Pemerintah Amerika Selidiki Tribune Co.

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Chicago: Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat telah memulai penyelidikan atas rencana kepemilikan saham Tribune Co. oleh karyawan. Panggilan tertulis telah dilayangkan 2 Maret lalu ke perusahaan media yang bermarkas di Chicago itu.

    Saat proses pendaftaran gugatan pailit di Pengadilan Kepailitan Delaware, perusahaan itu mengatakan Departemen Tenaga Kerja meminta Tribune Co. untuk memberikan dokumen-dokumen lengkap mengenai rencana itu. Tribune Co merupakan pemilik koran Chicago Tribune dan klub bisbol Chicago Cub.

    Menurut laporan itu, Tribune telah mematuhi permintaan panggilan itu pada 31 Maret. "Kami melihat ini sebagai permintaan yang biasa," ujar juru bicara Tribune Gary Weitman seperti dilansir kantor berita Associated Press, Sabtu (11/4) waktu setempat.

    Penyelidikan Departemen Tenaga Kerja ini diatur dalam Undang-Undang Pengamanan Penghasilan Pensiunan Federal. Menurut undang-undang itu, Departemen bertanggung jawab menjaga dana pensiun dari penyalahgunaan.

    Tribune Co. yang juga memiliki The Los Angeles Time, The Baltimore Sun, The Hartford Courant, dan harian lainnya serta stasiun televisi meminta perlindungan pailit pada Desember 2008 karena terbelit utang dan penurunan pendapatan iklan. Saat mengundurkan diri, Sam Zell meninggalkan beban utang US$ 13 miliar pada perusahaan itu.

    September lalu para mantan karyawan redaksi Times menuntut Zell dan direksi Tribune karena khawatir aksi Zell ini dapat mengurangi nilai produk dan perusahaan. Dana pensiun mereka dalam bahaya karena kontribusi dana lewat saham dalam ESOP (employmee stock ownership plan) sangat besar, dan terlalu membebani utang. Tribune membantah tuduhan itu dan meminta pengadilan kepailitan untuk menghentikan kasus ini.

    AP | RIEKA RAHADIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.