Rusia Hujani Ukraina dengan Rudal, Boikot Gandum Berlanjut

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

AS akan mengerahkan sistem pertahanan udara Patriot ke Slovakia, setelah anggota NATO ini menyumbangkan sistem pertahanan udara S-300 era Soviet ke Ukraina. Menteri Pertahanan Lloyd Austin, mengatakan "Penyebaran kemampuan Patriot ke Slovakia ini sangat selaras dengan upaya kami sebelumnya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan NATO". Foto : Militarywatchmagazine

TEMPO.CO, Jakarta - Rusia pada Senin, 31 Oktober 2022, menghujani kota-kota Ukraina dengan rudal. Ledakan dahsyat terdengar di sudut-sudut ibu kota Kyiv.

Situs berita milik pemerintah Ukraina, Ukrinform, menyebutkan sistem pertahanan anti-pesawat telah diaktifkan di kota Kyiv. Pihak berwenang setempat meminta warga untuk tinggal di tempat perlindungan bom sampai peringatan serangan udara berakhir.

Menurut penduduk Kyiv, serangkaian ledakan terdengar di kota itu.

Selain itu, sistem pertahanan anti-pesawat telah diaktifkan di wilayah Vinnytsia pada Senin pagi. Pemerintah setempat melaporkan serangan rudal musuh.

“Rudal Rusia lainnya menghantam infrastruktur penting Ukraina. Alih-alih bertempur di medan perang, Rusia memerangi warga sipil,” kata Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba.

"Jangan membenarkan serangan ini dengan menyebutnya sebagai 'reaksi'. Rusia melakukan ini karena masih memiliki rudal dan keinginan untuk membunuh warga Ukraina."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nikolenko, mengatakan rudal telah menghantam infrastruktur energi di Kyiv dan kota-kota lain, menyebabkan pemadaman listrik dan air.

“Rusia tidak tertarik pada pembicaraan damai, atau keamanan pangan global. Satu-satunya tujuan Putin adalah kematian dan kehancuran.”

Tidak ada tanggapan segera dari Moskow, yang menuduh Kyiv menyerang Armada Laut Hitamnya di pelabuhan Krimea dengan 16 pesawat tak berawak pada hari Sabtu.

Awal bulan ini, Rusia melancarkan serangan udara terbesar sejak dimulainya perang di Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya, dalam apa yang dikatakan sebagai balasan terhadap serangan di jembatan Krimea.

Ukraina tidak membenarkan atau membantah berada di balik serangan terhadap armada Rusia, seperti juga atas ledakan di Krimea.

Boikot pengiriman gandum

Rusia menyebut serangan terhadap armada Laut Hitam sebagai alasan menarik diri dari kesepakatan untuk mengizinkan pengiriman gandum Ukraina.

Rusia dan Ukraina merupakan pengekspor makanan terbesar di dunia, dan blokade Rusia terhadap pengiriman biji-bijian Ukraina menyebabkan krisis pangan global awal tahun ini. Menyusul pengumuman Rusia yang akan menghentikan kerjasama dengan ekspor biji-bijian, harga gandum berjangka Chicago melonjak lebih dari 5 persen pada hari Senin.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia "mengancam dunia dengan kelaparan" setelah menarik diri dari kesepakatan ekspor makanan yang dinegosiasikan oleh PBB dan Turki.

Di antara kapal-kapal yang ditahan Rusia termasuk pembawa puluhan ribu ton gandum milik Program Pangan Dunia PBB untuk tanggap darurat di Tanduk Afrika, kata Zelensky dalam pidato semalam.

Kementerian infrastruktur Ukraina mengatakan total 218 kapal "diblokir secara efektif".

Kesepakatan biji-bijian mengharuskan Rusia dan Ukraina untuk mengoordinasikan inspeksi dan transit kapal melalui Laut Hitam dengan PBB dan Turki bertindak sebagai mediator.

Tidak ada kapal yang bergerak pada hari Minggu. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan telah setuju dengan Turki dan Ukraina tentang rencana transit hari Senin bagi 16 kapal memindahkan biji-bijian Laut Hitam - 12 keluar dan empat masuk. Tidak ada tanggapan segera dari Rusia.

PBB mengatakan para pejabat Rusia telah diberitahu tentang rencana tersebut, bersama dengan niat untuk memeriksa 40 kapal keluar pada hari Senin, dan mencatat bahwa "semua peserta berkoordinasi dengan militer masing-masing dan otoritas terkait lainnya untuk memastikan perjalanan yang aman dari kapal komersial" di bawah kesepakatan.

Presiden AS Joe Biden pada hari Sabtu menyebut langkah Rusia "benar-benar keterlaluan" dan mengatakan itu akan meningkatkan kelaparan. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menuduh Moskow mempersenjatai makanan.

Pada hari Minggu, duta besar Rusia untuk Washington, mengatakan tanggapan Amerika Serikat "keterlaluan" dan tidak sesuai dengan langkah Moskow.

Reuters, Ukrinform






Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

1 jam lalu

Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

Ukraina akan menerima bantuan tank Barat termasuk tank Leopard 2 untuk perang melawan Rusia.


Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

2 jam lalu

Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

China menentang Amerika Serikat yang menyalahgunakan alasan keamanan nasional untuk menekan perusahaan China, seperti Huawei secara tidak wajar.


Top 3 Dunia: NATO Siap Hadapi Rusia, ONH Termahal, dan Pembakaran Al Quran di Swedia

3 jam lalu

Top 3 Dunia: NATO Siap Hadapi Rusia, ONH Termahal, dan Pembakaran Al Quran di Swedia

Berita Top 3 Dunia tentang NATO menyatakan siap menghadapi Rusia, 5 negara dengan ONH termahal, dan kutukan atas aksi pembakaran Al Quran di Swedia.


IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

13 jam lalu

IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

IMF memperkirakan GDP Rusia akan tumbuh sebanyak 0,3 persen pada tahun ini dan 2,1 persen pada 2024.


Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

14 jam lalu

Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

Misi Kanselir Jerman Olaf Scholz mencari dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan tampaknya hanya bertepuk sebelah tangan.


Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

16 jam lalu

Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

Pasukan Rusia mengklaim menguasai sekitar 25 daerah di Wilayah Kharkiv, setelah menyerang dalam beberapa hari ini.


Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

16 jam lalu

Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

Mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro masuk ke AS dengan visa kunjungan pemimpin dunia yang berakhir pada Selasa 31 Januari 2023


Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

18 jam lalu

Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

Jasad turis Arab Saudi yang hilang, Abdulrahman Al-Anazi, ditemukan pada Senin pagi di Danau Erie di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat


Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

18 jam lalu

Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

Empat pelaku penembakan massal d Florida, menembaki korban dari mobil yang melaju cepat.


NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

19 jam lalu

NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

NATO menyatakan siap melakukan konfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina.