Polandia Akan Tarik Biaya Akomodasi Pengungsi Ukraina

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Pengungsi Ukraina di Medyka, Polandia, 20 Maret 2022. REUTERS/Fabrizio Bensch/File Foto

TEMPO.CO, Jakarta - Polandia akan menarik biaya makanan dan tempat tinggal kepada pengungsi Ukraina setelah 4 bulan tinggal di akomodasi negara. Selama ini, mereka mendapat bantuan dari warga dan pemerintah setempat..

Lebih dari satu juta pengungsi Ukraina berada di Polandia, sejak Rusia menginvasi pada 24 Februari.

Tetapi setelah dukungan publik mulai berkurang dan Polandia juga menghadapi kesulitan keuangan, pengungsi mengalami kesulitan menemukan flat dan mendapatkan dukungan.

 "Warga Ukraina yang tinggal di Polandia di pusat akomodasi kolektif akan berpartisipasi dalam biaya perumahan dan makan," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan, Selasa, 29 November 2022.

Mereka yang tinggal di akomodasi tersebut, misalnya kamar hotel yang didanai pemerintah atau asrama sekolah, lebih dari 120 hari harus menanggung 50% dari biaya hingga 40 zlotys (Rp140 ribu) per hari. Setelah 180 hari akan menjadi 75% dari biaya hingga 60 zloty.

Mereka yang tidak dapat bekerja karena usia atau sakit akan dikecualikan, seperti halnya wanita hamil, menurut rencana tersebut. Pemerintah Polandia ingin aturan baru berlaku mulai 1 Maret 2023. RUU tersebut akan dibawa ke parlemen.

REUTERS






Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

1 jam lalu

Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

Ukraina akan menerima bantuan tank Barat termasuk tank Leopard 2 untuk perang melawan Rusia.


IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

14 jam lalu

IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

IMF memperkirakan GDP Rusia akan tumbuh sebanyak 0,3 persen pada tahun ini dan 2,1 persen pada 2024.


Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

14 jam lalu

Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

Misi Kanselir Jerman Olaf Scholz mencari dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan tampaknya hanya bertepuk sebelah tangan.


Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

16 jam lalu

Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

Pasukan Rusia mengklaim menguasai sekitar 25 daerah di Wilayah Kharkiv, setelah menyerang dalam beberapa hari ini.


NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

19 jam lalu

NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

NATO menyatakan siap melakukan konfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

20 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

21 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

1 hari lalu

Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

Zelensky meminta bantuan jet tempur dari Barat untuk melawan Rusia. Permintaan ini ditertawakan oleh seorang politisi Prancis.


Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

1 hari lalu

Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

Presdien AS Joe Biden menolak permintaan pengiriman jet tempur F-16 seperti yang diminta oleh Ukraina.


NATO Desak Korea Selatan Tingkatkan Dukungan Militer untuk Ukraina

1 hari lalu

NATO Desak Korea Selatan Tingkatkan Dukungan Militer untuk Ukraina

Presiden Yoon Suk-yeol mengatakan undang-undang Korea Selatan melarang memasok senjata ke negara yang terlibat konflik, termasuk Ukraina