Senator Josh Hawley Ingin Tiktok Dilarang di Amerika

Reporter

Editor

Ida Rosdalina

Logo TikTok terlihat di smartphone di depan logo ByteDance yang ditampilkan dalam ilustrasi yang diambil pada 27 November 2019. [REUTERS / Dado Ruvic / Illustration / File Photo]

TEMPO.CO, JakartaSenator Josh Hawley, seorang republikan dan pengkritik keras China, mengatakan pada Selasa, 24 Januari 2023, bahwa ia akan mengajukan rancangan undang-undang untuk melarang aplikasi video pendek TikTok di seluruh Amerika Serikat.

TikTok, yang berinduk pada perusahaan China, ByteDance, telah menghadapi larangan bagi pegawai-pegawai federal untuk menggunakan atau mengunduh aplikasi ini di gawai-gawai milik pemerintah.

Baca Juga: Ketika Kepiting Salju Arktik Jadi Rebutan Norwegia dan Latvia

"TikTok adalah portal rahasia peretas (backdoor) China yang masuk ke dalam kehidupan orang-orang Amerika. Aplikasi ini mengancam privasi anak-anak kita juga kesehatan mental mereka,” katanya di Twitter. “Sekarang saya akan mengajukan undang-undang untuk melarangnya di seluruh negeri.”

Hawley tidak mengatakan kapan rancangan undang-undang itu akan diajukan. Baik kantor Hawley maupun TikTok tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar.

Sebelumnya, Kentucky bergabung dengan lebih dari 20 negara bagian melarang TikTok di gawai-gawai pemerintahan karena kekhawatiran akan keamanan siber. Negara bagian itu mengatakan mereka telah memperbarui buku pedoman untuk melarang para pegawai negeri menggunakan gawai-gawai milik pemerintah untuk mengakses aplikasi milik China “selain daripada untuk tujuan penegakan hukum.” Selain Kentucky, para gubernur Wisconsin dan North Carolina juga telah menandatangani larangan TikTok di gawai-gawai pemerintah. Ohio, New Jersey dan Arkansas telah lebih dulu mengambil tindakan serupa.

Menanggapi aksi negara-negara bagian ini, TikTok mengatakan mereka “kecewa bahwa begitu banyak negara bagian yang ikut-ikutan dalam aksi politik untuk memberlakukan kebijakan yang tidak ada kaitannya dengan memajukan keamanan siber di negara bagian mereka dan didasarkan atas kebohongan yang tak berdasar tentang TikTok.”

Seruan untuk melarang TikTok dari gawai-gawai pemerintah meningkat setelah Direktur FBI Christopher Wray mengatakan pada November bahwa aplikasi itu menimbulkan risiko keamanan nasional.

Selama tiga tahun, TikTok – yang telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna – telah berusaha meyakinkan Washington bahwa data pribadi warga negara Amerika tidak dapat diakses dan kontennya tidak dapat dimanipulasi oleh Partai Komunis China, atau entitas apa pun di bawah pengaruh Beijing.

Baca Juga: Setelah di Swedia, Aksi Penyobekan dan Pembakaran Al Quran Terjadi di Belanda

REUTERS 






China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

5 jam lalu

China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

China yakin pandemi Covid-19 segera berakhir seiring dengan jumlah kasus positif dan kematian yang terus menurun.


Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

9 jam lalu

Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

Mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro masuk ke AS dengan visa kunjungan pemimpin dunia yang berakhir pada Selasa 31 Januari 2023


Ketika Crazy Rich China Berhamburan ke Singapura

10 jam lalu

Ketika Crazy Rich China Berhamburan ke Singapura

Orang-orang kaya China banyak yang menganggap Singapura ideal untuk memarkir kekayaan mereka dalam bentuk properti.


Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

10 jam lalu

Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

Jasad turis Arab Saudi yang hilang, Abdulrahman Al-Anazi, ditemukan pada Senin pagi di Danau Erie di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat


Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

11 jam lalu

Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

Empat pelaku penembakan massal d Florida, menembaki korban dari mobil yang melaju cepat.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

13 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

14 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

14 jam lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

15 jam lalu

Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

ASEAN telah melarang kehadiran perwakilan senior militer Myanmar dari KTT utama


Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

15 jam lalu

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

Terkait kontrol tersebut, Cina mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).