Motif Bom Bunuh Diri di Pakistan Diduga Balas Dendam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jamrud: Serangan bom bunuh diri menewaskan sekitar 50 orang saat salat Jumat di sebuah masjid di Jamrud, Pakistan, Jumat (27/3). Pihak keamanan menduga serangan tersebut merupakan balas dendam terhadap operasi melawan kelompok militan.

    "Orang-orang membawa sekitar tiga sampai empat jenazah setiap orang. Menurut laporan rumah sakit, jumlah korban tewas mencapai 48 orang dan korban luka mencapai 153 orang," ujar Fida Mohammad Bangash, seorang pejabat senior di kawasan Khyber, Jamrud, kepada AFP.

    Akan tetapi, menurut beberapa pejabat setempat, lebih dari 50 orang tewas akibat insiden tersebut. 

    Selain menimbulkan korban luka, serangan bom bunuh diri tersebut juga meluluhlantakkan masjid tersebut. Masjid itu hanya menyisakan dua menara yang tetap berdiri. 

    Pihak keamanan Pakistan mensinyalir serangan tersebut merupakan balasan dari operasi terhadap pejuang Taliban dan kelompok militan lainnya untuk menjaga pasokan NATO ke Afganistan.

    "Kami menyelidiki serangan bom bunuh diri dari berbagai sudut dan ada satu titik yang kami perhatikan apakah ini merupakan reaksi terhadap operasi melawan kelompok militan terlarang di kawasan tersebut," ujar Bangash. 

    Dalam serangan tersebut, 15 petugas keamanan ikut tewas dan 20 polisi terluka serta dua pasukan paramiliter luka.

    AFP| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.