Tentara Jerman di Mali Bakal Ditarik

Reporter

Sekelompok tentara angkatan darat Mali sedang bersiaga di markasnya di Kota Gao pada * Juli 2013. Reuters

TEMPO.CO, Jakarta - Berlin mengumumkan sekitar 1.100 tentara Jerman yang saat ini ditempatkan di Mali akan meninggalkan negara itu mulai May 2024. Tentara Jerman atau yang dikenal dengan sebutan tentara Bundeswehr dikerahkan ke Mali sudah hampir satu dekade sebagai bagian dari misi perdamaian PBB yang menjalankan operasi MINUSMA.

Kanselir Jerman Olaf Scholz akan meminta Bundestag (parlemen Jerman) untuk memberikan perpanjangan waktu penempatan tentara Jerman selama satu tahun saja atau sampai May 2023 sehingga misi ini benar-benar bisa diakhiri setelah 10 tahun. PBB belum dikabari perihal ini secara resmi oleh Jerman.

“Misi PBB saat ini sedang mengevaluasi dampak dari penarikan ini terhadap operasi yang dijalankan dan kami siap melakukan diskusi dengan sejumlah negara demi menghapus setiap kesenjangan,” kata Wakil Juru bicara PBB Farhan Haq.

Baca juga: Top 3 Dunia : Tentara Bayaran Asal Amerika Tewas di Perang Ukraina

Tentara Prancis memeriksa teropong night vision mereka selama Operasi anti-pemberontak regional Barkhane di Inaloglog, Mali. Gambar diunggah Reuters, 24 Oktober 2017.[REUTERS / Benoit Tessier]

Sebelumnya, Mesir telah menarik tentaranya dari MINUSMA. Sedangkan Swedia menyebut tentaranya akan meninggalkan Mali per Juni 2023.

Adapun Inggris dan Pantai Gading pada akhir pekan lalu mengumumkan kalau tentara mereka akan meninggalkan Mali dalam tempo secepatnya.

Sebagian tentara Jerman dikerahkan ke area dekat Gao, yakni gurun utara Mali. Jumlah pasukan Jerman disana kurang dari satu per sepuluh dari total.kekuatan pasukan MINUSMA yang berjumlah sekitar 15 ribu pasukan. Ada sekitar 20 tentara Jerman yang mengabdi di bawah misi PBB untuk Sudan Selatan dan Sahara Barat, yang memutuskan untuk tidak melanjutkan tugas mereka.

Mali meminta bala-bantuan dari negara-negara di dunia pada 2013 setelah militan garis keras di sana beraliansi dengan kelompok radikal Islamic State (ISIS). Kelompok radikal di sana telah menguasai sebagian besar wilayah Mali.

Mali adalah sebuah negara yang terletak di kawasan Afrika Barat. Negara itu bekas jajahan Prancis. Prancis sudah meluncurkan operasi Barkhane. Operasi itu sudah diperluas hingga ke negara tetangga Mali seperti Burkina Faso, Chad, Mauritania dan Niger. Prancis sudah secara resmi mengakhiri misinya di Mali pada awal bulan ini.

Sumber : RT.com

Baca juga: Sidang ACT Digelar Virtual, Ahyudin Dengarkan Dakwaan dari Ruang di Bareskrim

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Jerman Kirim 7 Tank Tua Gepard ke Ukraina

22 jam lalu

Jerman Kirim 7 Tank Tua Gepard ke Ukraina

Jerman mengirimkan 7 tank tua Gepard ke Ukraina musim semi ini, menambah 30 tank pertahanan udara yang sudah digunakan untuk melawan Rusia


Hasil Piala Dunia 2022 Grup E: Hantam Spanyol 2-1, Jepang Lolos 16 Besar, Jerman Tersingkir

1 hari lalu

Hasil Piala Dunia 2022 Grup E: Hantam Spanyol 2-1, Jepang Lolos 16 Besar, Jerman Tersingkir

Walau kalah, Spanyol tetap lolos ke fase knock out mendampingi Jepang.


PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

2 hari lalu

PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

Amonia adalah bahan utama untuk pupuk nitrat. PBB sedang mengupayakan agar ekspor ammonia berjalan lagi.


PBB Umumkan Dana Bantuan Kemanusiaan Naik 25 Persen

2 hari lalu

PBB Umumkan Dana Bantuan Kemanusiaan Naik 25 Persen

PBB akan meminta kenaikan dana operasional bantuan kemanusiaan secara global sebanyak 25 persen mulai 2023.


Tentara Israel Bunuh 5 Warga Palestina dalam Serangkaian Bentrokan di Tepi Barat

3 hari lalu

Tentara Israel Bunuh 5 Warga Palestina dalam Serangkaian Bentrokan di Tepi Barat

Bentrokan antara pasukan Israel dan warga Palestina sepanjang Selasa, 29 November 2022, menewaskan lima warga Palestina.


Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

3 hari lalu

Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

Masa depan Iran di badan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan PBB akan ditentukan pada pertengahan Desember mendatang.


29 November: Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina, Ini Latar Belakangnya

3 hari lalu

29 November: Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina, Ini Latar Belakangnya

Hari ini, 29 November, dunia memperingatinya sebagai Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina. Begini latar belakangnya.


Menolak Teken Kontrak dengan Rusia, Teknisi Ukraina Dilarang Masuk PLTN Zaporizhzhia

4 hari lalu

Menolak Teken Kontrak dengan Rusia, Teknisi Ukraina Dilarang Masuk PLTN Zaporizhzhia

Rusia telah melarang pekerja yang menolak menandatangani kontrak dengan Rosatom untuk masuk ke PLTN Zaporizhzhia.


Iran Tolak Penyelidikan PBB terhadap Penanganan Protes Mahsa Amini

4 hari lalu

Iran Tolak Penyelidikan PBB terhadap Penanganan Protes Mahsa Amini

Iran menolak bekerja sama dengan misi pencari fakta PBB dalam menanggapi demonstrasi anti-pemerintah yang dipicu kematian Mahsa Amini


Mercedes-Benz Rayakan 40 Tahun Baby Benz

5 hari lalu

Mercedes-Benz Rayakan 40 Tahun Baby Benz

Mobil sedan Baby Benz Mercedes-Benz W201 seperti sedan Mercedes yang diperkecil. Meluaskan pasar mobil merek Jerman.