Korban Tewas Akibat Bom Bertambah Menjadi 23 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif ,  Lahore: Korban bom bunuh diri di Lahore bertambah menjadi 23 orang tewas dan yang terluka mencapai 300 orang.

    Menurut Menteri Hukum Rana Sanaullah, ada dua laki-laki yag keluar dari mobil dan menembakkan senjatanya ke polisi yang berjaga di pintu gerbang sebelum ledakan terjadi.

    “Saya percaya pelaku adalah elemen anti-Pakistan, yang menginginkan ketidakstabilan negara kami dan ingin menghancurkan kota-kota kami,” ujar Menteri Dalam Negeri Rejhman Malik.

    Ledakan besar, yang membuat asap putih membumbung tinggi ini belum ada yang mengklaim bertanggung jawab. “Tujuh orang sudah ditemukan mati dan 126 mengalami luka-luka,” ujar Dr Humaira, salah satu dokter rumah sakit yang menolong para korban.

    Menurut pejabat kota Sajjad Ahmed Bhutta, sebuah mobil menabrak barikade penghalang dan meledak. Sebuah tembakan terdengar menyusul setelah ledakan, namun tidak jelas dari mana datangnya.

    Serangan ini menurut Jenderal David Petraeus, Kepala Komando Pusat Amerika Serikat, ditujukan kepada pertemuan di Islamabad antara pemerintah dan pemimpin militer. Ledakan bom ini juga dekat dengan kantor intelijen militer.

    Amerika saat ini membutuhkan aksi pemerintah Pakistan terhadap kelompok militan di barat daya untuk mengalahkan kelompok al-Kaidah dan untuk menganggu dukungan Taliban di Afganistan.

    Lahore adalah ibu kota Provinsi Punjab, negara yang paling padat penduduknya dan provinsi yang makmur. Kota terbesar kedua itu juga banyak ditinggali para pejabat tinggi dan pejabat militer.


    AP| NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.