Pesawat China dan Rusia Masuki Zona Pertahanan, Korea Selatan Kerahkan Jet Tempur

Reporter

Foto pesawat tangki generasi terbaru China YY-20 melakukan pengisian bahan bakar di udara pada dua jet tempur J-20 dan J-16 secara bersamaan yang ditampilkan pada konferensi pers Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) di Changchun, Provinsi Jilin, Rabu (24/8/2022). (ANTARA/HO-CMG)

TEMPO.CO, Jakarta - Militer Korea Selatan atau Korsel mengerahkan jet tempur saat dua pesawat China dan Rusia memasuki zona pertahanan udara negara ini pada Rabu, 29 November 2022. Dua pesawat pembom H-6 China berulang kali memasuki dan meninggalkan Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea (KADIZ) di lepas pantai selatan dan timur laut Korea Selatan pada pukul 5:50 pagi. 

Baca: Tersangka Pembunuh Anak dalam Koper Muncul di Pengadilan Selandia Baru

Menurut Kepala Staf Gabungan (JCS) Seoul, jet China memasuki kembali zona tersebut beberapa jam kemudian dari Laut Jepang. Wilayah ini dikenal di Korsel sebagai Laut Timur. Pesawat tempur China itu datang bersama dengan Rusia, termasuk pembom TU-95 dan jet tempur SU-35. Pesawat-pesawat itu berada di zona pertahanan udara selama 18 menit.

"Militer kami mengirim jet tempur angkatan udara menjelang masuknya pesawat China dan Rusia ke KADIZ untuk menerapkan langkah-langkah taktis dalam persiapan menghadapi potensi kontinjensi," kata JCS dalam sebuah pernyataan. Menurut JCS, pesawat-pesawat itu tidak melanggar wilayah udara Korea Selatan.

Zona pertahanan udara adalah area di mana pesawat asing mengambil langkah khusus untuk mengidentifikasi diri. Tidak seperti wilayah udara suatu negara, tidak ada aturan internasional yang mengatur zona pertahanan udara.

Moskow tidak mengakui zona pertahanan udara Korea. Beijing mengatakan zona itu bukan wilayah udara teritorial dan semua negara harus menikmati kebebasan bergerak di sana.

Pasukan Bela Diri Udara Jepang juga mengerahkan jet tempur setelah pembom China terbang dari Laut China Timur ke Laut Jepang. China bergabung dengan dua pesawat tak berawak Rusia, menurut kementerian pertahanan Tokyo kemudian dalam siaran pers. China dan Rusia sebelumnya mengatakan pesawat tempur mereka melakukan latihan bersama secara rutin.

Pada Agustus, JCS melaporkan pesawat tempur Rusia memasuki KADIZ, tiga bulan setelah pesawat China dan Rusia melakukan serangan pada Mei. Insiden itu adalah pertama kalinya setelah Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol menjabat. Pada 2019, pesawat tempur Korea Selatan melepaskan ratusan tembakan peringatan ke arah pesawat militer Rusia ketika mereka memasuki KADIZ selama patroli udara bersama dengan China.

Simak: Perpustakaan Starfield di Seoul, Surga Bagi Para Pecinta Buku

REUTERS 






Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

21 menit lalu

Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

Ukraina akan menerima bantuan tank Barat termasuk tank Leopard 2 untuk perang melawan Rusia.


Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

2 jam lalu

Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

China menentang Amerika Serikat yang menyalahgunakan alasan keamanan nasional untuk menekan perusahaan China, seperti Huawei secara tidak wajar.


Teken Kerja Sama dengan Jeju Air, Angkasa Pura I Berharap Pariwisata RI Pulih Lebih Cepat

12 jam lalu

Teken Kerja Sama dengan Jeju Air, Angkasa Pura I Berharap Pariwisata RI Pulih Lebih Cepat

PT Angkasa Pura I bekerja sama dengan maskapai penerbangan asal Korea Selatan, Jeju Air.


China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

12 jam lalu

China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

China yakin pandemi Covid-19 segera berakhir seiring dengan jumlah kasus positif dan kematian yang terus menurun.


IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

13 jam lalu

IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

IMF memperkirakan GDP Rusia akan tumbuh sebanyak 0,3 persen pada tahun ini dan 2,1 persen pada 2024.


Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

13 jam lalu

Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

Misi Kanselir Jerman Olaf Scholz mencari dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan tampaknya hanya bertepuk sebelah tangan.


Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

15 jam lalu

Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

Pasukan Rusia mengklaim menguasai sekitar 25 daerah di Wilayah Kharkiv, setelah menyerang dalam beberapa hari ini.


Ketika Crazy Rich China Berhamburan ke Singapura

16 jam lalu

Ketika Crazy Rich China Berhamburan ke Singapura

Orang-orang kaya China banyak yang menganggap Singapura ideal untuk memarkir kekayaan mereka dalam bentuk properti.


NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

18 jam lalu

NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

NATO menyatakan siap melakukan konfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

19 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.