Meski Bayar Gaji, Penyiksa Siti Hajar Tetap Akan Dituntut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur: Permintaan maaf atas penyiksaan yang dilakukan Michel kepada Siti Hajar, pembantu rumah tangga asal Garut Jawa Barat, disampaikan Hau Wan Hock, kakak Michel yang datang ke KBRI Kuala Lumpur hari ini, Rabu (10/06).

    Atas nama keluarga Michel, Hau Wan Hock menyampaikan permintaan maaf kepada pihak keluarga Siti Hajar dan Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur atas apa yang dilakukan adiknya. Selain menyatakan permintaan maaf, Hau Wan Hock juga menyerahkan gaji Siti Hajar yang tidak pernah dibayar selama 34 bulan. Total gaji Siti yang diserahkan sebesar 17.000 ringgit atau Rp. 48 juta lebih.

    Gaji Siti diterima oleh satgas Perlindungan Warganegara Indonesia (PWNI) Susapto Anggoro disaksikan oleh Minister Konselor Penerangan Sosial dan Budaya, Widyarka Ryananta dan perwakilan agen pengerah pembantu rumah tangga yang mendatangkan Siti Hajar ke Malaysia.

    Ditemui setelah acara penyerahan gaji tersebut, Widyarka menegaskan bahwa proses hukum atas Michel akan tetap dilanjutkan. “Pembayaran gaji Siti Hajar hanya salah satu tuntutan kita, selain itu kita tetap menuntut Michel dihukum seberat-beratnya, selain tuntutan ganti rugi lainnya,” tegas Widyarka.

    SAFWAN AHMAD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.