Dokter Tidak Bersalah dalam Kematian Jackson

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Los Angeles - Kepolisian Los Angeles, Amerika Serikat menyatakan dokter tidak bersalah dalam kematian raja pop Michael Jackson. Kepolisian hanya mempertanyakan kehadiran dokter saat Michael mengalami serangan jantung.

    Keluarga Jackson belum mengumumkan rencana pemakaman Raja Pop yang meninggal dalam usia 50 tahun itu. Namun seorang kerabat keluarga mengatakan pemakaman akan diadakan pada hari Rabu dan keluarga menginginkan Jackson dimakamkan di Ranch Neverland miliknya.

    Kematian musisi berbakat pada generasinya tersebut telah membawa duka mendalam dari Presiden Amerika Barack Obama hingga ribuan penggemarnya di Hollywood. Sebuah pertunjukan telah diadakan untuk memberikan penghormatan kepada Jackson di BET Awards pada hari Sabtu, di Los Angeles.

    Masih belum diketahui apakah obat-obatan yang ia konsumsi telah menyebabkan kematiannya. Keluarga mengadakan otopsi sendiri setelah Kepolisian Los Angeles menyatakan dibutuhkan waktu lebih dari enam minggu untuk memastikan penyebab kematian Jackson.

    Sabtu lalu, Kepolisian mewawancarai ahli kardiolog dokter Conrad Murray, ia direkrut saat Jakson memulai serial konsesnya di London bulan ini. “Ia diwawancarai sebagai seorang pemerhati, bukan karena diduga bersalah,” kata pihak kepolisian Norma Eisenman.

    Kepolisian mengatakan Murray sangat kooperatif dan menyediakan informasi yang membantu investigasi. Menurut media dan kerabat, Jackson disuntik pereda sakit Demerol yang menganduk narkotik sebelum ia mengalami serangan jantung, dan Murray berusaha menolongnya saat paramedis tiba.

    REUTERS | AQIDA SWAMURTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.