Pembajak Masih Menahan Kru Pesawat Kanada

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • reuters

    reuters

    TEMPO Interaktif , Kingston: Pembajak bersenjata yang diketahui masih muda ini digambarkan tertantang secara mental untuk melakukan pembajakan. Pemuda ini menyandera pesawat carteran dari Penerbangan CanJet milik Kanada ini di Bandara Sangster Internasional di Teluk Montego.

    canjetMeski telah melepaskan seluruh penumpang berjumlah 140 orang (di CNN disebutkan 150 orang). Namun, pembajak masih menahan kru pesawat. Pembajak diidentifikasi seorang laki-laki berusia 20 tahun berasal dari masyarakat Teluk Montego. Namun nama pembajak masih dirahasiakan, meski orang tuanya telah membujuk untuk menyerah.

    Beberapa tembakan sempat terdengar namun tidak dilaporkan ada yang terluka. Dalam satu jam terakhir, tentara dan polisi telah memenuhi bandara, tempat lokasi pembajakan berlangsung.

    Sementara dari jumlah penumpang, dari beberpa pemberitaan terlihat simpang siur. Dari kantor berita CNN berjumah 150 orang, namun kabar terakhir dari CanJet jumlahnya ada 159 penumpang dan delapan kru pesawat milik IMP Group yang berbasis di Halifax.

    Perdana Menteri Jamaika Bruce Golding dan Menteri Pertahanan Dwight Nelson, juga berada di lokasi. Insiden terjadi sekitar pukul 11 pm, ketika pembajak bersenjata ini menggunakan akses palsu untuk masuk melalui jalur staf.

    Penerbangan yang rencananya akan kembali ke Kanada ini bermaksud akan berhenti di Kuba. Pembajak ini merampok para penumpang sebelum satu setengah jam kemudian mereka dilepaskan.

    Pembajakan ini memaksa Perdana Menteri Kanada Stephen Harper terbang ke Jamaika.


    GO-JAMAICA| AP| NUR HARYANTO

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.