Bakari Baya, Penumpang Yemenia A310 yang Selamat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ITN

    ITN

    TEMPO Interaktif , Moroni: Gadis berusia 14 tahun itu ditemukan selamat di tengah laut di antara reruntuhan pesawat dan mayat, setelah pesawat Airbus milik penerbangan Yemenia A310 jatuh di sebuah kepulauan di dekat Laut Hindia. Pesawat yang mencoba mendarat di Pulau Komoro itu membawa 153 orang.

    pswt

    Abdallah Ibrahim, koordinator Solidaritas Masyarakat Komoro dari Marseille, mengatakan bahwa pihak berwenang di Bandara Moroni mengidentifikasi gadis itu bernama Bakari Baya.

    Seorang petugas berhasil mengidentifikasi gadis yang diselamatkan itu sedang berenang di tengah laut yang berombak, di antara mayat dan reruntuhan pesawat pada pukul tujuh pagi waktu Indonesia.

    "Kami mencoba untuk melemparkan pelampung penyelamat. Dia tidak bisa ambil. Saya akhirnya melompat ke dalam laut untuk mendapatkan dia," kata seorang petugas penyelamat. "Dia gemetaran. Kami menyelimutinya dengan empat lapis kain. Kami beri dia nafas buatan dan air manis. Kami hanya tanya namanya dan desa tempat dia tinggal."

     

    Menteri Komunikasi Komoro Abdurrahman Said Bakar mengatakan gadis berusia 14 tahun itu selamat. Gadis itu satu-satunya korban selamat selama ini di antara 142 penumpang dan 11 awak pesawat di penerbangan bernomor IY 626.


    Seorang petugas palang merah setempat menyatakan gadis itu berada di rumah sakit dan kondisinya "tidak mencemaskan," kata Ramulati Ben Ali.

    Juru bicara Pemerintah Komoro mengkonfirmasi bahwa gadis itu adalah satu-satunya penumpang selamat sejauh ini. Gadis itu mengaku dari sebelah tenggara desa Nioumadzaha. "Dia sadar dan dia berbicara .... tapi kita tidak bertanya terlalu banyak agar tidak melelahkan dia," kata Ada Mansour, dokter yang merawat gadis itu di rumah sakit.

    Pejabat pemerintah setempat mengatakan, pesawat jatuh ke laut, setelah menghilang dari layar radar menara kontrol pada pukul 1:51 Selasa (2251 GMT Senin), atau pukul 05.51 pagi waktu Indonesia.

    REUTERS| ITN| NUR HARYANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.