Parlemen Ukraina Susun RUU Transparansi Pertahanan Usai Muncul Dugaan korupsi

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berpidato pada pertemuan bersama Kongres AS di House Chamber of U.S. Capitol di Washington, AS, 22 Desember 2022. Zelenskiy mengatakan kepada anggota parlemen di parlemen bahwa dia berharap mereka akan terus mendukung Ukraina secara bipartisan - poin utama karena Partai Republik akan mengambil mayoritas. REUTERS/Jonathan Ernst

TEMPO.CO, Jakarta - Partai berkuasa di Ukraina menyusun undang-undang yang akan bertujuan meningkatkan transparansi dalam pengadaan bidang pertahanan setelah kontrak makanan untuk tentara menjadi sasaran tuduhan korupsi tingkat tinggi.

Ketua komite parlemen untuk urusan anti-korupsi, Anastasia Radina, mengatakan RUU itu akan mewajibkan harga yang dibayarkan untuk produk dan layanan tentara diumumkan di website pengadaan negara.

Radina, anggota Partai Servant of the People yang dipimpin Presiden Volodymyr Zelensky, mengatakan persyaratan tidak akan diberlakukan untuk pembelian senjata.

"Kami berkewajiban untuk memastikan tingkat transparansi dalam pengadaan untuk tentara, di mana skandal seperti itu tidak akan muncul. Bisakah itu dilakukan dengan cara yang tidak membuat pelanggan dan pemasok menghadapi risiko tambahan? Ya," kata Radina seperti pernyataan di situs parlemen Ukraina, Selasa, 24 Januari 2023.

Tim dari Presiden Zelensky sedang mencoba menetapkan sikap keras terhadap korupsi setelah Kementerian Pertahanan dituduh media terlalu banyak mengeluarkan uang untuk makanan. Kementerian membantah tuduhan itu.

Menurut Oleksiy Danylov, kepala Dewan Keamanan Ukraina, tahun lalu saat Rusia menginvasi, pengeluaran pertahanan negara itu mencapai sekitar 32,5 persen dari produk domestik bruto.

Undang-undang tersebut telah dikirim ke parlemen untuk dibahas dan perlu disetujui oleh tiga suara di majelis itu sebelum ditandatangani menjadi undang-undang Presiden Zelensky.

REUTERS






Top 3 Dunia: Ukraina Minta Jet Tempur F-16, Kekayaan Orang Terkaya Asia Melorot

14 jam lalu

Top 3 Dunia: Ukraina Minta Jet Tempur F-16, Kekayaan Orang Terkaya Asia Melorot

Top 3 dunia adalah Ukraina meminta jet tempur ke AS dan mengembangkan drone untuk menghadapi Rusia hingga harta taipan India turun.


Tolak Kenaikan Biaya Haji, Fadli Zon: Ada Potensi Korupsi, Perlu Audit Khusus

1 hari lalu

Tolak Kenaikan Biaya Haji, Fadli Zon: Ada Potensi Korupsi, Perlu Audit Khusus

Anggota DPR RI Fadli Zon menolak usulan kenaikan biaya haji. Menurutnya ada potensi korupsi di sana sehingga perlu audit khusus.


Anggota Partai Zelensky Plesir ke Thailand Saat Ukraina Perang

1 hari lalu

Anggota Partai Zelensky Plesir ke Thailand Saat Ukraina Perang

Seorang anggota parlemen dari Ukraina dipecat setelah ketahuan pergi ke Thailand. Kunjungannya ke Thailand itu dikecam oleh publik.


Ukraina Klaim Barat Janjikan 321 Tank untuk Lawan Rusia

1 hari lalu

Ukraina Klaim Barat Janjikan 321 Tank untuk Lawan Rusia

Ukraina menyatakan bantuan tank yang telah dijanjikan oleh negara-negara Barat mencapai 321 tank berat. Tank ini untuk melawan Rusia.


Adik Kim Jong Un Membela Rusia, Kecam Pengiriman Tank AS ke Ukraina

1 hari lalu

Adik Kim Jong Un Membela Rusia, Kecam Pengiriman Tank AS ke Ukraina

Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong menyatakan Korea Utara membela Rusia. Ia mengecam pengiriman tank AS ke Ukraina.


Ukraina Minta Pasokan Jet Tempur F16 dari AS, Serangan Rusia Menggila

1 hari lalu

Ukraina Minta Pasokan Jet Tempur F16 dari AS, Serangan Rusia Menggila

Setelah mendapat kepastian bantuan tank moderen Leopard 2, Abrams dan Challenger 2, Ukraina meminta jet tempur F-16 dari Amerika Serikat.


Ukraina Bentuk Pasukan Khusus Drone, Gunakan Satelit Starlink Milik Elon Musk

1 hari lalu

Ukraina Bentuk Pasukan Khusus Drone, Gunakan Satelit Starlink Milik Elon Musk

Ukraina mendirikan unit khusus pasukan drone, yang akan dilengkapi dengan sistem komunikasi satelit Starlink untuk mengimbangi serangan Rusia.


Rusia Klaim Buat Robot Canggih untuk Hancurkan Tank Abrams dan Leopard 2

1 hari lalu

Rusia Klaim Buat Robot Canggih untuk Hancurkan Tank Abrams dan Leopard 2

Rusia mengaku akan menghancurkan tank Abrams dan tank Leopard 2 untuk Ukraina dengan menggunakan robot canggih.


Atlet Ukraina Kecewa Rusia Diizinkan Bertanding Lagi di Level Dunia

1 hari lalu

Atlet Ukraina Kecewa Rusia Diizinkan Bertanding Lagi di Level Dunia

Vladyslav Heraskevych menilai pengorbanan atlet Rusia belum sebanding dengan pengorbanan atlet Ukraina yang kehilangan rumah dan keluarga.


Serangan Udara Rusia Menghujani Lebih dari 60 Kota Ukraina dan Tewaskan 11 Orang

2 hari lalu

Serangan Udara Rusia Menghujani Lebih dari 60 Kota Ukraina dan Tewaskan 11 Orang

Serangan udara itu juga menyasar wilayah pembangkit nuklir di Ukraina yang memicu kekhawatiran