Biden Tunjuk Perwakilan Khusus Amerika Serikat untuk Palestina

Reporter

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas berbicara setelah mengadakan pertemuan dengan Menlu Amerika Serikat Antony Blinken di Ramallah, 25 Mei 2021.(Pool via Reuters: Alex Brandon)

TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Joe Biden telah menunjuk perwakilan baru Amerika Serikat untuk urusan luar negeri yang berkaitan dengan Palestina. Upaya ini dipercaya dapat meningkatkan hubungan Washington dengan Palestina meskipun konsulat Amerika tetap ditutup.

Baca juga: Dua Bom Meledak di Yerusalem, 1 Orang Tewas dan 22 Terluka

Middle East Eye mengutip Axios mewartakan, Pemerintahan Biden pada Selasa, 22 November 2022, memberi tahu Kongres bahwa Hady Amr akan diangkat ke peran baru itu. Dia akan bekerja di bawah asisten Menteri Luar Negeri Barbara Leaf untuk urusan wilayah timur. Amr sebelumnya menjabat sebagai wakil asisten menteri luar negeri untuk urusan Israel-Palestina.

"Perwakilan Khusus untuk Urusan Palestina yang berbasis di Washington akan terlibat erat dengan Palestina dan kepemimpinan mereka dan, bersama dengan Duta Besar [Thomas] Nides dan timnya, terus terlibat dengan Israel dalam isu-isu terkait Palestina," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri.

Langkah tersebut merupakan peningkatan yang signifikan dalam hubungan AS-Palestina. Dengan ditunjuknya Amr, Kementerian Luar Negeri AS untuk pertama kalinya membuat ada pejabat yang bertanggung jawab atas urusan Palestina.

Keputusan itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan dan perwakilan diplomatik sebanyak mungkin, mengingat konsulat AS di Yerusalem, yang berfungsi sebagai misi diplomatik Amerika untuk Palestina, belum dibuka kembali.

Pemerintahan Biden telah menekankan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk membuka kembali konsulat tersebut. Konsulat itu telah melayani warga Palestina selama hampir 175 tahun di bawah beberapa kekuatan yang menguasai kota suci tersebut. 

Konsulat ditutup pada Maret 2019, ketika Presiden Amerika Serikat saat itu Donald Trump mengisyaratkan dukungan untuk klaim Israel atas Yerusalem sebagai ibukotanya.

Pada Juni, "Unit Urusan Palestina" (PAU), misi diplomatik AS untuk Palestina, berganti nama menjadi "Kantor Urusan Palestina AS" (OPA), dalam indikasi serupa untuk meningkatkan hubungan.

Palestina mengklaim Yerusalem Timur, termasuk Kota Tua, sebagai ibu kota negara masa depan. Sementara para pemimpin Israel mengklaim Yerusalem sebagai "ibu kota abadi" negara sejak 1949.

Namun, pada Februari 2021, Kementerian Luar Negeri AS dan Otoritas Pertanahan Israel mengajukan rencana untuk kompleks diplomatik Negeri Paman Sam, menyusul keputusan Trump untuk secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv.

Awal bulan ini, rencana tersebut dibuka untuk uji coba publik selama 60 hari setelah keputusan akhir tentang proyek tersebut akan dibuat.

Dua kelompok hak asasi, 'Adalah' dan Pusat Hak Konstitusional (CCR), mengirim surat kepada Pemerintah AS untuk segera membatalkan rencana tersebut, mengatakan tanah yang digunakan telah disita dari keluarga Palestina.

Langkah pada Selasa juga dilakukan setelah pemilihan Israel membawa koalisi sayap kanan baru, yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, berkuasa. Pemerintah Israel yang baru kemungkinan besar tidak akan mau menyetujui janji yang dibuat oleh pemerintahan Biden, dalam hal pembukaan konsulat.

Baca juga: Remaja Palestina Tewas dalam Bentrokan dengan Tentara Israel di Tepi Barat

MIDDLE EAST EYE






Ketahui Obat Fentanil yang Banyak Tewaskan Warga Amerika Serikat

20 menit lalu

Ketahui Obat Fentanil yang Banyak Tewaskan Warga Amerika Serikat

Fentanil adalah obat-obatan jenis opioid sintetik yang beredar di Amerika Serikat berfungsi sebagai penghilang rasa sakit.


Kondisi Terkini Christian Pulisic Menjelang Duel Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

39 menit lalu

Kondisi Terkini Christian Pulisic Menjelang Duel Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

Christian Pulisic sempat mengalami cedera saat melawan Iran. Tidak akan bermain penuh saat Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022.


Kanye West Puji Hitler, dari Biden sampai Twitter dan Adidas Mengutuknya

1 jam lalu

Kanye West Puji Hitler, dari Biden sampai Twitter dan Adidas Mengutuknya

Presiden Amerika Serikat Joe Biden memberikan perhatian mengenai masalah anti-semit setelah heboh pernyataan Kanye West memuji Pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler.


Top 3 Dunia: Geger Rencana Kunjungan Utusan khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+

9 jam lalu

Top 3 Dunia: Geger Rencana Kunjungan Utusan khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+

Top 3 dunia pada 2 Desember 2022, didominasi berita tentang rencana kunjungan kerja Utusan khusus Amerika Serikat untuk hak LGBTQIA+ Jessica Stern


Duta Besar Amerika Buka Pintu Dialog dengan Indonesia Bahas Kelompok LGBTQIA+

19 jam lalu

Duta Besar Amerika Buka Pintu Dialog dengan Indonesia Bahas Kelompok LGBTQIA+

Amerika Serikat masih mau melanjutkan dialog dengan Indonesia, setelah penolakan Utusan Khusus untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern.


Utusan Khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+ Batal ke Indonesia

20 jam lalu

Utusan Khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+ Batal ke Indonesia

Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern dikonfirmasi batal berkunjung ke Indonesia, yang sedianya dijadwalkan pekan depan.


Utusan LGBTQIA+ AS Ditolak MUI, Kemlu Analogikan Buah Tangan Tak Sesuai Budaya

1 hari lalu

Utusan LGBTQIA+ AS Ditolak MUI, Kemlu Analogikan Buah Tangan Tak Sesuai Budaya

Kementerian Luar Negeri RI menanggapi rencana kunjungan Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern ke Indonesia.


Biden: Saya Siap Berbicara dengan Putin untuk Akhiri Perang Ukraina

1 hari lalu

Biden: Saya Siap Berbicara dengan Putin untuk Akhiri Perang Ukraina

Biden menempatkan tanggung jawab untuk mengakhiri perang, yang dimulai dengan invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, kepada Putin.


Kehadirannya Ditolak MUI, Ini Sosok Jessica Stern Utusan Khusus Biden soal LGBTQI+

1 hari lalu

Kehadirannya Ditolak MUI, Ini Sosok Jessica Stern Utusan Khusus Biden soal LGBTQI+

Jessica Stern ditunjuk Biden sebagai Utusan Khusus AS mengawasi implementasi memorandum Presiden AS tentang Memajukan HAM LGBTQI+ di Seluruh Dunia.


Biden dan Macron Berselisih soal Subsidi untuk Perusahaan Amerika

1 hari lalu

Biden dan Macron Berselisih soal Subsidi untuk Perusahaan Amerika

Biden menjadi tuan rumah Macron pada kunjungan kenegaraan pertama sejak pemimpin AS itu menjabat pada awal 2021.