Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Profil Imran Khan, Eks PM Pakistan yang sedang Berselisih dengan Pemerintah

Reporter

image-gnews
Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan saat  konferensi pers setelah insiden penembakan selama long march di Wazirabad, di Shaukat Khanum Memorial Cancer Hospital & Research Center di Lahore, Pakistan 4 November 2022. REUTERS/Mohsin Raza/File Foto
Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan saat konferensi pers setelah insiden penembakan selama long march di Wazirabad, di Shaukat Khanum Memorial Cancer Hospital & Research Center di Lahore, Pakistan 4 November 2022. REUTERS/Mohsin Raza/File Foto
Iklan

TEMPO.CO, JakartaMantan Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan berencana hadir di pengadilan di Islamabad pada Sabtu, 18 Maret 2023, setelah dia mengungkapkan ketakutannya akan ditangkap dalam perselisihan dengan pemerintah. Perselisihan itu telah menyebabkan bentrokan antara para pendukungnya dan polisi.

Polisi memasuki rumah Khan di kota Lahore setelah dia pergi ke pengadilan di ibu kota Islamabad. Khan, yang menjabat dari 2018 hingga 2022, menghadapi rentetan masalah hukum, termasuk menyebabkan upaya penangkapannya gagal pada Selasa lalu.

Khan akan menghadapi dakwaan di pengadilan pada Sabtu karena menjual hadiah negara secara tidak sah yang diberikan kepadanya oleh pejabat asing saat menjabat. Dia mengatakan telah mengikuti prosedur hukum dalam memperoleh hadiah.

Mantan bintang kriket berusia 70 tahun itu tiba di ibu kota pada Sabtu sore dan sedang dalam perjalanan ke pengadilan dengan iring-iringan mobil yang dikelilingi oleh para pendukungnya.

Khan telah memimpin protes nasional sejak penggulingannya dari kekuasaan tahun lalu dan memiliki banyak kasus yang didaftarkan terhadapnya. Kepala polisi Provinsi Punjab, Usman Anwar, mengatakan pada konferensi pers di Lahore bahwa para petugas pergi ke rumah Khan pada Sabtu untuk mencegat orang-orang yang terlibat dalam bentrokan sebelumnya dengan polisi dan telah menangkap 61 orang, salah satunya atas tuduhan melempar bom molotov.

Profil Imran Khan, Mengawali Karir sebagai Pemain Kriket

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Breaking News: Kebakaran di Mal Pakistan, 9 Tewas

10 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. ANTARA
Breaking News: Kebakaran di Mal Pakistan, 9 Tewas

Kebakaran melanda sebuah pusat perbelanjaan di kota Karachi, Pakistan selatan, menewaskan sedikitnya sembilan orang,.


Pria Kanada Terbukti Bersalah Membunuh Keluarga Muslim dalam Serangan Truk

18 hari lalu

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau meletakkan bunga di acara peringatan di luar Masjid Muslim London untuk mendiang empat anggota keluarga Muslim Kanada yang tewas dalam serangan penabrakan bermotif kebencian di London, Ontario, Kanada, 8 Juni 2021. [Nathan Denette/Kolam renang melalui REUTERS]
Pria Kanada Terbukti Bersalah Membunuh Keluarga Muslim dalam Serangan Truk

Pria Kanada menabrak dan membunuh empat anggota keluarga Muslim pada 2021, meninggalkan anak laki-laki berusia sembilan tahun menjadi yatim piatu


Angkatan Laut Cina dan Pakistan Gelar Latihan Bersama di Laut Arab

22 hari lalu

Sebuah kapal perang Cina menembak selama latihan militer di lepas pantai Cina dekat Fuzhou, Provinsi Fujian, di seberang Kepulauan Matsu yang dikuasai Taiwan, Cina, 11 April 2023. REUTERS/Thomas Pete
Angkatan Laut Cina dan Pakistan Gelar Latihan Bersama di Laut Arab

Angkatan Laut Cina dan Pakistan mengadakan latihan selama seminggu di Laut Arab, sementara India dan Amerika Serikat menjanjikan kerja sama keamanan.


Polusi Udara di Pakistan Timur Parah, Sekolah dan Pasar Terpaksa Tutup

27 hari lalu

Suasana lalu lintas di tengah polusi udara di Lahore, Pakistan, 24 November 2021. Kota kedua terbesar di Pakistan, Lahore dinobatkan menjadi kota paling tercemar di dunia menurut perusahaan teknologi asal Swiss, IQ-Air. REUTERS/Mohsin Raza
Polusi Udara di Pakistan Timur Parah, Sekolah dan Pasar Terpaksa Tutup

Sekolah, perkantoran, restoran, dan tempat usaha terpaksa tutup karena polusi udara yang parah di wilayah Pakistan timur.


10 Negara dengan Gaji Terendah di Asia, Indonesia Masuk

30 hari lalu

Ilustrasi ruang kerja/Deskimo
10 Negara dengan Gaji Terendah di Asia, Indonesia Masuk

Daftar negara dengan gaji terendah di Asia, yaitu Pakistan, Sri Lanka, Nepal. Bangladesh, Iran, Indonesia, Filipina


India dan Pakistan Jadi 2 Negara Tujuan Ekspor Minyak Sawit Terbesar RI, Ini Sebabnya

32 hari lalu

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyelenggarakan acara Konferensi Kelapa Sawit Indonesia ke-19 atau IPOC 2023 di Bali International Convention Center, Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis, 2 November 2023. Cr: GAPKI
India dan Pakistan Jadi 2 Negara Tujuan Ekspor Minyak Sawit Terbesar RI, Ini Sebabnya

Permintaan terhadap minyak sawit mentah ke negara-negara Asia Selatan diperkirakan terus meningkat, seperti ke India dan Pakistan.


Taliban Minta Pengungsi Afghanistan Diberi Waktu Sebelum Tinggalkan Pakistan

33 hari lalu

Pengungsi Afghanistan menghabiskan waktu bersama setelah banjir besar di distrik Khushi di Logar, Afghanistan, 21 Agustus 2022. REUTERS/Stringer
Taliban Minta Pengungsi Afghanistan Diberi Waktu Sebelum Tinggalkan Pakistan

Pengungsi Afghanistan diminta segera meninggalkan Pakistan. Taliban meminta para pengungsi diberi tambahan waktu.


Tenggat Waktu Berakhir, Warga Afghanistan Tak Berdokumen Tinggalkan Pakistan

34 hari lalu

Warga Afghanistan menunggu dengan barang-barang mereka untuk menyeberang ke Afghanistan, setelah Pakistan memberikan peringatan terakhir kepada imigran tidak berdokumen untuk pergi, di Gerbang Persahabatan Penyeberangan Perbatasan Chaman di sepanjang Perbatasan Pakistan-Afghanistan di Provinsi Balochistan, di Chaman, Pakistan 31 Oktober 2023.  REUTERS/Abdul Khaliq Achakz
Tenggat Waktu Berakhir, Warga Afghanistan Tak Berdokumen Tinggalkan Pakistan

Warga Afghanistan merupakan sebagian besar dari 140.000 imigran tidak berdokumen yang meninggalkan Pakistan.


UNHCR: Pemulangan Pengungsi Afghanistan dari Pakistan Ancam Perempuan

35 hari lalu

Wanita Afghanistan yang tinggal di Pakistan menunggu untuk didaftarkan saat pengumpulan bukti pendaftaran di kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di Peshawar, Pakistan, 30 September 2021. REUTERS/Fayaz Aziz
UNHCR: Pemulangan Pengungsi Afghanistan dari Pakistan Ancam Perempuan

UNGHC mengatakan keputusan Pakistan memulangkang warga Afghanistan menciptakan "risiko perlindungan serius" bagi perempuan dan anak perempuan.


Pakistan Usir Jutaan Warga Afghanistan, Besok Hari Terakhir

35 hari lalu

Warga Afghanistan berkumpul untuk naik bus saat mereka bersiap untuk kembali ke rumah, setelah Pakistan memberikan peringatan terakhir kepada migran tidak berdokumen untuk pergi, di halte bus di Karachi, Pakistan 29 Oktober 2023. REUTERS/Akhtar Soomro
Pakistan Usir Jutaan Warga Afghanistan, Besok Hari Terakhir

Pemerintah Pakistan memberi batas waktu sampai 1 November 2023 bagi 4 juta warga negara Afghanistan yang tidak mempunyai izin tinggal