KTT G20 Capai Deklarasi, Retno Marsudi: Soal Ukraina Sulit

Reporter

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, menyampaikan pidatonya saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2022. REUTERS/Willy Kurniawan

TEMPO.CO, Nusa Dua - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengungkapkan alotnya negosiasi untuk mencapai deklarasi pemimpin-pemimpin (leaders' declaration) atau komunike KTT G20. Komunike ini tercapai di tengah ketegangan Barat dan Rusia akibat invasi ke Ukraina.

Baca juga: KTT G20 Alot Bahas Invasi Rusia, Sri Mulyani: Pertemuan Level Menteri Tak Capai Kesepakatan

"Kalau soal Ukraina itu sulit, bukan berarti paragraf lain mudah," kata Retno seusai deklarasi KTT G20 Bali, Rabu, 16 November 2022.

Retno mengatakan negosiasi untuk mencapai deklarasi yang disepakati semua ini sangat panjang. Putaran terakhir perundingan dicapai pada 10-14 November 2022.

Seperti telah diperkirakan para analis, isu Ukraina mendominasi KTT G20. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang menyampaikan pidato secara virtual di sesi pertama KTT G20 pada Selasa, 15 November 2022, menyerukan forum G20 agar ikut membantu menghentikan invasi Rusia.

Menurut keterangan resmi, G20 menyuarakan keprihatinan yang mendalam atas risiko ketahanan pangan global yang ditimbulkan oleh naiknya ketegangan akibat invasi Rusia ke Ukraina.

Leaders' declaration setebal 17 halaman itu menyesalkan dalam istilah terkuat agresi Rusia terhadap Ukraina, dan menuntut penarikan pasukan Rusia secara penuh dan tanpa syarat dari wilayah Ukraina.

Di tengah desakan Barat untuk mengisolasi Rusia, Presiden Vladimir Putin hanya mengirimkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov ke KTT G20. Wakil Putin itu pun sudah kembali ke Rusia pada Selasa malam, 15 November 2022.

Lavrov saat diwawancara media Rusia pada Selasa, 15 November 2022, menyatakan bahwa negara-negara Barat telah mencoba mempolitisasi deklarasi bersama tersebut. Dia menuduh mereka mendorong untuk memasukkan kalimat yang mengutuk invasi Rusia ke Ukraina atas nama semua negara yang berpartisipasi.

Fokus Indonesia sebagai presidensi G20 adalah pemulihan ekonomi global paska-pandemi Covid-19, dengan prioritas bidang kesehatan, transformasi digital, dan transisi energi. Namun, pertemuan kepala negara anggota G20 kali ini dibayangi oleh krisis global di sektor pangan dan energi, yang dipicu oleh perang Ukraina.

Dalam deklarasi tersebut ditegaskan G20 memang bukanlah forum untuk menyelesaikan masalah keamanan. Kendati demikian, anggota G20 mengakui masalah keamanan dapat memiliki konsekuensi yang signifikan terhadap ekonomi global. 

"Ada trust dari semua negara anggota G20 kepada Indonesia, pada akhirnya deklarasi disepakati. Semua orang di awal pesimis, tidak ada yang yakin deklarasi berhasil. Alhamdulillah Indonesia dapat mencapainya," kata Retno.

Baca juga: KTT G20 Dua Pekan Lagi, Menlu Retno Sebut Kehadiran Pemimpin Dunia Sangat Tinggi

DANIEL AHMAD






Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

1 jam lalu

Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

Ukraina akan menerima bantuan tank Barat termasuk tank Leopard 2 untuk perang melawan Rusia.


IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

14 jam lalu

IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

IMF memperkirakan GDP Rusia akan tumbuh sebanyak 0,3 persen pada tahun ini dan 2,1 persen pada 2024.


Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

14 jam lalu

Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

Misi Kanselir Jerman Olaf Scholz mencari dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan tampaknya hanya bertepuk sebelah tangan.


Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

16 jam lalu

Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

Pasukan Rusia mengklaim menguasai sekitar 25 daerah di Wilayah Kharkiv, setelah menyerang dalam beberapa hari ini.


NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

20 jam lalu

NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

NATO menyatakan siap melakukan konfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

20 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

21 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


Pembakaran Al Quran, Menlu Retno Panggil Dubes Swedia

23 jam lalu

Pembakaran Al Quran, Menlu Retno Panggil Dubes Swedia

Retno Marsudi menyatakan Kemenlu telah memanggil Dubes Swedia untuk menyatakan keberatan tentang pembakaran Al Quran.


Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

1 hari lalu

Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

Zelensky meminta bantuan jet tempur dari Barat untuk melawan Rusia. Permintaan ini ditertawakan oleh seorang politisi Prancis.


Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

1 hari lalu

Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

Presdien AS Joe Biden menolak permintaan pengiriman jet tempur F-16 seperti yang diminta oleh Ukraina.