada kami," jelas dokter pribadi tersebut kepada para wartawan.

    Myanmar saat ini mendapat sorotan internasional terkait penahanan Suu Kyi. Peraih Nobel Perdamaian ini ditahan di tempat yang dirahasiakan sejak 30 Mei 2003. Ini adalah penahanan kedua. Sebelumnya, dia pernah ditahan setelah memimpin gerakan pro-demokrasi 1988.

    AFP/Anastasya Andriarti - Tempo News Room


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.