AS Beri Suntikan Senjata Baru ke Ukraina, Rusia-Iran Makin Mesra

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Sebuah gereja Ortodoks yang hancur akibat serangan Rusia di desa Bohorodychne di wilayah Donetsk, Ukraina 8 Desember 2022. REUTERS/Yevhen Titov

TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat mengumumkan bantuan militer baru untuk Ukraina pada hari Jumat, 9 Desember 2022, ketika hubungan Rusia dengan Iran makin erat diduga terkait pasokan rudal balistik, yang ditukar dukungan militer terhadap Teheran.

Teheran dan Moskow membantah tuduhan Barat bahwa Rusia menggunakan pesawat tak berawak Iran untuk menyerang sasaran di Ukraina. 

Dua pejabat senior dan dua diplomat Iran mengatakan kepada Reuters pada Oktober bahwa Teheran telah berjanji untuk memberi Rusia rudal permukaan-ke-permukaan serta lebih banyak drone.

Baca juga Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan kepada wartawan di Washington, AS sangat prihatin dengan "kemitraan pertahanan yang semakin dalam dan berkembang" antara Iran dan Rusia, dan akan bekerja untuk mengganggu hubungan itu, termasuk masalah pasokan drone.

Washington mengirimkan paket bantuan senilai $275 juta atau Rp4,2 triliun ke Ukraina untuk memperkuat pertahanan udara dan mengalahkan drone siluman Iran, katanya.

Duta Besar Inggris untuk PBB Barbara Woodward mengatakan, Iran telah mengirim ratusan drone yang digunakan Rusia di Ukraina.

“Rusia sekarang berusaha mendapatkan lebih banyak senjata, termasuk ratusan rudal balistik,” katanya kepada wartawan. "Sebagai imbalannya, Rusia menawarkan Iran tingkat dukungan militer dan teknis yang belum pernah terjadi sebelumnya."

Misi Iran dan Rusia untuk PBB belum memberikan tanggapan atas tudingan Inggris itu.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengatakan, Moskow mungkin akan melakukan kesepakatan atas Ukraina suatu hari nanti, tetapi hilangnya kepercayaan Rusia yang hampir total terhadap Barat akan membuat penyelesaian akhir, yang tidak dia uraikan, jauh lebih sulit untuk dicapai.

Sementara itu, pertempuran terus berlangsung. Di tanah di Ukraina, seluruh garis depan di timur negara itu ditembaki, kata gubernur wilayah Donetsk, yang sebagian diduduki oleh Rusia. Lima warga sipil tewas dan dua terluka di daerah yang dikuasai Ukraina, kata gubernur.

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Ukraina bertahan di Donbas, yang terdiri dari wilayah Donetsk dan Luhansk, meskipun mengalami kesulitan besar. Pasukan Rusia telah menghancurkan kota Bakhmut menjadi reruntuhan.

"Situasi di garis depan tetap sangat sulit," katanya dalam pidato malam. "Saya berterima kasih kepada semua pahlawan kita, semua prajurit dan komandan yang... menangkis serangan dan menimbulkan kerugian yang signifikan pada musuh," kata Zelensky.

REUTERS






Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

1 jam lalu

Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

Ukraina akan menerima bantuan tank Barat termasuk tank Leopard 2 untuk perang melawan Rusia.


IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

14 jam lalu

IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

IMF memperkirakan GDP Rusia akan tumbuh sebanyak 0,3 persen pada tahun ini dan 2,1 persen pada 2024.


Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

15 jam lalu

Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

Misi Kanselir Jerman Olaf Scholz mencari dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan tampaknya hanya bertepuk sebelah tangan.


Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

17 jam lalu

Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

Pasukan Rusia mengklaim menguasai sekitar 25 daerah di Wilayah Kharkiv, setelah menyerang dalam beberapa hari ini.


NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

20 jam lalu

NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

NATO menyatakan siap melakukan konfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

21 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

22 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

1 hari lalu

Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

Zelensky meminta bantuan jet tempur dari Barat untuk melawan Rusia. Permintaan ini ditertawakan oleh seorang politisi Prancis.


Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

1 hari lalu

Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

Presdien AS Joe Biden menolak permintaan pengiriman jet tempur F-16 seperti yang diminta oleh Ukraina.


NATO Desak Korea Selatan Tingkatkan Dukungan Militer untuk Ukraina

1 hari lalu

NATO Desak Korea Selatan Tingkatkan Dukungan Militer untuk Ukraina

Presiden Yoon Suk-yeol mengatakan undang-undang Korea Selatan melarang memasok senjata ke negara yang terlibat konflik, termasuk Ukraina