Nur Misuari Tertangkap di Sabah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Gubernur Daerah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM) Nur Misuari tertangkap bersama enam pengikutnya di Pulau Jampiras, perairan Sabah, Malaysia, Sabtu (24/11) dini hari, pukul 03.30 waktu setempat. Misuari dan pengikutnya kini ditahan karena memasuki wilayah Malaysia secara ilegal.

    Tertangkapnya Nur Misuari itu dikatakan Inspektur Jenderal Polisi Malaysia Tan Sri Norian dalam konferensi pers di markas besar polisi di Bukit Aman. Norian mengatakan, Misuari memang sedang diburu pemerintah Filipina karena menyatakan perang terhadap pemerintah Filipina. "Kami akan menginformasikan kepada Kedubes Filipina di Kuala Lumpur sesegera mungkin, setelah mempertimbangkan bahwa dia dicari oleh pemerintah Filipina," katanya.

    Sementara itu, Menlu Malaysia Syed Hamid Albar menyatakan, Misuari tidak dapat melarikan diri ke Malaysia untuk mengungsi dari konflik internal yang dialaminya dengan pemerintah Filipina. Dalam pernyataannya kepada kantor berita Associated Press, Syed Hamid menyatakan, "Saya tidak melihat ada alasan untuk tidak mengembalikan dia ke Filipina untuk dihadapkan pada proses hukum."

    Pihak pemerintah Filipina sendiri meyakini, penangkapan Misuari akan menghentikan pemberontakan yang mendukung serangan kepada pasukan pemerintah di Filipina selatan pekan ini. Tercatat 113 orang tewas dalam pemberontakan itu. Proses perdamaian yang terjadi selama lima tahun di daerah itu pun sia-sia.

    Sebagaimana diberitakan BBC, pihak pemerintah Malaysia kini tengah mengatur ekstradisi Misuari ke Filipina. (bernama/ap/dimas a)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?