Iran Tuntut Wartawati Amerika dengan Tuduhan Mata-mata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Teheran:Otoritas Iran telah menuntut wartawati Amerika Serikat yang ditangkap, Roxanna Saberi dengan tuduhan mata-mata.

    Deputi Penuntut Iran soal isu keamanan, hassan Haddad mengatakan Saberi telah mengakui melakukan aktivitas mata-mata. “Dia (Saberi) melakukan operasi mata-mata di negara ini dengan menjadi wartawan. Dia telah menerima semua tuduhan dan kami telah mendokumentasikan bukti kasusnya,” kata Haddad, Kamis (9/4).

    Ayah Saberi, Reza Saberi mengatakan kepada CNN bulan lalu bahwa anak perempuannya mengontaknya pada 10 Februari dan 10 hari setelahnya dia ditangkap.

    Di tengah kabar penangkapan Saberi, Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengatakan AS telah meminta pemerintah Swiss, yang mewakili Abang Sam soal hal ini dengan Iran, untuk mendapatkan informasi akurat tentang wartawati berusia 31 tahun tersebut.

    “Saya dan seluruh departemen akan meneruskan mengikuti dengan dekat dan berharap dia segera dibebaskan dan kembali ke keluarnya,” kata Clinton di Kantor Departemen Luar Negeri AS.

    CNN | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.