Badan Energi Atom Menemukan Jejak Uranium di Iran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Wina: Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan kembali menemukan jejak Uranium yang telah diperkaya (Highly-Enriched Uranium) di Iran. Jejak Uranium sebelumnya juga dijumpai di kompleks pembangkit tenaga listrik Natanz awal tahun ini.Para pakar Badan Energi Atom mengatakan, jejak itu ditemukan pada contoh lingkungan yang diambil pertengahan Agustus lalu di Perusahaan Listrik Kalaye dekat ibu kota Iran, Teheran. Namun, menurut sumber diplomat di Wina, Kamis (25/9), belum diketahui pasti apakah jejak Uranium tersebut diproduksi di Iran atau kontaminasi dari komponen impor.Terhadap temuan itu, pejabat Iran mengatakan, lokasi penemuan tersebut bukan bagian dari program pembangkit tenaga nuklir Iran, tapi hanya digunakan untuk menyimpan peralatan. Mereka juga berkukuh bahwa program nuklir yang dikerjakan digunakan untuk perdamaian dan Uranium yang diperkaya yang ditemukan di Natanz berasal dari kontaminasi komponen bekas yang dibeli dari luar negeri.Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat menuduh Iran telah menggunakan Kalaye sebagai tempat melakukan pengujian sentrifugal untuk membuat Uranium yang diperkaya. Uranium jenis ini diyakini dapat digunakan sebagai bahan pembuatan bom atom.AFP/Ucok Ritonga - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.