PBB Umumkan Dana Bantuan Kemanusiaan Naik 25 Persen

Reporter

Seorang gadis cilik Somalia berdiri di luar gubuk darurat di sebuah kamp pengungsi akibat bencana kekeringan, di Qardho, Somalia, 9 Maret 2017. PBB memperkirakan 5 juta orang di Tanduk Afrika ini membutuhkan bantuan untuk mengatasi bencana kelaparan. AP/Ben Curtis

TEMPO.CO, JakartaPBB akan meminta kenaikan dana operasional bantuan kemanusiaan secara global sebanyak 25 persen mulai 2023. Kepala khusus Bantuan PBB Martin Griffiths juga memperingatkan saat kepalaran masih belum diumumkan di Somalia, rakyat di sana sudah sekarat karena kelaparan.

PBB mengajukan pendanaan sebesar USD 41 miliar (Rp 640 triliun) untuk periode 2022. Sedangkan proposal pendanaan periode 2023 harus segera diserahkan pada Kamis, 1 Desember 2022 waktu setempat.

“Proposal pendanaan akan naik sampai 25 persen dan ini cukup mengejutkan. Bakal naik setiap tahunnya sekitar 25 persen dalam beberapa tahun. Ada kesenjangan antara pendanaan dan kebutuhan yang akan terus bertambah,” kata Griffiths, tanpa menyebut angka pasti.  

Seorang bocah Somalia duduk di luar gubuk darurat di sebuah kamp pengungsian akibath kekeringan di Qardho, Somalia, 9 Maret 2017. Lebih dari 100 warga tewas akibat bencana kelaparan di negara tersebut. AP/Ben Curtis

Baca juga: Al Shabaab Menyerang Hotel yang Digunakan Pejabat Somalia

Menurut Griffiths, pada 2022 PBB hanya menerima sekitar 44 persen dari pendanaan yang dibutuhkan. Pada tahun-tahun sebelumnya, kami biasa mendapat 60 persen – 65 persen dari total pendanaan yang kami butuhkan.

Griffiths menyentil ada kesenjangan antara pendanaan dan kebutuhan yang terus bertambah karena dampak yang ditimbulkan dalam beberapa tahun terakhir, contohnya dampak perang Ukraina, konflik, pandemi Covid-19 dan krisis lainnya seperti wabah kolera yang meningkat. Dia memproyeksikan kesenjangan ini akan semakin melebar pada 2023.

“Sejujurnya, kita akan terus menghadapi kegagalan di lebih banyak negara. Semakin tinggi orang-orang yang harus kami layani. Kami bahkan secara kasar melayani populasi yang setara dengan satu pertiga penduduk suatu negara. Ini adalah tanggung jawab yang mengejutkan dan bikin geleng-geleng kepala,” kata Griffiths.

        

Di Somalia, Integrated Food Security Phase Classification (IPC) pada September 2022 memproyeksikan kelaparan terjadi di dua distrik di Somalia. IPC diperkirakan akan mengeluarkan sebuah analisis baru atas situasi di Somalia dalam beberapa pekan ke depan.    

Sumber: Reuters

Baca juga: Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






2 Tahun Kudeta Militer Myanmar, Lebih dari 1,5 Juta Warga Mengungsi

1 hari lalu

2 Tahun Kudeta Militer Myanmar, Lebih dari 1,5 Juta Warga Mengungsi

Pada 1 Februari 2021, pemerintahan Aung San Suu Kyi digulingkan dalam kudeta militer Myanmar


PBB Menyelidiki Kemungkinan Kejahatan Perang oleh Mali dan Grup Wagner

2 hari lalu

PBB Menyelidiki Kemungkinan Kejahatan Perang oleh Mali dan Grup Wagner

Grup Wagner, dan tentara pemerintah Mali diduga terlibat dalam pembantaian ratusan orang di Moura, Mali, tahun lalu.


SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

5 hari lalu

SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

SMA Labschool Jakarta kembali berangkat ke Amerika Serikat untuk kompetisi internasional Harvard Model United Nations (HMUN) pada tahun ini.


Operasi Khusus AS Tewaskan Pemimpin Senior ISIS di Somalia

6 hari lalu

Operasi Khusus AS Tewaskan Pemimpin Senior ISIS di Somalia

Bilal al-Sudani yang menjadi target operasi disebut bertanggung jawab untuk membantu perkembangan kehadiran ISIS di Afrika.


Lebih dari 160 orang Afghanistan Meninggal Dunia karena Cuaca Dingin Ekstrem

7 hari lalu

Lebih dari 160 orang Afghanistan Meninggal Dunia karena Cuaca Dingin Ekstrem

Banyak warga Afghanistan tidak mampu membeli bahan bakar untuk menghangatkan rumah-rumah di suhu jauh di bawah titik beku.


PBB: Penanaman Opium Myanmar Melonjak di Bawah Junta Militer

7 hari lalu

PBB: Penanaman Opium Myanmar Melonjak di Bawah Junta Militer

PBB dalam laporannya menyebut penanaman opium di Myanmar melonjak 33 persen pada tahun lalu


Laporan PBB: Pertumbuhan Ekonomi Global 2023 Diprediksi Turun, Terendah dalam Beberapa Dekade Terakhir

7 hari lalu

Laporan PBB: Pertumbuhan Ekonomi Global 2023 Diprediksi Turun, Terendah dalam Beberapa Dekade Terakhir

PBB memprediksi pertumbuhan ekonomi global melambat dari sekitar 3,0 persen pada 2022 menjadi 1,9 persen pada 2023


Asia-Pasifik Mundur dalam Mencapai Target Ketahanan Pangan

8 hari lalu

Asia-Pasifik Mundur dalam Mencapai Target Ketahanan Pangan

Kawasan Asia-Pasifik mengalami kemunduran dalam mencapai target ketahanan pangan.


PBB Berunding soal Hak Perempuan dengan Taliban

9 hari lalu

PBB Berunding soal Hak Perempuan dengan Taliban

Taliban masih membatasi hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan.


PBB: Pandemi Covid-19 Menurunkan Kasus Perdagangan Manusia

9 hari lalu

PBB: Pandemi Covid-19 Menurunkan Kasus Perdagangan Manusia

Menurut UNODC, perang Ukraina berisiko meningkatkan jumlah korban perdagangan manusia.