Flu Babi Paksa Lebanon Larang 'Cipika-Cipiki'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beirut: Pemerintah Lebanon meminta warganya untuk tidak melakukan kebiasaan Arab, yakni cium pipi kanan dan kiri alias "cipika cipiki" jika dua pria bertemu. Alasannya, untuk mencegah penularan flu babi.

    Sejauh ini, flu babi memang belum sampai menjalar sehingga warga Lebanon ada yang tertular. Tapi mereka mesti berjaga-jaga agar tidak menghadapi wabah ini.

    Menteri Kesehatan Mohammad Khalifeh, dalam penjelasan langkah-langkah pemerintah mencegah penularan flu babi pada Selasa (29/4), menyebut salah satunya adalah tidak melakukan kebiasaan cium pipi.

    "Jika Anda mengunjungi seseorang, jangan cium pipi," kata Khalifeh. "Mari kita hentikan kebiasaan sosial cium pipi."

    Langkah sosial ini diambil karena Lebanon memang memiliki tradisi cium pipi tiga kali jika dua pria bertemu. Ini tidak berbeda dengan bersalaman di banyak negara lain.


    REUTERS/NURKHOIRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.