Setelah KTT G20, Macron Anggap Kerja Sama Rusia dan China Punya Batas

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut Presiden Cina Xi Jinping di Istana Elysee di Paris, 25 Maret 2019.[Gonzalo Fuentes / Reuters]

TEMPO.CO, Nusa Dua - Presiden Prancis Emmanuel Macron menilai kerja sama di antara China dan Rusia akan berubah setelah Beijing ikut menyetujui kesepakatan di KTT G20 untuk mengecam invasi Moskow ke Ukraina.

Macron meyakini, paling tidak ada dua alasan yang membatasi hubungan Rusia dan China. Pertama mengenai penggunaan senjata nuklir, kedua tentang penghormatan terhadap teritorial wilayah, seperti tertuang dalam piagam PBB.

"Saya mempercayai itu berdasarkan pernyataan terakhir Presiden China, dan saya tahu itu tulus," kata Macron saat jumpa pers di hari terakhir KTT G20 Bali, Rabu, 16 November 2022.

Presiden Prancis bertemu dengan timpalannya dari China Xi Jinping pada Selasa, 15 November 2022, di sela KTT G20. Menurut Macron, sangat penting bagi Paris dan Beijing mengikat kerja sama untuk mengatasi dampak dari invasi Rusia ke Ukraina.

Rusia dan China sebelumnya menyatakan kemitraan tanpa batas pada awal 2022, beberapa waktu sebelum Presiden Vladimir Putin mengumumkan menginvasi Ukraina.

Saat KTT G20, China bersama India, disebut mengecam invasi Rusia ke Ukraina dalam pembahasan yang akhirnya menghasilkan deklarasi pemimpin-pemimpin atau komunike KTT G20 Bali.

Menurut Macron, satu kesimpulan penting mengenai invasi ke Ukraina tersebut, menunjukkan G20 tidak mengabaikan kenyataan perang yang terjadi. "Ada ruang titik temu, termasuk negara-negara seperti China dan India untuk mendorong Rusia agar melakukan de-eskalasi," ujarnya.

Macron mengatakan, walaupun Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menghadiri KTT G20 di Bali, dia meyakini bahwa pesan dari mayoritas negara-negara forum ekonomi itu akan sampai ke Moskow.

Seperti telah diperkirakan para analis, isu Ukraina mendominasi KTT G20. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang menyampaikan pidato secara virtual di sesi pertama KTT G20 pada Selasa, 15 November 2022, menyerukan forum G20 agar ikut membantu menghentikan invasi Rusia.

Di tengah desakan Barat untuk mengisolasi Rusia, Putin mengirimkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov ke KTT G20. Lavrov sudah kembali ke Rusia pada Selasa malam, 15 November 2022.

Berikutnya: Rusia Tuding Barat Paksakan Kehendak






Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

2 jam lalu

Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

Ukraina akan menerima bantuan tank Barat termasuk tank Leopard 2 untuk perang melawan Rusia.


Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

3 jam lalu

Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

China menentang Amerika Serikat yang menyalahgunakan alasan keamanan nasional untuk menekan perusahaan China, seperti Huawei secara tidak wajar.


China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

13 jam lalu

China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

China yakin pandemi Covid-19 segera berakhir seiring dengan jumlah kasus positif dan kematian yang terus menurun.


IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

14 jam lalu

IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

IMF memperkirakan GDP Rusia akan tumbuh sebanyak 0,3 persen pada tahun ini dan 2,1 persen pada 2024.


Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

15 jam lalu

Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

Misi Kanselir Jerman Olaf Scholz mencari dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan tampaknya hanya bertepuk sebelah tangan.


Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

17 jam lalu

Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

Pasukan Rusia mengklaim menguasai sekitar 25 daerah di Wilayah Kharkiv, setelah menyerang dalam beberapa hari ini.


Ketika Crazy Rich China Berhamburan ke Singapura

18 jam lalu

Ketika Crazy Rich China Berhamburan ke Singapura

Orang-orang kaya China banyak yang menganggap Singapura ideal untuk memarkir kekayaan mereka dalam bentuk properti.


NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

20 jam lalu

NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

NATO menyatakan siap melakukan konfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

22 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


JD.ID Umumkan Bakal Tutup Permanen, Ini Profilnya

1 hari lalu

JD.ID Umumkan Bakal Tutup Permanen, Ini Profilnya

E-commerce JD.ID mengumumkan akan menutup platformnya secara permanen mulai 15 Februari 2023. Perusahaan ini ternyata anak perusahaan asal Cina, JD.com.