Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dino Patti Djalal: Perang Rusia Ukraina Ungkap Perbedaan Melihat Tatanan Dunia

image-gnews
Diskusi soal peran kekuatan negara menengah dalam wacana hubungan internasional di gedung Foreign Policy Club Indonesia, Jakarta, Rabu, 17 Mei 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Diskusi soal peran kekuatan negara menengah dalam wacana hubungan internasional di gedung Foreign Policy Club Indonesia, Jakarta, Rabu, 17 Mei 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai perang Rusia Ukraina menunjukkan ada perbedaan sudut pandang di antara negara-negara melihat tatanan dunia. Dia menekankan celah ini dapat dimanfaatkan negara kekuatan menengah, seperti Indonesia, Turki, Brasil, Australia, hingga Korea Selatan.

“Perbedaan pandangan, akan membuat kekuatan negara menengah mengembangkan dinamika kerja sama mereka,” kata Dino saat dalam diskusi bersama think-tank Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) soal peran negara menengah di Jakarta Selatan, Rabu, 17 Mei 2023.

Rusia mengumumkan operasi militer pada Februari 2022, untuk membasmi apa yang disebutnya sebagai nasionalis ekstrem di Ukraina. Moskow juga menyalahkan aliansi militer Barat yang diyakininya terus berekspansi sampai mengancam pertahanan Rusia.

Barat menyebut invasi Rusia ke Ukraina tidak dapat dibenarkan. Negara-negara seperti Amerika Serikat dan Inggris membantu Ukraina dengan mengirim pasokan senjata serta memberlakukan sanksi ekonomi kepada pelaku bisnis dan elit yang terkait dengan Kremlin.

Dino mencontohkan Turki sebagai negara dengan kekuatan menengah dalam perang Rusia Ukraina. Yang dimaksud mantan menlu era presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu adalah upaya Ankara dalam menengahi kesepakatan panganan di antara Moskow dan Kyiv, bersama PBB.

Peran yang sama dan lebih berkelanjutan juga dapat terus didorong oleh MIKTA adalah kemitraan kekuatan menengah informal seperti MIKTA yang terdiri dari Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia, atau BRICS – Brazil, Afrika Selatan, India, minus Cina dan Rusia.

Asalkan, menurut Dino, negara-negara yang tergabung dalam kerja sama tersebut punya arah tujuan yang jelas, bukan cuma sekedar pelengkap ruang di sela forum G20. “Arah tujuan yang jelas (dalam kerja sama seperti Mikta), bakal menuntut pada kerja sama yang kuat,” kata Dino.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Celah yang sama juga dapat dilihat negara-negara menengah di kawasan dalam menghadapi ketegangan Amerika Serikat dan Cina di Indo-Pasifik. Ketegangan hubungan diplomatik di antara Amerika Serikat dan Cina dalam beberapa tahun ini menyeret potensi konflik ke kawasan. 

Sikap kedua negara soal Taiwan jadi pembeda besar. Washington curiga soal dukungan Beijing ke Rusia, yang tengah melancarkan invasi ke Ukraina. Klaim suport itu dibantah Cina.

“Kompleksitas situasi memerlukan gagasan dan partisipasi dari semua negara,” kata Kepala Badan Strategi Kebijakan Kementerian Luar Negeri Yayan Ganda Hayat Mulyana dalam diskusi yang sama.

Pilihan Editor: Sedang Perang dengan Rusia, Ketua MA Ukraina Terima Suap Rp 44 M 

DANIEL A. FAJRI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kirim Pengangguran Jadi Tentara Rusia , 10 Warga Nepal Ditahan Polisi

2 hari lalu

Tentara Ukraina terlihat di parit pada posisi di garis depan, saat serangan Rusia ke Ukraina berlanjut, di dekat kota Bakhmut, Ukraina 10 April 2023. REUTERS/Oleksandr Klymenko
Kirim Pengangguran Jadi Tentara Rusia , 10 Warga Nepal Ditahan Polisi

Rusia diduga menggunakan warga Nepal sebagai tentara bayaran dalam perang dengan Ukraina. Enam tentara asal Nepal tewas.


Ditanya soal Pembangunan IKN, Anies: Tanya Dubes di Sini, Ada Rencana Pindahkan Embassy Apa Nggak?

6 hari lalu

Calon presiden nomor urut satu Anies Baswedan mengunjungi   Komunitas Kebijakan Luar Negeri Indonesia (FPCI) di Grand Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 Desember 2023. Tika Ayu/ Tempo
Ditanya soal Pembangunan IKN, Anies: Tanya Dubes di Sini, Ada Rencana Pindahkan Embassy Apa Nggak?

Anies Baswedan kembali menyinggung soal Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam acara Foreign Policy Conference of Indonesia (FPCI) Sabtu 2 Desember 2023.


Javier Milei Berterima Kasih kepada Xi Jinping dengan Nada yang Melunak

15 hari lalu

Kandidat presiden Argentina Javier Milei. REUTERS/Matias Baglietto
Javier Milei Berterima Kasih kepada Xi Jinping dengan Nada yang Melunak

Javier Milei berterima kasih kepada Xi Jinping atas ucapan selamat dengan nada melunak, yang sebelumnya ia kritik dengan keras.


Dino Patti Djalal Dapat Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang

16 hari lalu

Pada 21 November 2023, diadakan Upacara Penganugerahan Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang periode 2023 (Reiwa 5) kepada Dino Patti Djalal, Founder dan Chairman, Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di kediaman Duta Besar Jepang. Sumber: dokumen Kedutaan Besar Jepang di Jakarta
Dino Patti Djalal Dapat Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang

Dino Patti Djalal dinilai berkontribusi dalam mempromosikan pemahaman tentang kebijakan luar negeri dan pemikiran Jepang di kalangan ASEAN


Pemimpin Dunia di KTT BRICS Tuduh Israel Lakukan Kejahatan Perang

16 hari lalu

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dan Presiden Rusia Vladimir Putin. REUTERS
Pemimpin Dunia di KTT BRICS Tuduh Israel Lakukan Kejahatan Perang

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menuduh Israel melakukan kejahatan perang dan "genosida" di Gaza, saat memimpin KTT BRICS.


Putin Akan Bahas Situasi di Gaza dengan Pemimpin BRICS

17 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan anggota Dewan Keamanan dan pemerintah serta kepala lembaga penegak hukum, di kediaman negara Novo-Ogaryovo di luar Moskow, Rusia 30 Oktober 2023. Sputnik/Gavriil Grigorov/Pool via REUTERS
Putin Akan Bahas Situasi di Gaza dengan Pemimpin BRICS

Perang Israel Hamas, akan dibahas oleh Putin dalam pertemuan dengan para pemimpin BRICS.


Afrika Selatan Jadi Tuan Rumah KTT BRICS Bahas Perang Israel di Gaza

17 hari lalu

pekerja staf berdiri di belakang bendera nasional Brasil, Rusia, Tiongkok, Afrika Selatan, dan India untuk merapikan bendera sebelum foto grup selama KTT BRICS di Pusat Konferensi dan Pameran Internasional Xiamen di Xiamen, Provinsi Fujian, Tiongkok Tenggara, Tiongkok 4 September 2017. REUTERS/Wu Hong/Pool/File Foto
Afrika Selatan Jadi Tuan Rumah KTT BRICS Bahas Perang Israel di Gaza

Afrika Selatan akan menjadi tuan rumah pertemuan BRIC untuk membahas perang Israel-Hamas


Cina Tegaskan Dukungan bagi Negara-Negara untuk Gabung BRICS, Termasuk Argentina

18 hari lalu

Presiden Cina Xi Jinping menghadiri sesi pleno KTT BRICS 2023 di Sandton Convention Center di Johannesburg, Afrika Selatan pada 23 Agustus 2023. GIANLUIGI GUERCIA/Pool via REUTERS
Cina Tegaskan Dukungan bagi Negara-Negara untuk Gabung BRICS, Termasuk Argentina

Cina kembali menegaskan dukungannya terhadap negara yang ingin bergabung dengan BRICS, termasuk Argentina yang telah mengkritik blok tersebut.


Puan Pimpin Delegasi DPR MIKTA Bertemu Jokowi di Istana

18 hari lalu

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus (kanan), Sufmi Dasco Ahmad (kiri), dan Rachmat Gobel (kedua kanan) saat memberikan keterangan pers terkait Surat Presiden usulan Calon Panglima TNI di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 31 Oktober 2023. Dalam keterangannya, KSAD Jenderal Agus Subiyanto diusulkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai Calon Panglima TNI baru. TEMPO/M Taufan Rengganis
Puan Pimpin Delegasi DPR MIKTA Bertemu Jokowi di Istana

Ketua DPR Puan Maharani memimpin delegasi kelompok negara-negara menengah MIKTA untuk courtesy call dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka.


Zelensky Jatuhkan Sanksi ke 108 Orang, Termasuk Eks Perdana Menteri Ukraina

19 hari lalu

Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, 21 September 2023. REUTERS/Kevin Lamarque
Zelensky Jatuhkan Sanksi ke 108 Orang, Termasuk Eks Perdana Menteri Ukraina

Presiden Zelensky menjatuhkan sanksi kepada eks perdana menteri Ukraina terkait deportasi anak-anak ke Rusia.