Hari Ini, Sidang Kematian David Digelar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David Hartanto

    David Hartanto

    TEMPO Interaktif, Singapura:  Sidang pengadilan koroner atas kasus kematian mahasiswa Indonesia di Singapura, David Hartanto Widjaja, berlangsung hari ini. "Sidang memasuki tahap pertama yang terbuka bagi publik dan pers," ujar Narliswandi Piliang, Ketua Tim Verifikasi Kasus David, saat dihubungi Tempo tadi malam.

    Semula sidang dijadwalkan Jumat pekan lalu, namun diundurkan. "Tadi sudah diadakan role play dengan pengacara Shashi Nathan dari kantor Harry Elias Partnership," ujar Narliswandi. Pengadilan koroner akan memutuskan apakah bukti-bukti yang diajukan keluarga David bisa menjadi dasar pada proses hukum lebih lanjut.

    Nathan adalah pengacara kriminal terkemuka yang ditunjuk keluarga David setelah berkonsultasi dengan Kedutaan Besar RI di Singapura. Menurut Narliswandi, tim verifikasi sedang berusaha mendapatkan salinan kloning dari laptop milik David.

    Saat persidangan, akan hadir pula Hartono Widjaja dan Liu Khun (ayah dan ibu David), William Widjaja (kakak David), serta seorang paman David.

    David ditemukan tewas bunuh diri di kampus Nanyang Technological University, Singapura, pada 2 Maret lalu, setelah dikabarkan gagal membunuh dosen pembimbingnya, Profesor Chap Kan Luk.

    Kematiannya kemudian menimbulkan kontroversi karena ditengarai ada sejumlah kejanggalan di baliknya. Menurut klaim keluarga David, dari hasil otopsi, justru pada tubuh David ditemukan 36 luka, 14 di antaranya luka tusuk di tangan.

    Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengungkapkan, hasil otopsi disampaikan langsung oleh kepolisian Singapura kepada keluarga korban, tanpa melalui pihak KBRI di Singapura. Meski begitu, "Pemerintah Indonesia akan membantu korban dengan menghadirkan penerjemah saat pemeriksaan kasus, mendampingi proses pengadilan, dan menyiapkan pengacara,” ujarnya.

    Narliswandi memperkirakan persidangan ini akan menghabiskan biaya Sin$ 100 ribu. "Itu sudah termasuk biaya Shashi Nathan dan biaya keluarga selama di sini," katanya. Besok tim investigasi dan keluarga David dijadwalkan bertemu dengan investigator senior dari Singapura yang akan mendalami kasus ini.

    AKMAL NASERY BASRAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.