Malaysia Konfirmasikan Satu Kasus Flu Babi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Malaysia Jumat (15/5) mengkonfirmasikan satu warganya positif mengidap flu babi, warga berusia 21 tahun itu diberitakan baru pulang dari Amerika Serikat dua hari lalu. Konfirmasi ini diberikan oleh Menteri Kesehatan Malaysia Datuk Seri Liow Tiong Lai. "Sekarang dia berada dalam perawatan di rumah sakit Buloh, Kuala Lumpur," ujar Datuk Seri Liow Tiong Lai yang tengah berada di London kepada kantor berita Malaysia, Bernama.

    Menurut Datuk Seri Liow Tiong Lai, pelajar ini pulang ke Malaysia pada Rabu, 13 Mei lalu, dan besoknya merasa dirinya tidak sehat, setelah diperiksa diketahui dia positif terkena virus H1N1.

    Direktur jendral kementerian kesehatan Malaysia, Dr Ismail Merican, mengatakan bahwa keluarga dari penderita ini telah diupayakan untuk tidak tertular, tetapi tanpa perlu diisolasi. Dia juga meminta kepada semua penumpang Malaysian Airlines yang pada Rabu melakukan perjalanan sepesawat dengan penderita flu babi ini, untuk segera menghubungi kementerian kesehatan guna mendapatkan pemeriksaan. Dia mengatakan, publik tidak perlu panik karena departemennya telah menyiapkan langkah-langkah untuk menanggulangi wabah ini.

    Sampai hari ini, diberitakan 70 orang telah tewas akibat flu babi, dimana 64 diantaranya di Meksiko, tempat asal mula virus ini menyebar secara global. Empat orang tewas di Amerika Serikat, satu di Kanada, dan satu di Costa Rica.  Menurut data World Health Organization (WHO), sekitar 6,672 orang telah terinfeksi penyakit ini di 33 negara di seluruh dunia. WHO memperkirakan sekitar 2 juta dosis vaksin flu babi akan diproduksi setiap tahun untuk mengantisipasi wabah ini.

    Cina, Malaysia, Thailand, telah mengkonfirmasikan ada warganya yang telah terkena flu babi, tapi sampai hari ini, belum ada berita meninggal akibat serangan penyakit ini di Asia.

    BERNAMA l WAHYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.