Mantan Menteri Pertahanan Irak Menyerahkan Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Bagdad - Menteri Pertahanan Irak di masa Saddam Hussein, Jenderal Sultan Hashim Ahmed telah menyerahkan diri pada pasukan AS di utara Irak.Ahmed, urutan 27 dalam daftar pejabat yang paling dicari AS, menyerahkan diri di Mosul, Jumat.Seorang aktivis HAM, Dawood Bagistani, mengatakan dia telah menjadi perantara penyerahan diri mantan menteri itu ke Mayjen David Petraeus.Bagistani mengatakan Ahmed dibawa ke tahanan "dengan penuh hormat" dan bersama keluarganya saat itu.Sebuah pernyataan dari Komando Pusat AS mengatakan bahwa hanya mantan menteri itu saja yang menyerahkan diri.Dari 55 pejabat Irak dalam daftar pencarian AS, 40 di antaranya telah tertangkap atau terbunuh.Sementara sebelumnya pasukan AS menghadapi pertempuran hebat dengan pejuang Irak di dekat tanah kelahiran Saddam Tikrit setelah tiga tentara AS dari Divisi Infantri ke-4 tewas dalam sebuah serangan terkoordinasi yang jarang terjadi.Komandan AS di Tikrit, Kolonel James Hickey, mengatakan pertempuran berlangsung sepanjang malam di area tersebut dan pasukan AS menangkap lebih dari 50 tersangka gerilyawan Irak.Pada hari Kamis, pasukan AS menembak mati penterjemah diplomat Italia yang bekerja pada pemerintahan yang dipimpin AS ketika mobil yang mereka bawa tidak berhenti di sebuah tempat pemberhentian milik AS.Sang diplomat, Pietro Cordone, tidak terluka dalam peristiwa itu, yang terjadi di sebuah pemberhentian antara Mosul dan Tikrit.Sebagai penasihat senior kebudayaan, Cordone memimpin upaya untuk mengembalikan barang-barang antik yang dicuri dari museum dan situs-situs arkeologi sejak kejatuhan Saddam Hussein.BBC/Erwin Z - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.