NASA Uji Coba Pesawat Ruang Angkasa Bertenaga Nuklir pada 2027

Logo Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA. (NASA)

TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat berencana menguji mesin pesawat ruang angkasa yang ditenagai oleh fisi nuklir pada 2027. Badan Antariksa Amerika Serikat NASA menyebut proyek ini adalah bagian dari upaya jangka panjang untuk menunjukkan metode yang lebih efisien dalam mendorong astronot ke Mars di masa depan.

"NASA akan bermitra dengan badan penelitian dan pengembangan militer Amerika, DARPA, untuk mengembangkan mesin propulsi termal nuklir dan meluncurkannya ke luar angkasa secepatnya pada tahun 2027," kata administrator NASA Bill Nelson dalam sebuah konferensi di National Harbor, Maryland, Selasa, 24 Januari 2023.

NASA telah mempelajari selama beberapa dekade konsep propulsi termal nuklir, yang memperkenalkan panas dari reaktor fisi nuklir ke propelan hidrogen untuk memberikan daya dorong yang diyakini jauh lebih efisien daripada mesin roket berbasis kimia tradisional.

Pejabat NASA memandang propulsi termal nuklir sebagai hal yang penting untuk mengirim manusia ke selain Bulan dan lebih jauh ke luar angkasa. Sementara para insinyur melihat, perjalanan ke Mars dari Bumi menggunakan teknologi ini bisa memakan waktu sekitar empat bulan, bukan sekitar sembilan bulan dengan mesin konvensional bertenaga kimia.

Baca juga: Dicap Organisasi Kriminal Transnasional, Bos Grup Wagner Bertanya ke AS: Apa Salah Kami?

Perhitungan itu secara substansial akan mengurangi waktu astronot terpapar radiasi luar angkasa. Ini juga akan membutuhkan lebih sedikit persediaan, seperti makanan dan kargo lainnya, selama perjalanan ke Mars.

"Jika kita memiliki perjalanan yang lebih cepat untuk manusia, itu adalah perjalanan yang lebih aman," kata wakil administrator NASA dan mantan astronot Pam Melroy, Selasa, 24 Januari 2023.

Demonstrasi yang direncanakan pada 2027 adalah bagian dari program penelitian DARPA (Badan Proyek Riset Lanjutan Pertahanan AS) yang sekarang diikuti NASA. Proyek itu juga dapat menerangkan ambisi Angkatan Luar Angkasa Amerika, yang menurut otoritas, membayangkan pengerahan pesawat ruang angkasa bertenaga reaktor nuklir yang mampu menggerakkan satelit lain yang mengorbit dekat bulan.

DARPA pada 2021 mengucurkan uang kepada General Atomics, perusahaan luar angkasa Lockheed Martin dan Blue Origin untuk mempelajari desain reaktor nuklir dan pesawat ruang angkasa. Manajer program Tabitha Dodson dalam sebuah wawancara mengatakan sekitar Maret 2022, agensi akan memilih perusahaan guna membangun pesawat ruang angkasa nuklir untuk demonstrasi 2027.

Anggaran bersama dari upaya NASA-DARPA adalah USD$110 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun untuk tahun fiskal 2023 dan diperkirakan akan mencapai ratusan juta dolar lebih hingga 2027.

REUTERS

Baca juga: Moskow: Dukungan AS Kepada Ukraina untuk Melemahkan Rusia

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini






SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

20 jam lalu

SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

SMA Labschool Jakarta kembali berangkat ke Amerika Serikat untuk kompetisi internasional Harvard Model United Nations (HMUN) pada tahun ini.


AS Unjuk Kekuatan Militer di Laut China Selatan

1 hari lalu

AS Unjuk Kekuatan Militer di Laut China Selatan

Pesawat tempur dan helikopter AS beserta kapal induk USS Nimitz melakukan latihan di Laut China Selatan, yang sebagian besar diklaim China.


Teleskop James Webb Kembali Bermasalah, Ini Penjelasan NASA

1 hari lalu

Teleskop James Webb Kembali Bermasalah, Ini Penjelasan NASA

Problem teknis kembali terjadi di Teleskop Luar Angkasa James Webb. Yang ketiga sejak pengoperasiannya Juli 2022.


Bakamla dan Amerika Kerja Sama Bidang Keamanan Perairan

2 hari lalu

Bakamla dan Amerika Kerja Sama Bidang Keamanan Perairan

Bakamla dan Amerika Serikat sepakat meningkatkan kerja sama untuk mendukung keamanan wilayah perairan Indonesia


Krisis Ekonomi, Amerika Bantu Bayar Gaji Tentara Lebanon

2 hari lalu

Krisis Ekonomi, Amerika Bantu Bayar Gaji Tentara Lebanon

Uang bantuan dari Amerika akan diberikan lewat program PBB setelah krisis mata uang di Lebanon menggerus gaji yang diterima tentara Lebanon


Google Digugat Pemerintah Federal dan Negara Bagian di Amerika, Soal Pasar Iklan

2 hari lalu

Google Digugat Pemerintah Federal dan Negara Bagian di Amerika, Soal Pasar Iklan

Pemerintah federal dan delapan negara bagian ramai-ramai menggugat praktik periklanan Google. Kata Google, duplikasi gugatan tak berdasar


Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

3 hari lalu

Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

Tiga guru di sekolah di Amerika Serikat telah mengeluhkan keberadaan senjata api yang dibawa siswa berusia enam tahun itu


Cerita Siti Fadia ketika Menderita Cedera di Malaysia Open 2023

3 hari lalu

Cerita Siti Fadia ketika Menderita Cedera di Malaysia Open 2023

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti lolos ke perempat final Indonesia Masters 2023.


Amerika Ikuti Jejak Jerman, Kirim 31 Tank Abrams ke Ukraina

3 hari lalu

Amerika Ikuti Jejak Jerman, Kirim 31 Tank Abrams ke Ukraina

Ukraina akan mendapat kiriman 31 tank Abrams dari Amerika Serikat setelah sebelumnya Jerman mengirimkan tank Leopard 2.


Unik, Amerika Serikat Rilis Foto Mirip UFO di Atas Mosul Irak

3 hari lalu

Unik, Amerika Serikat Rilis Foto Mirip UFO di Atas Mosul Irak

Video UFO di Irak telah dianalisis oleh para ahli selama lebih dari enam tahun di Pangkalan Bersama Langley-Eustis di Virginia untuk Komando Pusat AS