Pengadilan Australia Tolak Gugatan terhadap Google atas Penggunaan Data Pribadi

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Logo Google di kantor perusahaan ini di Beijing. REUTERS/Thomas Peter

TEMPO.CO, Jakarta - Gugatan badan pengawas persaingan usaha Australia terhadap Google Alphabet Inc, tentang perluasan penggunaan data pribadi konsumen untuk iklan bertarget. telah ditolak oleh pengadilan, Jumat, 9 Desember 2022.

Proses, yang diprakarsai oleh Komisi Persaingan dan Konsumen Australia pada Juli 2020, menuduh Google tidak secara eksplisit menerima persetujuan dari pengguna tentang perubahan pada 2016 yang menggabungkan informasi pribadi di akun Google dengan aktivitas di situs non-Google untuk menampilkan iklan.

Pengadilan Federal memutuskan bahwa pemberitahuan yang memungkinkan pengguna menerima perubahan kebijakan tidak menyesatkan karena Google "hanya menerapkan langkah-langkah dengan persetujuan (pengguna) yang diinformasikan".

"Pengadilan juga mencatat bahwa Google tidak mengurangi hak pemegang akun berdasarkan kebijakan privasi," demikian pernyataan tertulis Komisi Persaingan dan Konsumen Australia.

Google Australia belum memberikan tanggapan atas keputusan pengadilan itu.

REUTERS






Tips Kaspersky Agar Nasabah Terhindar dari Pembobolan M-Banking

10 jam lalu

Tips Kaspersky Agar Nasabah Terhindar dari Pembobolan M-Banking

General Manager of SEA di Kaspersky Yeo Siang Tiong memberikan beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak pelanggaran keuangan seperti pembobolan mobile banking atau m-banking.


Kapsul Radioaktif Rio Tinto Hilang, Badan Nuklir Australia Lakukan Pencarian

13 jam lalu

Kapsul Radioaktif Rio Tinto Hilang, Badan Nuklir Australia Lakukan Pencarian

Badan Perlindungan Radiasi dan Keselamatan Nuklir Australia turut mencari kapsul radioaktif milik Rio Tinto yang hilang


Perusahaan Australia Tawarkan Pembiayaan Motor Listrik Terjangkau di Indonesia

16 jam lalu

Perusahaan Australia Tawarkan Pembiayaan Motor Listrik Terjangkau di Indonesia

Perusahaan fintech Australia SkyCredit Group dilaporkan ingin masuk segmen pembiayaan motor listrik di Indonesia.


Kapsul Radioaktif Hilang di Australia, Rio Tinto Minta Maaf

1 hari lalu

Kapsul Radioaktif Hilang di Australia, Rio Tinto Minta Maaf

Peristiwa hilangnya kapsul ini memicu kekhawatiran radiasi radioaktif di wilayah Western Australia.


BRI Minta Nasabah Waspada Pembobolan Rekening Lewat Link Undangan Nikah Digital

2 hari lalu

BRI Minta Nasabah Waspada Pembobolan Rekening Lewat Link Undangan Nikah Digital

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI memperingatkan nasabahnya soal modus penipuan online yang terus bermunculan di masyarakat.


Peneliti Google Ciptakan Model AI Baru yang Mengubah Teks Menjadi Musik

2 hari lalu

Peneliti Google Ciptakan Model AI Baru yang Mengubah Teks Menjadi Musik

Program AI dari Google ini dapat mengubah input teks menjadi musik berdurasi hitungan menit.


Pemerintah Baru Fiji Hentikan Kerja Sama dengan China, Kembali ke Australia

3 hari lalu

Pemerintah Baru Fiji Hentikan Kerja Sama dengan China, Kembali ke Australia

PM Fiji mengatakan pemerintahnya akan mengakhiri pelatihan dan perjanjian pertukaran polisi dengan China.


Gelombang PHK Massal di Raksasa Teknologi, Efeknya Hingga ke Jajaran Eksekutif

4 hari lalu

Gelombang PHK Massal di Raksasa Teknologi, Efeknya Hingga ke Jajaran Eksekutif

Eksekutif senior yang bergaji hingga $1 juta per tahun juga diberhentikan oleh Google, Microsoft, dan Amazon dalam gelombang PHK massal itu.


Xi Jinping: Hubungan China dan Australia di Jalan yang Benar

4 hari lalu

Xi Jinping: Hubungan China dan Australia di Jalan yang Benar

Presiden Xi Jinping mengatakan bahwa hubungan China dengan Australia bergerak ke arah yang benar.


Australia Selidiki Influencer di Medsos Atas Dugaan Iklan Terselubung

4 hari lalu

Australia Selidiki Influencer di Medsos Atas Dugaan Iklan Terselubung

Australia akan memeriksa apakah influencer di platform media sosial menyembunyikan hubungan mereka dengan merek yang mereka promosikan.