Cedera Anak Meningkat Di Amerika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta : Kelalaian merawat anak akibat beratnya tekanan ekonomi orang tua di Amerika Serikat selama resesi ekonomi sudah terjadi di sejak akhir tahun lalu, namun laporan mengenai korban-korban kelalaian itu tidak banyak muncul dibanding dengan laporan kebangkrutan sektor perbankan serta sektor lain dalam “rantai makanan” perekonomian yang menyusul di belakangnya.

    Laporan yang disatukan oleh Reuters muncul dari sejumlah kota negara bagian seperti Massachusetts, Illinois, Ohio, Seattle, atau New York.

    Sejumlah rumah sakit di Boston di negara bagian Massachusetts melaporkan jumlah kasus cedera pada anak akibat kelalaian orang tua bertambah menjadi 1.800 anak dari jumlah normal 1.500 anak. Resesi ekonomi dikaitkan dengan peningkatan itu karena ditemui kasus di mana seorang anak penderita diabetes dirawat di rumah sakit karena ibunya tidak mampu membeli obat diabetes yang harus ia konsumsi secara rutin.

    Di negara bagian Illinois daerah yang pernah diwakili Presiden Barack Obama dalam senat, kasus cedera pada anak-anak yang di Amerika Serikat secara umum dikategorikan dalam “penganiayaan anak” (child abuse), meningkat 5,8 persen. Di kota utamanya, Chicago, kenaikan mencapai sembilan persen.

    Rumah Sakit Anak Seattle di negara bagian Washington, melaporkan tahun lalu kenaikan kasus cedera pada anak mencapai tiga kali lipat dari kasus normal di tahun-tahun sebelumnya yaitu sekitar 12 kasus. Sedangkan di rumah sakit State University of New York jumlah kasus seperti itu tahun lalu ada 19, meningkat dari lebih kurang lima kasus tahun sebelumnya.

    Tim Perlindungan Anak pada Pusat Kesehatan Boston mengatakan tahun lalu mereka merawat 500 anak cedera, tahun ini angka itu bertambah 30 persen hanya dalam dua bulan pertama.

    REUTERS | RONALD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.