Pakistan Hormati Taliban dengan Undang-undang Syariat Islam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Swat: Presiden Pakistan Asif Ali Zardari menandatangani sebuah undang-undang kontroversial yang mengatur hukum syariah Islam di wilayah Swat. Penandatanganan ini dilakukan, setelah parlemen meluluskan sebuah resolusi yang mendesak Zardari untuk menghormati perjanjian dengan kelompok Taliban.

    Pemberlakuan hukum Islam telah disetujui di bulan Februari, sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri pemberontakan Taliban.  Sebelumnya, Zardari menolak menandatangani perjanjian tersebut. Bahkan, ia sempat mendapat kritik dari sejumlah sekutu baratnya.

    Banyak kalangan pihak yang mengkhawatirkan undang-undang ini akan menyebabkan pelanggaran hak asasi manusia serta mendukung milisi di wilayah tersebut. Namun, Perdana Menteri Yousuf Raza Gilani mengatakan parlemen tetap berkomitmen menerapkan sistem ini.

    BBC / FAHAD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.