Zelensky: Ukraina Bersiap Menghadapi Serangan Baru Rusia

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Tentara Ukraina menembakkan peluru di garis depan dari tank T80 yang direbut dari Rusia saat invasi Rusia ke Ukraina berlanjut, di wilayah Donbas timur Bakhmut, Ukraina, 4 November 2022. Tank Rusia T-80 dan mortir 2S23 Nona SVK, yang sekarang dikuasai oleh militer Ukraina digunakan untuk menembaki sasaran Rusia. REUTERS/Clodagh Kilcoyne

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meyakini Rusia akan meluncurkan serangan rudal baru ke negaranya. Dia Memperingatkan pasukan dan warga Ukraina untuk bersiap menghadapi serangan baru Rusia di tengah kerusakan jaringan listrik.

"Kami memahami bahwa para teroris sedang merencanakan serangan baru. Kami mengetahui fakta ini. Dan selama mereka memiliki misil, sayangnya, mereka tidak akan tenang," kata Zelensky dalam pidato rutin melalui video, Minggu, 27 November 2022. 

Zelensky mengatakan beberapa minggu mendatang bisa sama sulitnya dengan minggu sebelumnya, ketika serangan terhadap infrastruktur listrik membuat warga Ukraina mengalami pemadaman listrik paling akut sejak pasukan Rusia menginvasi pada Februari.

"Pasukan pertahanan kita sedang bersiap-siap. Seluruh negara sedang bersiap-siap. Kami telah mengerjakan semua skenario, termasuk dengan mitra kami," ujar Zelensky.

Salju telah turun di Kyiv dan suhu berkisar di sekitar titik beku pada Minggu, 27 November 2022. Diperkirakan kabut menyelimuti beberapa wilayah Ukraina semalaman.

Otoritas kota mengatakan para pekerja hampir menyelesaikan pemulihan listrik, air, dan gas, tetapi tingkat konsumsi yang tinggi membuat beberapa pemadaman listrik telah diberlakukan. Jutaan orang di dan sekitar Kyiv menghadapi gangguan yang disebabkan oleh gelombang serangan udara Rusia.

Keadaan di Ukraina pada Minggu, 27 November 2022, relatif tenang tanpa serangan dahsyat di Kyiv atau kota-kota besar lainnya. Namun, Zelensky dalam pidato malamnya mengatakan, situasinya tetap intens di sepanjang garis depan di berbagai bagian Ukraina.

"Yang paling sulit adalah di wilayah Donetsk seperti yang terjadi pada minggu-minggu sebelumnya," kata Zelensky.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah menembaki selusin desa di Donetsk, termasuk sasaran utama Bakhmut dan Avdiivka. Komando tentara pusat Ukraina menyatakan pasukan Rusia meluncurkan empat serangan rudal dan menembak beberapa kali ke objek sipil di wilayah Dnipropetrovsk.

Moskow tidak menanggapi secara langsung klaim Zelensky mengenai rencana peningkatan serangan ke Ukraina. Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022, Moskow mengatakan tidak menargetkan penduduk sipil. 

Kremlin mengatakan pada Kamis bahwa Kyiv dapat "mengakhiri penderitaan" penduduknya dengan memenuhi tuntutan Rusia.

Rusia mencaplok petak timur dan selatan Ukraina pada September lalu. Presiden Vladimir Putin mengatakan tuntutan teritorial Moskow tidak dapat dinegosiasikan. 

Setelah aneksasi, Zelensky mengatakan dia tidak akan berunding dengan Rusia dan juga menegaskan bahwa integritas teritorial Ukraina tidak dapat dinegosiasikan.

REUTERS






Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Besok

4 jam lalu

Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Besok

Harga minyak dunia diprediksi melemah besok Senin, 30 Januari 2023 dii rentang US$ 76,40 hingga US$ 82,00 perbarel.


Top 3 Dunia: Ukraina Minta Jet Tempur F-16, Kekayaan Orang Terkaya Asia Melorot

14 jam lalu

Top 3 Dunia: Ukraina Minta Jet Tempur F-16, Kekayaan Orang Terkaya Asia Melorot

Top 3 dunia adalah Ukraina meminta jet tempur ke AS dan mengembangkan drone untuk menghadapi Rusia hingga harta taipan India turun.


Anggota Partai Zelensky Plesir ke Thailand Saat Ukraina Perang

1 hari lalu

Anggota Partai Zelensky Plesir ke Thailand Saat Ukraina Perang

Seorang anggota parlemen dari Ukraina dipecat setelah ketahuan pergi ke Thailand. Kunjungannya ke Thailand itu dikecam oleh publik.


Ukraina Klaim Barat Janjikan 321 Tank untuk Lawan Rusia

1 hari lalu

Ukraina Klaim Barat Janjikan 321 Tank untuk Lawan Rusia

Ukraina menyatakan bantuan tank yang telah dijanjikan oleh negara-negara Barat mencapai 321 tank berat. Tank ini untuk melawan Rusia.


Adik Kim Jong Un Membela Rusia, Kecam Pengiriman Tank AS ke Ukraina

1 hari lalu

Adik Kim Jong Un Membela Rusia, Kecam Pengiriman Tank AS ke Ukraina

Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong menyatakan Korea Utara membela Rusia. Ia mengecam pengiriman tank AS ke Ukraina.


Ukraina Minta Pasokan Jet Tempur F16 dari AS, Serangan Rusia Menggila

1 hari lalu

Ukraina Minta Pasokan Jet Tempur F16 dari AS, Serangan Rusia Menggila

Setelah mendapat kepastian bantuan tank moderen Leopard 2, Abrams dan Challenger 2, Ukraina meminta jet tempur F-16 dari Amerika Serikat.


Ukraina Bentuk Pasukan Khusus Drone, Gunakan Satelit Starlink Milik Elon Musk

1 hari lalu

Ukraina Bentuk Pasukan Khusus Drone, Gunakan Satelit Starlink Milik Elon Musk

Ukraina mendirikan unit khusus pasukan drone, yang akan dilengkapi dengan sistem komunikasi satelit Starlink untuk mengimbangi serangan Rusia.


Rusia Klaim Buat Robot Canggih untuk Hancurkan Tank Abrams dan Leopard 2

1 hari lalu

Rusia Klaim Buat Robot Canggih untuk Hancurkan Tank Abrams dan Leopard 2

Rusia mengaku akan menghancurkan tank Abrams dan tank Leopard 2 untuk Ukraina dengan menggunakan robot canggih.


Atlet Ukraina Kecewa Rusia Diizinkan Bertanding Lagi di Level Dunia

1 hari lalu

Atlet Ukraina Kecewa Rusia Diizinkan Bertanding Lagi di Level Dunia

Vladyslav Heraskevych menilai pengorbanan atlet Rusia belum sebanding dengan pengorbanan atlet Ukraina yang kehilangan rumah dan keluarga.


Top 3 Dunia: Yahudi Soal Pembakaran Al Quran, Mahasiswa Arab Ditikam di AS

1 hari lalu

Top 3 Dunia: Yahudi Soal Pembakaran Al Quran, Mahasiswa Arab Ditikam di AS

Top 3 dunia adalah komunitas Yahudi kecam pembakaran Al Quran di Swedia, Rusia pelajari lumpuhkan tank Leopard , mahasiswa Arab ditikam hingga tewas.