Anwar Ibrahim Enggan Beri Kursi Kabinet sebagai Jatah Dukungan Politik

Reporter

Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah (kanan) dan Perdana Menteri Malaysia yang baru diangkat Anwar Ibrahim dalam upacara pengambilan sumpah di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia, 24 November 2022. Mohd Rasfan/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta -Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengindikasikan proses pembentukan kabinet pemerintahannya tidak akan didasari oleh semacam transaksi dari dukungan politik. Dia kembali menggemakan dewan menterinya akan ramping.

Baca juga: Alasan Anwar Ibrahim Ogah Pakai Mobil Dinas Mercy Baru: Jangan Boros 

“Saya ingin mereka mendukung saya berdasarkan kebijakan saya dan komitmen saya terhadap pemerintahan yang baik, komitmen saya terhadap gerakan antikorupsi, dan untuk menyadarkan ekonomi. Itu sebenarnya," kata Anwar pada Minggu, 27 November 2022, dalam konferensi pers usai memimpin Rapat Khusus Dewan Aksi Nasional mengenai masalah biaya hidup di Putrajaya.

Anwar tak menampik dirinya mungkin akan mempertimbangkan satu atau dua sosok yang dia perlukan. Akan tetapi dia mengingatkan, jangan melihat itu sebagai ganjaran pada penguasa politik karena telah mendukungnya.

Mengenai kapan tepatnya susunan kabinet itu akan dipublikasikan, Anwar mengatakan akan mengumumkannya dalam beberapa hari ke depan. Dia masih berdiskusi dengan anggota koalisi, termasuk empat partai utama di Pakatan Harapan - PKR, DAP, Amanah dan Organisasi Persatuan Progresif Kinabalu.

Menurut Anwar, dia telah melakukan pertemuan yang sangat baik dengan Perdana Menteri Sarawak Tan Sri Abang Johari Tun Openg (ketua Gabungan Parti Sarawak) kemarin. Selanjutnya dia harus berbicara dengan perwakilan Barisan Nasional.

"Mereka (Barisan Nasional) memiliki komite kerja juga untuk memberikan beberapa rekomendasi,” kata Anwar. Dia menambahkan akan bertemu Ketua Menteri Sabah dan ketua Gabungan Rakyat Sabah (GRS) Hajiji Noor pada Minggu malam.

Di hari pertama menjabat sebagai perdana menteri pada Jumat, 25 November 2022, Anwar mengatakan ukuran kabinetnya akan dikurangi. Dia juga sedang menggalang suara anggota yang akan diangkat untuk mengurangi gaji mereka.

Dalam menjalankan pemerintahannya Anwar Ibrahim menyatakan akan fokus untuk mengatasi krisis biaya hidup di tengah ekonomi yang melambat. Malaysia juga menghadapi ancaman keterpecahan paska-pemilu. Para relawan mengharapkan bahwa pemerintah Anwar akan mencegah kembalinya ketegangan bersejarah antara etnis Melayu, mayoritas Muslim, dan minoritas etnis China dan India.

Baca juga: Dinikmati Warga Kaya, Anwar Ibrahim Tinjau Pemberian Subsidi 

REUTERS | CHANNEL NEWS ASIA






Karier Sofyan Djalil: dari Menteri SBY dan Jokowi, kini Komisaris Utama Ancol

1 hari lalu

Karier Sofyan Djalil: dari Menteri SBY dan Jokowi, kini Komisaris Utama Ancol

Sofyan Djalil resmi menjabat Komisaris Utama (Komisaris Independen) Ancol per 1 Februari 2023. Berikut perjalanan kariernya.


Tunjuk Putrinya sebagai Penasihat Ekonomi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Picu Kontroversi

2 hari lalu

Tunjuk Putrinya sebagai Penasihat Ekonomi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Picu Kontroversi

Anwar Ibrahim mengatakan bahwa Nurul Izzah tidak dibayar untuk peran penasihat senior.


Pembakaran Al Quran di Swedia, Anwar Ibrahim Akan Sebar 1 Juta Kitab Suci ke Seluruh Dunia

4 hari lalu

Pembakaran Al Quran di Swedia, Anwar Ibrahim Akan Sebar 1 Juta Kitab Suci ke Seluruh Dunia

Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan pendistribusian Al Quran ke seluruh dunia merupakan cara paling jitu untuk menanggapi aksi Paludan


Sejumlah Fakta Seputar Rumah Menteri di IKN yang Telan Biaya Rp 537,1 Miliar

8 hari lalu

Sejumlah Fakta Seputar Rumah Menteri di IKN yang Telan Biaya Rp 537,1 Miliar

Rumah tapak jabatan menteri yang akan dibangun di IKN menelan biaya Rp 537,1 Miliar. Seperti apa fakta rumah tapak jabatan menteri itu? Simak deretan faktanya.


Menteri Dalam Negeri Israel Dipecat

10 hari lalu

Menteri Dalam Negeri Israel Dipecat

Menteri Dalam Negeri Israel Aryeh Deri dipecat karena terlibat dalam tuduhan mengemplang pajak.


PM Anwar Ibrahim Minta Aparat Junjung Sikap Wahdatul Fikri, Apa Itu?

17 hari lalu

PM Anwar Ibrahim Minta Aparat Junjung Sikap Wahdatul Fikri, Apa Itu?

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim meminta pejabat pemerintah mulai dari menteri hingga pegawai negeri menyatukan tekad untuk melakukan perubahan


Dubes RI: Janji PM Anwar Ibrahim Selesaikan Masalah Pekerja Migran Ditunggu

19 hari lalu

Dubes RI: Janji PM Anwar Ibrahim Selesaikan Masalah Pekerja Migran Ditunggu

Indonesia berharap Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bisa segera menyelesaikan persoalan pekerja migran Indonesia seperti yang telah dijanjikan.


Ketua UMNO: Tak Ada Kesepakatan Rahasia Masuk Koalisi Anwar Ibrahim

19 hari lalu

Ketua UMNO: Tak Ada Kesepakatan Rahasia Masuk Koalisi Anwar Ibrahim

Ketua UMNO menegaskan pihaknya tidak punya kesepakatan rahasia dengan koalisi Pemerintahan Persatuan Anwar Ibrahim.


Michelle Yeoh Dapat Golden Globe, Anwar Ibrahim Kirim Pujian

20 hari lalu

Michelle Yeoh Dapat Golden Globe, Anwar Ibrahim Kirim Pujian

Perdana Menteri Anwar Ibrahim memberikan selamat kepada aktris Malaysia Michelle Yeoh atas penghargaan Golden Globe.


Kepala Otorita IKN: Ada 71 Perusahaan yang Serahkan Surat Niat Jadi Investor

22 hari lalu

Kepala Otorita IKN: Ada 71 Perusahaan yang Serahkan Surat Niat Jadi Investor

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan ada 71 perusahaan yang berkomitmen investasi, termasuk dari Malaysia