Asia-Pasifik Mundur dalam Mencapai Target Ketahanan Pangan

Reporter

Petani menanam bibit padi di lahan persawahan desa Putukrejo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Selasa, 27 Desember 2022. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim, Hadi Sulistyo menyebutkan ketersediaan beras di akhir 2022 ini didukung keberhasilan produksi padi yang cukup luas dan mencukupi dari kebutuhan beras masyarakat. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, JakartaAsisten Direktur Jenderal dan Perwakilan Regional Organisasi Pangan Dunia (FAO) untuk Asia dan Pasifik Jong-Jin Kim memperingatkan kawasan Asia-Pasifik mengalami kemunduran dalam mencapai target ketahanan pangan. Dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan dalam perang melawan kelaparan dan segala bentuk kekurangan gizi terhenti, kemudian mengalami kemunduran.

"Hal ini mendorong kita semakin jauh dari jalur pencapaian SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan)," kata Kim dalam webinar peluncuran laporan 'Asia-Pacific Overview of Food Security and Nutrition 2022 – Urban Food Systems and Nutrition' dari Bangkok Selasa, 24 Januari 2023.

Baca juga: Hakim Vonis Eks Presiden ACT Ibnu Khajar 3 Tahun Penjara

Dengan Koperasi Obor Mas, LPDB-KUMKM Dukung Penuh Program Ketahanan Pangan di NTT


Laporan yang diterbitkan oleh FAO, UNICEF, WFP dan WHO itu menekankan pada ancaman kelaparan dan buruknya gizi perkotaan akibat dampak pandemi Covid-19, kemiskinan dan pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali.


"Hampir 55 persen dari populasi besar di kawasan ini diperkirakan akan tinggal di daerah perkotaan pada 2030, hal itu akan memiliki konsekuensi yang sama besarnya bagi ketahanan pangan dan gizi perkotaan," tulis laporan tersebut.


Pejabat senior Keamanan Pangan dan Nutrisi FAO Sridhar Dharmapuri menyampaikan ada hampir 1,9 juta orang tidak dapat membeli makanan sehat dan bergizi pada 2020.

“Ini sangat ironis mengingat Asia dan regional Pasifik termasuk kawasan produsen terbesar bagi komoditas penting seperti beras, ikan, susu dan banyak lainnya. Namun, kita masih gagal menyajikan makanan bergizi bagi seluruh masyarakat di kawasan ini. Berarti ada masalah dalam sistem pertanian yang kita miliki sekarang,” kata Dharmapuri dalam acara tersebut.

Dia menyebutkan pada 2021, ada 396 juta orang kekurangan gizi dan diperkirakan 1,05 miliar orang di Asia-Pasifik menderita kerawanan pangan sedang atau parah. Menurut dia, jumlah anak penderita stunting di Asia-Pasifik mencapai hampir 75 juta anak atau setengah dari total dunia.

Sementara kualitas diet yang buruk juga mendorong peningkatan keseluruhan kelebihan berat badan dan obesitas pada anak. Keempat badan PBB tersebut berinisiatif untuk bekerja sama di tingkat regional guna memberikan dukungan teknis yang terkoordinasi.


"Kami menyerukan kepada semua perwakilan negara untuk menyinergikan upaya mereka dalam mengatasi efek jangka pendek serta dampak jangka menengah hingga jangka panjang, krisis terhadap ekonomi, rumah tangga dan individu, khususnya perempuan dan anak-anak, di masa depan", kata Dharmaputri

Baca juga: Eks Petinggi ACT Hariyana Hermain Divonis 3 Tahun Penjara

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.       






SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

22 jam lalu

SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

SMA Labschool Jakarta kembali berangkat ke Amerika Serikat untuk kompetisi internasional Harvard Model United Nations (HMUN) pada tahun ini.


Ancaman Ketahanan Pangan Meningkat di Perkotaan Akibat Percepatan Urbanisasi di Asia-Pasifik

2 hari lalu

Ancaman Ketahanan Pangan Meningkat di Perkotaan Akibat Percepatan Urbanisasi di Asia-Pasifik

Ketahanan pangan mengancam masa depan di perkotaan telah terjadi saat ini akibat pertumbuhan urbanisasi signifikan di Asia-Pasifik. Ini penjelasannya.


PBB: Penanaman Opium Myanmar Melonjak di Bawah Junta Militer

3 hari lalu

PBB: Penanaman Opium Myanmar Melonjak di Bawah Junta Militer

PBB dalam laporannya menyebut penanaman opium di Myanmar melonjak 33 persen pada tahun lalu


Laporan PBB: Pertumbuhan Ekonomi Global 2023 Diprediksi Turun, Terendah dalam Beberapa Dekade Terakhir

3 hari lalu

Laporan PBB: Pertumbuhan Ekonomi Global 2023 Diprediksi Turun, Terendah dalam Beberapa Dekade Terakhir

PBB memprediksi pertumbuhan ekonomi global melambat dari sekitar 3,0 persen pada 2022 menjadi 1,9 persen pada 2023


Moeldoko Ajak Tanam Cabai dari Bantaran Ciliwung di Depok, Ia Sebut buat Tekan Inflasi

4 hari lalu

Moeldoko Ajak Tanam Cabai dari Bantaran Ciliwung di Depok, Ia Sebut buat Tekan Inflasi

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengajak masyarakat bantaran Sungai Ciliwung menanam cabai untuk ketahanan pangan dan menekan inflasi.


PBB Berunding soal Hak Perempuan dengan Taliban

5 hari lalu

PBB Berunding soal Hak Perempuan dengan Taliban

Taliban masih membatasi hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan.


PBB: Pandemi Covid-19 Menurunkan Kasus Perdagangan Manusia

5 hari lalu

PBB: Pandemi Covid-19 Menurunkan Kasus Perdagangan Manusia

Menurut UNODC, perang Ukraina berisiko meningkatkan jumlah korban perdagangan manusia.


PBB Protes Aksi Pembakaran Al Quran di Swedia

5 hari lalu

PBB Protes Aksi Pembakaran Al Quran di Swedia

Perwakilan tinggi Aliansi Peradaban PBB Miguel Angel Moratinos mengutuk pembakaran Al Quran oleh ekstremis sayap kanan Swedia


Viral Petugas Keamanan PBB Berfoto di Depan Bendera Taliban

8 hari lalu

Viral Petugas Keamanan PBB Berfoto di Depan Bendera Taliban

PBB meminta maaf atas beredarnya foto beberapa staf di depan bendera Taliban di Afghanistan.


Indonesia Desak PBB Beri Solusi Konkret untuk Palestina

10 hari lalu

Indonesia Desak PBB Beri Solusi Konkret untuk Palestina

Indonesia menyerukan perlunya perubahan pendekatan secara signifikan dari PBB untuk mengupayakan perdamaian di Palestina