WHO : Jumlah Flu Babi Melonjak Cepat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Jumlah penderita flu babi yang telah dikonfirmasikan positif mencapai 8.451 orang, termasuk korban meninggal sejumlah 72 orang, demikian laporan terakhir dari World Health Organization (WHO) yang dipublish hari ini, Sabtu (16/5).

    Jumlah negara yang telah mengkonfirmasikan adanya temuan flu babi, 36 negara, dengan Ekuador dan Peru sebagai negara terbaru yang menyatakan adanya temuan kasus ini. Korban terbesar masih Meksiko dan Amerika Serikat. Penyebaran flu babi telah dinyatakan oleh WHO sebagai pandemi. Pada 29 April pandemi ini telah meningkat dari level 5 ke level 6.

    Direktur Jendral WHO Margaret Chain mengatakan Jumat (15/5) masih belum bisa memastikan mengatasi serangan virus baru H1N1 ini, dan mengingatkan penyabarannya yang mulai memasuki kawasan Asia Tenggara. Pada pekan ini, Thailand dan Malaysia telah menyatakan menemukan warganya ada yang positif terkena virus ini.

    WHO melaporkan, Meksiko, tempat asal penyebaran virus ini bermula, melaporkan ada 2.895 kasus termasuk 66 kasus yang menyebabkan kematian. Sedangkan Amerika Serikat melaporkan ada 4.714 temuan kasus, dengan 4 kasus diantaranya korban meninggal. Kanada dengan 496 kasus, dan Costa Rica 9 kasus, dikedua negara ini ditemukan 1 korban meninggal.

    REUTERS l WAHYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.