Flu Babi di Meksiko Menurun di Dunia Meningkat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif ,  Meksiko City: Flu babi kebanyakan menyerang anak muda di Amerika Serikat. Pusat kontrol dan pencegahan penyakit amerika menyatakan sangat sedikit menemukan korban flu babi umurnya di atas 50 tahun. Namun Meksiko menyatakan flu ini sudah menurun penyebarannya.

    Meski kini penularan flu babi di eksiko dikatakan telah menurun di pusat penyebarannya di Meksiko, namun badan kesehatan dunia WHO mengataan bahwa penduduk di seluruh dunia yang terkena wabah flu babi meningkat mencapai 787 dan yang tewas karena virus ini mencapai 19 orang.

    Setidaknya di Eropa, termasuk Jerman, Spanyol, Italia dan Inggris telah menyatakan negaranya tertular flu babi. Bahkan di Inggris dipastikan virus H1N1 telah menular dari manusi ke manusia.

    Di Asia, flu babi pertama kali menyerang Hong Kong. Kasus di Hong Kong, pemerintahnya mengkarantina semua penghuni hotel –baik karyawan maupun pengunjung. Ratusan tamu dan pekerja sebuah hotel di Hong Kong di karantina, Jum'at lalu. Keputusan ini dilakukan setelah wisatawan yang datang dari Meksiko dites positif terkena flu babi, yang menjadi kasus pertama di Asia.

    Ketakutan akan terulangnya kasus mematikan SARS yang masih segar dalam ingatan, membuat pemerintah bertindak cepat untuk mengkarantina penghuni hotel, yang potensial tertular atau menyebarkan virus ini. Setidaknya ada 200 tamu hotel tersebut dan 100 pegawai hotel yang diberi obat antivirus Tamiflu. Sedangkan tamu yang positif tertular flu babi telah diisolasi di rumah sakit dan kondisinya sampai saat ini masih stabil.



    AP| NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.