Vladimir Putin Minta Jaminan Ukraina Tak Gunakan Laut Hitam untuk Militer

Reporter

Para pejabat Pusat Koordinasi Gabungan memeriksa biji-bijian dari Ukraina yang diangkut kapal kargo Razoni berbendera Sierra Leone selama inspeksi di Laut Hitam di lepas pantai Kilyos, dekat Istanbul, Turki, 3 Agustus 2022. Kementerian Pertahanan Turki/Handout via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin meminta jaminan pada Kyiv agar tidak menggunakan jalur Laut Hitam sebagai bagian dari aktvitas militernya, namun benar-benar untuk mengirimkan gandum dan biji-bijian ke Istanbul. Permintaan Putin itu disampaikan kepada Presidrn Turki Recep Tayyip Erdogan melalui telepon pada Selasa, 1 November 2022.

Dalam pembicaraan telepon itu, kedua kepala negara juga membahas hal yang bisa membuat Moskow nyaman untuk krmbali ke kesepakatan pengiriman gandum dan biji-bijian lewat Laut Hitam.

Baca: Putin Puji Arab Saudi Berani Tantang AS: Pangeran MbS Pantas Dihormati

Rusia pada akhir pekan lalu membekukan sementara partisipasinya dalam kesepakatan itu di antaranya karena buntut serangan drone ke panglalan Angkatan Laut Rusia di Sevastopol, yakni sebuah kota Pelabuhan di Krimea. Beberapa drone yang dikerahkan itu, dilepaskan Kyiv dari jalur Laut Hitam yang biasa digunakan untuk pengiriman gandum sehingga dijadikan zona aman.

“Penting untuk melakukan sebuah investigasi menyeluruh dari kejadian ini serta untuk mendapat jaminan yang sungguh-sungguh dari Kyiv kalau mereka tidak akan menggunakan koridor kemanusiaan untuk tujuan kemanusiaan,” kata Presiden Putin.

Menurut Putin, pihaknya hanya akan mempertimbangkan membuka kembali koridor ini jika permintaan Rusia dipenuhi. Putin juga menyoroti bahwa bagian dari kesepakatan pengiriman gandum lewat Laut Hitam adalah dicabutnya pembatasan ekspor produk pertanian dan pupuk Rusia yang disebut Putin tak pernah dijalankan.

Jalur Laut Hitam sebelumnya digunakan untuk mengamankan suplai bahan makanan ke negara-negara yang amat membutuhkan. Akan tetapi, tujuan ini tak pernah tercapai dalam tiga bulan sejak kesepakatan dibuat. Moskow saat ini siap untuk mensuplai gandum dan biji-bijian serta pupuk ke negara-negara Afrika dalam volume yang besar menggunakan stok milik Rusia secara gratis.

Sebelumnya London menuduh militer Rusia telah menutup Laut Hitam yang biasa digunakan untuk mengirimkan gandum dan biji-bijian. Inggris berpandangan militer Rusia tidak dapat memberikan jaminan keamanan sehingga Ukraina mengerahkan militernya ke sana.

Sedangkan Moskow sebelumnya menyalahkan Ukraina dan Angkatan Laut Inggris atas serangan ke Sevastopol. London membantah tuduhan Rusia tersebut.

Sumber : RT.com

Baca juga: 2 WNI yang Selamat dari Halloween Itaewon Jalani Masa Pemulihan

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini






Jelang Setahun Invasi ke Ukraina, Uni Eropa Akan Terapkan Sanksi Baru terhadap Rusia

2 jam lalu

Jelang Setahun Invasi ke Ukraina, Uni Eropa Akan Terapkan Sanksi Baru terhadap Rusia

Uni Eropa berencana menampar Rusia dengan sanksi baru menjelang peringatan setahun invasi Moskow ke Ukraina


Top 3 Dunia: Jokowi Kirim Jenderal ke Myanmar, Iron Dome untuk Ukraina

4 jam lalu

Top 3 Dunia: Jokowi Kirim Jenderal ke Myanmar, Iron Dome untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 2 Februari 2023 diawali kabar Jokowi akan kirim jenderal ke Myanmar


Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

13 jam lalu

Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

Sergei Lavrov melihat Ukraina harus memenuhi keinginan negara-negara Barat yang berjanji akan memberikan Kyiv senjata-senjata jarak jauh


Militer Israel Mengkonfirmasi Lancarkan Serangan ke Gaza

14 jam lalu

Militer Israel Mengkonfirmasi Lancarkan Serangan ke Gaza

Serangan Israel dilakukan setelah sebuah roket ditembakkan ke arah Israel, namun bisa dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome.


Iran Tuding Israel Dalang Serangan Drone di Pabrik Militer, Ancam Pembalasan

16 jam lalu

Iran Tuding Israel Dalang Serangan Drone di Pabrik Militer, Ancam Pembalasan

Serangan itu terjadi di tengah ketegangan antara Iran dan Barat atas aktivitas nuklir Teheran dan pasokan senjata.


Israel Pertimbangkan Kirim Iron Dome ke Ukraina

23 jam lalu

Israel Pertimbangkan Kirim Iron Dome ke Ukraina

Israel mempertimbangkan mengirim sistem pertahanan udara ke Ukraina, termasuk Iron Dome yang selama ini diandalkan menangkis serangan roket Hamas


Zelensky Akui Rusia Catat Kemajuan dalam Pertempuran di Ukraina Timur

1 hari lalu

Zelensky Akui Rusia Catat Kemajuan dalam Pertempuran di Ukraina Timur

Zelensky mengakui situasi di garis depan di timur Ukraina menjadi lebih sulit setelah pasukan Rusia meningkatkan serangan dalam beberapa hari terakhir


Ukraina Geledah Rumah Miliarder Terpandang dalam Penumpasan Korupsi

1 hari lalu

Ukraina Geledah Rumah Miliarder Terpandang dalam Penumpasan Korupsi

Penggeledahan juga dilakukan di rumah mantan menteri dalam negeri yang juga dituduh terlibat kasus korupsi.


Top 3 Dunia: Warga Amerika Kecewa, Devaluasi Mata Uang Lebanon, Paket Bantuan untuk Ukraina

1 hari lalu

Top 3 Dunia: Warga Amerika Kecewa, Devaluasi Mata Uang Lebanon, Paket Bantuan untuk Ukraina

Bantuan AS untuk Ukraina yang memancing perhatian menjadi topik dari dua dari tiga berita teratas.


Spanyol Siap Mengirim Enam Tank Leopard 2A4 ke Ukraina

1 hari lalu

Spanyol Siap Mengirim Enam Tank Leopard 2A4 ke Ukraina

Spanyol disebut akan mengirim empat hingga enam tank Leopard 2A4 buatan Jerman ke Ukraina.