Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Usai Gencatan Senjata, Dua Faksi dalam Konflik Sudan Bersiap Eskalasi

Reporter

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Halime Adam Moussa, seorang pengungsi Sudan yang mencari perlindungan di Chad untuk kedua kalinya, menunggu dengan pengungsi lain untuk menerima porsi makanan dari Program Pangan Dunia (WFP), di dekat perbatasan antara Sudan dan Chad di Koufroun, Chad, 9 Mei 2023. REUTERS/Zohra Bensemra
Halime Adam Moussa, seorang pengungsi Sudan yang mencari perlindungan di Chad untuk kedua kalinya, menunggu dengan pengungsi lain untuk menerima porsi makanan dari Program Pangan Dunia (WFP), di dekat perbatasan antara Sudan dan Chad di Koufroun, Chad, 9 Mei 2023. REUTERS/Zohra Bensemra
Iklan

TEMPO.CO, JakartaArab Saudi dan Amerika Serikat, Minggu, 28 Mei 2023, menyerukan perpanjangan kesepakatan gencatan senjata yang telah menghentikan perang enam minggu antara faksi militer, tetapi mengatakan kedua belah pihak telah menghambat upaya bantuan dan sedang bersiap untuk eskalasi lebih lanjut.

Bentrokan terdengar Sabtu malam dan pada Minggu di ibu kota Khartoum, kata penduduk, sementara pemantau hak asasi manusia melaporkan pertempuran mematikan di El Fashir, salah satu kota utama di wilayah barat Darfur.

Konflik Sudan antara militer dan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) yang pecah pada 15 April telah membuat ibu kota terguncang akibat pertempuran hebat, ketiadaan hukum dan runtuhnya pelayanan, mengusir hampir 1,4 juta orang dari rumah-rumah mereka dan mengancam destabilisasi kawasan.

Gencatan senjata seminggu penuh yang dimediasi dalam pembicaraan yang dipimpin oleh Arab Saudi dan AS di Jeddah jatuh tempo hingga Senin malam.

Kedua negara memonitor kesepakatan itu dan menyerukan tentara dan milisi RSF untuk memperbarui gencatan senjata “yang tidak sempurna diamati” untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan.

“Ada pelanggaran oleh kedua pihak yang menghambat bantuan kemanusiaan dan pemulihan layanan-layanan penting,” kata Arab Saudi dan AS dalam sebuah pernyataan bersama.

Pernyataan tersebut mengutip pelanggaran gencatan senjata, termasuk serangan udara dan pengambilan pasokan medis oleh tentara, dan pendudukan bangunan sipil dan penjarahan oleh RSF.

"Kedua belah pihak telah memberi tahu fasilitator bahwa tujuan mereka adalah deeskalasi untuk memfasilitasi bantuan kemanusiaan dan perbaikan penting, namun kedua belah pihak bersiap untuk eskalasi lebih lanjut," katanya.

RSF mengatakan siap untuk membahas kemungkinan pembaruan dan akan terus memantau gencatan senjata "untuk menguji keseriusan dan komitmen pihak lain untuk melanjutkan pembaruan perjanjian atau tidak".

Militer Sudan mengatakan mereka tengah membicarakan kemungkinan perpanjangan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menlu Retno Bahas Isu Myanmar dengan Palang Merah Internasional, 5PC Masih Menjadi Rujukan

8 hari lalu

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menghadiri Ministerial Plenary Meeting of the Global Counter-Terrorism Forum (GCTF) ke-13 di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat pada Rabu (20/9/2023). (ANTARA/HO-Kemlu RI)
Menlu Retno Bahas Isu Myanmar dengan Palang Merah Internasional, 5PC Masih Menjadi Rujukan

Menlu Retno membahas isu Myanmar dengan Presiden ICRC di sela-sela rangkaian Sidang Umum PBB.


Nagorno-Karabakh: Azerbaijan Bertemu Etnis Armenia Setelah Gencatan Senjata

10 hari lalu

Davit Melkumyan, wakil Majelis Nasional Nagorno-Karabakh, tiba bersama delegasi Armenia untuk melakukan pembicaraan setelah wilayah yang memisahkan diri itu dipaksa melakukan gencatan senjata, di kota Yevlakh, Azerbaijan, 21 September 2023. REUTERS/Stringer
Nagorno-Karabakh: Azerbaijan Bertemu Etnis Armenia Setelah Gencatan Senjata

Kemenangan Azerbaijan merupakan satu lagi perubahan dalam sejarah pergolakan pegunungan Nagorno-Karabakh.


Gencatan Senjata dengan Separatis Armenia, Azerbaijan Hentikan Serangan ke Nagorno-Karabakh

10 hari lalu

Pasukan penjaga perdamaian Rusia mengevakuasi warga sipil di kota Askeran menyusul peluncuran operasi militer oleh pasukan Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabakh, diambil dari video yang dipublikasikan pada 20 September 2023. Kementerian Pertahanan Rusia/  Selebaran melalui REUTERS
Gencatan Senjata dengan Separatis Armenia, Azerbaijan Hentikan Serangan ke Nagorno-Karabakh

Azerbaijan menghentikan aksi militer di wilayah Nagorno-Karabakh yang memisahkan diri setelah gencatan senjata dengan separatis Armenia


Saudi Undang Houthi Bahas Gencatan Senjata Permanen di Yaman

16 hari lalu

Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian di Jeddah, Arab Saudi 18 Agustus 2023. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS
Saudi Undang Houthi Bahas Gencatan Senjata Permanen di Yaman

Arab Saudi mengundang delegasi Houthi ke Riyadh untuk melanjutkan perundingan gencatan senjata permanen di Yaman


Dinyatakan Persona Non Grata, Utusan Khusus PBB untuk Sudan Mundur

17 hari lalu

Perwakilan Khusus PBB di Sudan Volker Perthes berbicara saat konferensi pers di Khartoum, Sudan 10 Januari 2022. REUTERS/El Tayeb Siddi
Dinyatakan Persona Non Grata, Utusan Khusus PBB untuk Sudan Mundur

Utusan Khusus PBB untuk Sudan Volker Perthes mengundurkan diri, lebih dari tiga bulan setelah Sudan menyatakan dia persona non grata


Respons Dunia Internasional soal Gempa Maroko, PBB hingga Turki Siap Beri Bantuan

21 hari lalu

Warga di kota Marrakech membuat tenda darurat setelah gempa besar di Maroko, 9 September 2023. REUTERS/Hannah McKay
Respons Dunia Internasional soal Gempa Maroko, PBB hingga Turki Siap Beri Bantuan

Selain PBB, beberapa negara juga ikut menyampaikan belasungkawa. Tak sedikit juga yang menawarkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Maroko.


Serangan Terbaru Tentara Sudan Tewaskan Setidaknya 32 Warga Sipil

24 hari lalu

Jenderal Sudan Abdel Fattah al-Burhan berdiri di antara pasukan, di lokasi yang tidak diketahui, dalam gambar yang dirilis pada 30 Mei 2023. Angkatan Bersenjata Sudan/Handout via REUTERS/
Serangan Terbaru Tentara Sudan Tewaskan Setidaknya 32 Warga Sipil

Jumlah ini adalah yang tertinggi dalam satu hari sejak pertempuran Tentara Sudan melawan Milisi RSF pecah pada April.


AS Kutuk Kekerasan Seksual atas Kaum Perempuan Terkait Konflik Sudan

36 hari lalu

Jenderal Sudan Abdel Fattah al-Burhan berdiri di antara pasukan, di lokasi yang tidak diketahui, dalam gambar yang dirilis pada 30 Mei 2023. Angkatan Bersenjata Sudan/Handout via REUTERS/
AS Kutuk Kekerasan Seksual atas Kaum Perempuan Terkait Konflik Sudan

AS mengutuk kekerasan seksual terkait konflik Sudan yang menurut sumber yang dapat dipercaya termasuk para korban dilakukan oleh Paramiliter RSF.


Empat Bulan Konflik, WHO: 40 Persen Penduduk Sudan Kelaparan

52 hari lalu

Rawda Mohammed Ismail, seorang wanita Sudan yang melarikan diri dari konflik di Geneina di wilayah Darfur Sudan, mengipasi anaknya Abdelerrahman Bakr, yang menderita kekurangan gizi, di rumah sakit misi Medecins Sans Frontieres (MSF) di Adre, Chad 24 Juli 2023. REUTERS/Zohra Bensemra
Empat Bulan Konflik, WHO: 40 Persen Penduduk Sudan Kelaparan

Lebih dari 40 persen penduduk Sudan atau sekitar 2,5 juta orang mengalami kelaparan, kata Badan Kesehatan Dunia (WHO)


Kolombia Sepakati Gencatan Senjata dengan Tentara Pembebasan Nasional selama 6 Bulan

58 hari lalu

Seorang peserta melihat selama acara dengan negosiator perdamaian pemerintah Kolombia dan pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN), di Bogota, Kolombia 3 Agustus 2023. REUTERS/Vannessa Jimenez
Kolombia Sepakati Gencatan Senjata dengan Tentara Pembebasan Nasional selama 6 Bulan

Pemerintah Kolombia dan Tentara Pembebasan Nasional (ELN) - salah satu kelompok gerilya tertua dan terbesar-sepakat gencatan senjata selama 6 bulan