Yudhoyono Prihatin Uji Coba Nuklir Korea Utara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Pulau Jeju: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku prihatin dengan uji coba nuklir yang dilakukan Korea Utara. Proyek Nuklir yang dilakukan Korea Utara memang telah membuat suasana di Semenanjung Korea memanas.

    "Presiden prihatin terhadap uji coba nuklir bawah tanah Korea Utara," kata Juru Bicara Presiden Dino Pati Djalal usai pertemuan bilateral Yudhoyono dengan Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak di The Shilla Hoteal, Senin (02/06).

    Yudhoyono menegaskan perlunya menjaga stabiltas kawasan. Menurutnya, pembicaraan enam negara (six-party talk) harus terus jalan karena itu dinilai merupakan jalan terbaik untuk mencari solusi.

    Asean-Korea memiliki kesepakatan kerjasama di bidang politik dan keamanan antara lain membuka akses "Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC)" pada pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-Korea pada tanggal 27 November 2004 di Vientiane.

    Korea juga mendukung usaha ASEAN untuk menciptakan "Zone of Peace, Freedom and Neutrality (ZOPFAN)" dan zona bebas nuklir di kawasan Asia Tenggara. ASEAN juga mendukung usaha Korea Selatan dalam kerangka Six-Party Talks untuk menyelesaikan permasalahan nuklir di Korea Utara secara damai.

    Dalam upaya menangani masalah terorisme, ASEAN-Korea juga telah menandatangani "Joint Declaration for Cooperation to Combat International Terrorism" pada Juli 2005 di sela-sela pertemuan tingkat menteri ASEAN ke-38 di Vientiane, Laos.

    GUNANTO ES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.