Aliansi Utara Bahas Kemungkinan Pemerintahan Baru di Kabul

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Aliansi Utara pada Selasa (13/11) mengundang seluruh suku yang berdiam di Afganistan untuk datang ke ibukota Kabul dalam rangka memulai negosiasi tentang masa depan bangsa Afganistan. Undangan telah disiapkan oleh pemimpin Aliansi Utara, Abdullah Abdullah, tak lama setelah balatentara yang dipimpinnya itu menguasai Kabul, yang sejak 1996 dikuasai oleh Taliban.

    Kita mengundang seluruh suku Afganistan, secara bertahap akan datang ke Kabul dan memulai untuk melakukan negosiasi tentang masa depan Afganistan dan negosiasi akan berjalan cepat,ujar Abdullah dalam jumpa pers.

    Amerika Serikat mendesak negara tetangga agar memperbolehkan Aliansi Utara membuat konstitusi baru dalam waktu dekat, sebagai landasan pemerintahan Sumir kepada Taliban. Abdullah juga menolak tawaran beberapa negara yang mau menawarkan bentuk administrasi baru.

    Masa depan Pemerintahan Afghanistan tidak bisa dibentuk oleh negara manapun, tetapi kehadiran dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentu dibutuhkan,katanya. Dia menambahkan, Situasi berkembang cepat dan [untuk ] itu dibutuhkan perubahan baru. (Fathurrahman-Tempo News Room/AFP)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.