Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Warga Palestina dan Israel Kembali Hidup Normal setelah Gencatan Senjata

Reporter

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Warga Palestina berdiri di atas sisa-sisa rumah mereka yang hancur, yang rusak akibat serangan Israel selama pertempuran Israel-Gaza, setelah gencatan senjata disepakati antara faksi Palestina dan Israel, di Deir Al-Balah, Jalur Gaza tengah, 14 Mei 2023. REUTERS/ Ibrahim Abu Mustafa
Warga Palestina berdiri di atas sisa-sisa rumah mereka yang hancur, yang rusak akibat serangan Israel selama pertempuran Israel-Gaza, setelah gencatan senjata disepakati antara faksi Palestina dan Israel, di Deir Al-Balah, Jalur Gaza tengah, 14 Mei 2023. REUTERS/ Ibrahim Abu Mustafa
Iklan

Perbedaan Persyaratan

Mohammad Al-Hindi, seorang pejabat senior Jihad Islam yang ikut merundingkan gencatan senjata di Kairo dengan para pejabat Mesir, mengatakan dalam sebuah pernyataan, Minggu, bahwa kelompoknya siap menghentikan peluncuran roketnya sebagai imbalan atas persetujuan Israel untuk berhenti menargetkan rumah, warga sipil, dan pemimpin militan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kami berkomitmen untuk kesepakatan ketenangan selama musuh mematuhinya,” katanya.

Tetapi Israel membantah telah melakukan tindakan seperti itu, hanya mengatakan bahwa mereka akan menahan tembakan selama tidak ada ancaman.

"Saya katan berulang-ulang: Siapa pun yang menyerang kami, siapa pun yang berusaha menyerang kami di masa depan – darahnya tumpah,” kata Presiden Benjamin Netanyahu dalam pertemuan mingguan kabinetnya di Yerusalem.

Pasukan Israel telah "berhasil menyelesaikan lima hari pertempuran kelompok teroris Jihad Islam," katanya dalam sambutan yang disiarkan televisi, tanpa menyebutkan kesepakatan gencatan senjata.

Hamas, kelompok Islam yang menguasai Gaza, tidak ambil bagian dalam pertempuran itu. Berapa lama gencatan senjata tersebut berlangsung masih belum jelas.

"Kami akan terus melakukan segala sesuatu yang harus dilakukan dengan satu pertimbangan saja: Apa yang melayani kepentingan keamanan Negara Israel," kata Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, anggota kabinet keamanan Netanyahu kepada radio Kan.

Di Gaza, orang-orang memunguti yang tersisa setelah berhari-hari pengeboman yang menurut Israel menargetkan pusat komando Jihad Islam dan infrastruktur militer lainnya, tetapi juga merusak atau menghancurkan puluhan rumah.

“Ini kamar saya, ada mainan-mainan yang biasa saya mainkan dan buku-buku yang biasa saya gunakan untuk belajar, tidak ada yang tersisa,” kata Ritaj Abu Abeid, 12, saat berdiri di dalam kamar tidurnya yang hancur.

Maddah Al-Amoudi, 40 tahun, satu dari sekitar 3000 nelayan Gaza yang diblokade dari laut tempatnya mencari ikan, juga menyambut kembalinya kehidupan normal.

"Kami tidak punya pilihan ke laut. Jika ada pekerjaan di laut kami bisa mencari uang dan makanan untuk anak-anak kami dan jika tidak ada laut, tidak ada apa pun.” 

REUTERS

Pilihan Editor: Top 3 Dunia: Permintaan AS Ditolak, 4 Pesawat Rusia Jatuh, Ukraina Gencarkan Serangan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kepala Staf Militer Israel Tuntut Netanyahu Minta Maaf

44 menit lalu

Kepala Staf Angkatan Darat Israel Herzi Halevi. Reuters
Kepala Staf Militer Israel Tuntut Netanyahu Minta Maaf

Sejak dimulainya perang di Gaza, perselisihan antara Netanyahu dan para pemimpin militer telah berulang kali muncul,


Dalam 1 Jam, 57 Warga Gaza Tewas akibat Tiga Serangan Udara Israel

8 jam lalu

Warga Palestina mengais barang-barang yang bisa digunakan di tempat pembuangan sampah, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 15 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khaled
Dalam 1 Jam, 57 Warga Gaza Tewas akibat Tiga Serangan Udara Israel

Setidaknya 57 warga Palestina tewas akibat tiga serangan udara Israel di Gaza dalam waktu kurang dari satu jam pada Selasa malam


Update Korban Perang Gaza: 57 Tewas di Selatan dan Tengah Gaza

9 jam lalu

Warga Palestina membawa putrinya pasca serangan udara Israel pada sebuah sekolah PBB yang menampung para pengungsi, di tengah konflik Israel-Hamas, di Nusairat di Jalur Gaza tengah, 14 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Update Korban Perang Gaza: 57 Tewas di Selatan dan Tengah Gaza

Serangan Israel pada 16 Juli 2024, setidaknya menewaskan 57 orang di wilayah selatan dan tengah Gaza.


Hari ke 284: Setelah 38.713 Korban Jiwa, Pasukan Israel Lakukan Dua Pembantaian Baru

12 jam lalu

Sejumlah warga berada di antara puing-puing setelah serangan Israel  di tengah konflik Israel-Hamas, di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, 9 Juni 2024 .REUTERS/Abed Khaled
Hari ke 284: Setelah 38.713 Korban Jiwa, Pasukan Israel Lakukan Dua Pembantaian Baru

Pasukan Israel terus melanjutkan kejahatannya terhadap warga Palestina, membantai keluarga-keluarga di Gaza.


Akui Dirinya Zionis, Biden: Saya Mendukung Komunitas Palestina Dibandingkan Siapa Pun!

1 hari lalu

Pengunjuk rasa pro-Palestina berkumpul, di tengah konflik Israel-Hamas, pada hari debat presiden pertama tahun 2024 antara calon presiden dari Partai Demokrat, Presiden AS Joe Biden, dan calon presiden dari Partai Republik, mantan Presiden AS Donald Trump di Atlanta, Georgia, AS, 27 Juni 2024. REUTERS/Megan Varner
Akui Dirinya Zionis, Biden: Saya Mendukung Komunitas Palestina Dibandingkan Siapa Pun!

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengklaim "sangat mendukung Palestina", meski mengakui dirinya zionis


Direktur UNRWA Gambarkan Situasi Mengerikan di Gaza: Rumah Sakit Dipenuhi Bau Darah

1 hari lalu

Warga Palestina berkumpul di lokasi serangan udara Israel pada sebuah sekolah PBB yang menampung para pengungsi, di tengah konflik Israel-Hamas, di Nusairat di Jalur Gaza tengah, 14 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Direktur UNRWA Gambarkan Situasi Mengerikan di Gaza: Rumah Sakit Dipenuhi Bau Darah

Scott Anderson, Direktur UNRWA di Gaza, mengunjungi sebuah rumah sakit di Khan Younis setelah menyusul serangan mematikan Israel di Al-Mawasi.


Hamas Komitmen Tidak akan Mundur dari Pembicaraan untuk Gencatan Senjata

2 hari lalu

Warga Palestina berkumpul di lokasi serangan udara Israel pada sebuah sekolah PBB yang menampung para pengungsi, di tengah konflik Israel-Hamas, di Nusairat di Jalur Gaza tengah, 14 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Hamas Komitmen Tidak akan Mundur dari Pembicaraan untuk Gencatan Senjata

Hamas menilai serangan Israel yang semakin sengit hanya untuk menunda-nunda pembicaraan gencatan senjata


Hamas Menarik Diri dari Perundingan Gencatan Senjata di Gaza

2 hari lalu

Hamas Menarik Diri dari Perundingan Gencatan Senjata di Gaza

Pembantaian di kamp pengungsi oleh Israel membuat Hamas menarik diri dari perundingan soal gencatan senjata.


Pasukan Israel Gunakan JDAM buatan AS untuk Bantai Warga Palestina di Kamp al-Mawasi

3 hari lalu

JDAM yang diproduksi oleh Boeing merupakan bom jatuh bebas terarah yang menjadi senjata
Pasukan Israel Gunakan JDAM buatan AS untuk Bantai Warga Palestina di Kamp al-Mawasi

Beberapa bulan yang lalu, bom-bom JDAM ini menjadi penyebab kontroversi serius dalam dilema pengiriman persenjataan militer AS.


Survei: 72 Persen Responden Minta Benjamin Netanyahu Mengundurkan Diri

3 hari lalu

Pengunjuk rasa anti-pemerintah melancarkan demonstrasi berkepanjangan yang menyerukan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengundurkan diri. REUTERS
Survei: 72 Persen Responden Minta Benjamin Netanyahu Mengundurkan Diri

Hasil survei mengungkap hampir tiga perempat warga Israel menginginkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengundurkan diri