AS Akan Tindak Penjahat Lingkungan Perusak Hutan Amazon

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Foto udara yang menunjukkan traktor di perkebunan dekat hutan Amazon yang gundul di dekat Porto Velho, Negara Bagian Rondonia, Brasil, 22 Agustus 2019. Deforestasi di sejumlah kawasan negara bagian Para dan Roraima merupakan konsekuensi dari sikap Presiden Jair Bolsonaro yang pro-pertambangan. REUTERS/Ueslei Marcelino

TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat bertekat menindak penjahat lingkungan di balik deforestasi yang melonjak di Amazon Brasil, dengan hukuman seperti sanksi Magnitsky untuk mengatasi perubahan iklim secara lebih agresif.

Rencana tersebut merupakan perubahan besar dalam strategi Washington untuk memerangi pemanasan global, menambahkan sanksi langsung ke perangkat insentif pajak, dorongan diplomatik, dan kesepakatan multilateral yang kompleks dan bergerak lambat, demikian kata sumber dan pejabat AS kepada Reuters, Rabu, 23 November 2022.

Deforestasi di Brasil mencapai titik tertinggi dalam 15 tahun di bawah Presiden Jair Bolsonaro, yang membatalkan perlindungan lingkungan dan mendorong lebih banyak pertambangan dan pertanian komersial di Amazon, penyangga penting terhadap perubahan iklim.

Presiden terpilih sayap kiri Luiz Inacio Lula da Silva akan menjabat pada 1 Januari dan telah berjanji untuk mengakhiri deforestasi pada KTT iklim COP27 di Mesir minggu lalu. Dalam percakapan dengan pejabat AS, Lula dan sekutunya telah menekankan fokusnya untuk mengatasi perubahan iklim.

Namun masih ada tanda tanya tentang bagaimana dia memandang rencana tersebut, yang masih dalam tahap awal. Lula yakin Washington membantu jaksa Brasil memenjarakan pelaku perusakan hutan atas tuduhan korupsi.

Sanksi Magnitsky bertujuan untuk menghukum mereka yang dituduh melakukan korupsi atau memungkinkan pelanggaran hak asasi manusia. Sanksi termasuk pembekuan semua aset yang ada di AS dan melarang semua orang Amerika dan perusahaan AS berurusan dengan individu atau entitas yang terkena sanksi.

Departemen Keuangan AS, yang bertanggung jawab atas sanksi Magnitsky, menolak berkomentar. Baik kantor Bolsonaro maupun Kementerian Kehakiman Brasil tidak menanggapi permintaan komentar. Tim transisi Lula tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Rencana AS mulai terbentuk pada bulan Juni, pada KTT Amerika di Los Angeles, ketika Amerika Serikat dan Brasil mengumumkan gugus tugas bersama untuk memerangi penggundulan hutan ilegal di hutan hujan Amazon, kata sumber AS yang mengerjakan rencana tersebut.

Di antara tujuan kelompok kerja tersebut adalah "mendisinsentifkan penggunaan sistem keuangan internasional yang terkait dengan kegiatan ilegal dengan hasil hutan," menurut pernyataan dari Departemen Luar Negeri AS saat itu.

Dalam istilah yang lebih tepat, seorang pejabat AS terpisah yang mengetahui rencana tersebut mengatakan kepada Reuters, Washington ingin menghukum para penggundul hutan besar, dan pelaku kejahatan lingkungan lainnya seperti penambangan emas ilegal.

Pejabat AS di Brasil dan Amerika Serikat telah memulai proses mengidentifikasi dan menyelidiki target spesifik, kata sumber itu, dengan potensi hukuman mulai dari daftar hitam visa hingga sanksi Global Magnitsky.

Tidak jelas kapan atau apakah Amerika Serikat dapat memberikan sanksi kepada target tertentu, karena penyelidikan dapat memakan waktu cukup lama.

Menargetkan penjahat lingkungan dengan sanksi Global Magnitsky tidak biasa tetapi belum pernah terjadi sebelumnya.

Pada tahun 2019, Departemen Keuangan AS menuding Try Pheap, seorang taipan Kamboja dan pejabat partai yang berkuasa, membangun konsorsium pembalakan liar berskala besar yang berkolusi dengan para pejabat.

Departemen Keuangan AS sedang mengerjakan rencana tersebut dengan Biro Urusan Ekonomi dan Bisnis Departemen Luar Negeri dan Biro Kelautan dan Lingkungan Internasional dan Urusan Ilmiah, kata sumber itu.

Dalam kunjungan ke Brasil pada bulan Agustus, Brian Nelson, Wakil Menteri Keuangan untuk terorisme dan intelijen keuangan, mengatakan pertemuan KTT Amerika bulan Juni menghasilkan percakapan selanjutnya dengan Brasil tentang bagaimana "mengelola tantangan yang kita semua hadapi seputar perubahan iklim. "

"Tentu saja, kejahatan lingkungan adalah fitur signifikan dalam perspektif kami," kata Nelson dalam pertemuan dengan wartawan, menyebutkan "deforestasi Amazon."

Selama kunjungannya di bulan Agustus, Nelson juga bertemu dengan kelompok masyarakat sipil di Sao Paulo, Brasil untuk membahas kejahatan lingkungan "dan hubungannya dengan kejahatan terorganisir dan korupsi publik," menurut pernyataan Departemen Keuangan AS saat itu.

REUTERS






AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

12 menit lalu

AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

Menlu AS Antony Blinken mengatakan Amerika memberikan perhatian khusus kepada China, Iran, dan Rusia, di bawah Undang-undang Kebebasan Beragama.


Ketahui Obat Fentanil yang Banyak Tewaskan Warga Amerika Serikat

1 jam lalu

Ketahui Obat Fentanil yang Banyak Tewaskan Warga Amerika Serikat

Fentanil adalah obat-obatan jenis opioid sintetik yang beredar di Amerika Serikat berfungsi sebagai penghilang rasa sakit.


Kondisi Terkini Christian Pulisic Menjelang Duel Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

1 jam lalu

Kondisi Terkini Christian Pulisic Menjelang Duel Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

Christian Pulisic sempat mengalami cedera saat melawan Iran. Tidak akan bermain penuh saat Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022.


Top 3 Dunia: Geger Rencana Kunjungan Utusan khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+

10 jam lalu

Top 3 Dunia: Geger Rencana Kunjungan Utusan khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+

Top 3 dunia pada 2 Desember 2022, didominasi berita tentang rencana kunjungan kerja Utusan khusus Amerika Serikat untuk hak LGBTQIA+ Jessica Stern


Duta Besar Amerika Buka Pintu Dialog dengan Indonesia Bahas Kelompok LGBTQIA+

20 jam lalu

Duta Besar Amerika Buka Pintu Dialog dengan Indonesia Bahas Kelompok LGBTQIA+

Amerika Serikat masih mau melanjutkan dialog dengan Indonesia, setelah penolakan Utusan Khusus untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern.


Utusan Khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+ Batal ke Indonesia

21 jam lalu

Utusan Khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+ Batal ke Indonesia

Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern dikonfirmasi batal berkunjung ke Indonesia, yang sedianya dijadwalkan pekan depan.


Utusan LGBTQIA+ AS Ditolak MUI, Kemlu Analogikan Buah Tangan Tak Sesuai Budaya

1 hari lalu

Utusan LGBTQIA+ AS Ditolak MUI, Kemlu Analogikan Buah Tangan Tak Sesuai Budaya

Kementerian Luar Negeri RI menanggapi rencana kunjungan Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern ke Indonesia.


Kehadirannya Ditolak MUI, Ini Sosok Jessica Stern Utusan Khusus Biden soal LGBTQI+

1 hari lalu

Kehadirannya Ditolak MUI, Ini Sosok Jessica Stern Utusan Khusus Biden soal LGBTQI+

Jessica Stern ditunjuk Biden sebagai Utusan Khusus AS mengawasi implementasi memorandum Presiden AS tentang Memajukan HAM LGBTQI+ di Seluruh Dunia.


Pele dalam Kondisi Stabil setelah Dilarikan ke Rumah Sakit di Brasil

1 hari lalu

Pele dalam Kondisi Stabil setelah Dilarikan ke Rumah Sakit di Brasil

Kesehatan Pele buruk selama beberapa tahun. Legenda timnas Brasil itu keluar masuk rumah sakit tahun lalu setelah operasi tumor usus besar.


Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

1 hari lalu

Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia saat ini menjadi salah satu jabatan diplomatik Amerika yang paling penting dan menantang.