Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Australia Pulangkan 17 Perempuan dan Anak-anak dari Suriah

Reporter

Editor

Sapto Yunus

image-gnews
Kamp pengungsian al-Hol di Suriah. REUTERS/Orhan Qereman
Kamp pengungsian al-Hol di Suriah. REUTERS/Orhan Qereman
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPemerintah Australia telah memulangkan empat perempuan dan 13 anak mereka dari kamp pengungsi Suriah ke negara bagian New South Wales.

Baca: Elon Musk Akuisisi Twitter, Donald Trump Pakai Platform Sendiri

Menteri Dalam Negeri Clare O’Neil mengatakan pemulangan tersebut adalah bagian dari rencana membawa kembali puluhan wanita dan anak-anak Australia yang merupakan kerabat dari pejuang ISIL (ISIS) yang mati atau dipenjara. Mereka telah mendekam selama beberapa tahun di kamp-kamp penahanan al-Hol dan Roj yang dikuasai Kurdi di timur laut Suriah.

Australia pertama kali memulangkan delapan anak dan cucu dari dua pejuang ISIL yang tewas dari sebuah kamp pengungsi Suriah pada 2019, tetapi menunda pemulangan yang lain sampai sekarang.

“Keputusan untuk memulangkan para wanita ini dan anak-anak mereka diinformasikan dengan penilaian individu yang dilakukan secara terperinci oleh keamanan nasional,” kata O'Neil dalam sebuah pernyataan pada Sabtu, 29 Oktober 2022.

Para perempuan dan anak-anak meninggalkan kamp pengungsi Roj di Suriah utara pada Kamis sore dan melintasi perbatasan ke Irak untuk naik pesawat pulang ke Australia. Demikian dilaporkan Sydney Morning Herald dan ABC pada Jumat, 28 Oktober 2022.

O'Neil mengatakan mereka berfokus keselamatan dan keamanan semua warga Australia serta mereka yang terlibat dalam pemulangan. “Pemerintah dengan hati-hati mempertimbangkan berbagai faktor keamanan, masyarakat, dan kesejahteraan dalam membuat keputusan untuk memulangkan mereka.”

Pemulangan itu mengikuti langkah yang sudah dilakukan negara lain seperti Amerika Serikat, Italia, Jerman, Prancis, Belanda, Belgia, Inggris, dan Kanada.

Ia mengatakan tuduhan aktivitas ilegal akan terus diselidiki oleh otoritas penegak hukum negara bagian dan federal.

“Setiap pelanggaran yang teridentifikasi dapat menyebabkan tindakan penegakan hukum,” kata O'Neil, sembari menambahkan New South Wales menyediakan layanan dukungan ekstensif untuk membantu kelompok itu berintegrasi kembali ke Australia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemimpin partai oposisi Peter Dutton menyebut langkah itu bukan kepentingan terbaik negara. “Para perempuan tersebut telah bercampur dengan orang-orang yang membenci negara kita, membenci cara hidup kita.”

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, para perempuan tersebut sangat bersyukur kembali ke Australia.Mereka menyesal atas masalah dan luka yang disebabkan oleh tindakan mereka, terutama kepada keluarga mereka.

Meminta privasi dan ruang untuk berhubungan kembali dengan orang yang mereka cintai, para perempuan tersebut berharap, “Semua anak Australia dan ibunya akan segera dipulangkan dari kamp-kamp di Suriah.”

Peneliti Human Rights Watch Sophie McNeill mengatakan pemulangan itu adalah langkah yang sudah lama tertunda.

“Selama bertahun-tahun, pemerintah Australia telah meninggalkan warga negaranya dalam kondisi yang mengerikan di kamp-kamp terkunci di timur laut Suriah,” kata McNeill.

“Australia dapat memainkan peran kepemimpinan dalam kontraterorisme melalui pemulangan warga negaranya secara tertib, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak yang tidak pernah memilih untuk hidup di bawah ISIS,” dia menambahkan.

Organisasi kemanusiaan Save the Children memberikan selamat kepada Perdana Menteri Australia Anthony Albanese atas kepemimpinannya yang kuat dalam rencana pemulangan tersebut. Organisasi ini menyebutkan sekitar 11 ribu perempuan dan anak-anak asing masih berada di kamp al-Hol dan Roj. “Anak-anak menghadapi risiko yang semakin besar karena meningkatnya kekerasan dan wabah kolera di seluruh wilayah itu,” kata organisasi itu.

Baca: Wahabi Dilarang PBNU, di Negara Mana Saja Paham Ini Menyebar?

AL JAZEERA

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bareskrim Ungkap 50 WNI Dijadikan Pekerja Seks di Sydney

4 jam lalu

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Djuhandani Rahardjo Puro memberikan keterangan saat pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 4 April 2023. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Bareskrim Ungkap 50 WNI Dijadikan Pekerja Seks di Sydney

Menurut Bareskrim, pelaku tidak memakai modus penipuan lowongan pekerjaan lantaran sedari awal para korban tahu akan menjadi pekerja seks di Sydney.


Australia Peringatkan Adanya Situs Berbahaya setelah Pemadaman Internet Global

3 hari lalu

Mesin kasir menunjukkan layar biru di sebuah toko kelontong yang terkena dampak pemadaman dunia maya di Sydney, Australia 19 Juli 2024. REUTERS/Stella Qiu
Australia Peringatkan Adanya Situs Berbahaya setelah Pemadaman Internet Global

Australia adalah salah satu dari banyak negara yang terkena dampak pemadaman internet yang menyebabkan kekacauan di seluruh dunia


Kemenhub: 2 WNA Australia Korban Kecelakaan Helikopter di Pecatu Bali Selamat

3 hari lalu

Petugas memeriksa helikopter Bell-505 yang dioperasikan PT. Whitesky Aviation setelah jatuh di kawasan Suluban, Badung, Bali, Jumat 19 Juli 2024. Helikopter tur wisata dengan nomor registrasi PK-WSP tersebut melakukan upaya pendaratan darurat dan mengalami kecelakaan karena terlilit tali layangan yang mengakibatkan seorang pilot dan empat penumpangnya terluka. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Kemenhub: 2 WNA Australia Korban Kecelakaan Helikopter di Pecatu Bali Selamat

Kemenhub menyatakan dua dari korban kecelakaan helikopter adalah warga negara asing atau WNA asal Australia.


Duta Besar Australia untuk Indonesia Kunjungan Kerja ke Manado

4 hari lalu

Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM, kedua dari kanan, kunjungan kerja ke Manado, Sulawesi Utara pada 17-18 Juli 2024. Sumber: dokumen kedutaan besar Australia
Duta Besar Australia untuk Indonesia Kunjungan Kerja ke Manado

Dalam kunjungan kerjanya, Duta Besar Williams bertemu dengan Rektor Universitas Sam Ratulangi dan para alumni Australia


Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

4 hari lalu

Bisnis dan institusi telah terganggu oleh pemadaman TI besar-besaran yang juga berdampak pada bandara-bandara di AS, Inggris, Spanyol, Belanda, Perancis, Jerman dan Malaysia [Tom Westbrook/Reuters]
Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

Keamanan Siber Nasional Australia mengatakan 'tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa pemadaman internet ini adalah insiden keamanan siber'.


Hasil Piala AFF U-19 Grup B, Myanmar dan Vietnam Bayangi Australia Setelah Imbang 1-1

4 hari lalu

Suasana pertandingan Timnas Laos U-19 melawan Australia saat laga penyisihan Grup B Piala AFF U-19 2024 di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Kamis, 18 Juli 2024. ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin
Hasil Piala AFF U-19 Grup B, Myanmar dan Vietnam Bayangi Australia Setelah Imbang 1-1

Australia memuncaki klasemen sementara Grup B Piala AFF U-19.


Malaysia Berkomitmen Mencari Keadilan atas Tragedi Jatuhnya MH17

5 hari lalu

Malaysia Berkomitmen Mencari Keadilan atas Tragedi Jatuhnya MH17

Malaysia menegaskan kembali komitmen untuk mencari keadilan bagi korban tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 satu dekade silam


ISIS Mengklaim Bertanggung jawab atas Penembakan di Oman yang Menewaskan 9 Orang

6 hari lalu

Anggota ISIS memegang bendera di Raqqa , 29Juni 2014. REUTERS
ISIS Mengklaim Bertanggung jawab atas Penembakan di Oman yang Menewaskan 9 Orang

ISIS lewat Telegram mengungkap bertanggung jawab atas aksi penembakan di sebuah masjid syiah di Oman.


Serangan Israel di Lebanon Tewaskan Tiga Anak Suriah

6 hari lalu

Roket yang diluncurkan dari Lebanon ke Israel melewati perbatasan, di tengah permusuhan lantara Hizbullah dan pasukan Israel, di sisi Israel 27 Juni 2024. REUTERS/Ayal Margolin
Serangan Israel di Lebanon Tewaskan Tiga Anak Suriah

Serangan terpisah Israel pada Selasa di Lebanon selatan menewaskan lima orang termasuk tiga anak Suriah.


UNICEF dan Australia Luncurkan Fase Baru dari Program Pembelajaran Kelas Awal untuk Anak-anak di Papua

7 hari lalu

Tiga anak suku Moi berbincang di Kampung Malasigi, Distrik Klayili, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu 12 Juni 2024. Pertamina EP Papua Field yang bekerja sama dengan Pemprov Papua Barat daya, Pemda Kabupaten Sorong, Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Maluku Papua, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat, Yayasan Kasuari Tanah Papua dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua Barat Daya memberikan pendampingan wisata minat khusus yang menawarkan keanekaragam hayati, sumber daya alam hutan dan budaya. ANTARA FOTO/ Erlangga Bregas Prakoso
UNICEF dan Australia Luncurkan Fase Baru dari Program Pembelajaran Kelas Awal untuk Anak-anak di Papua

Inisiatif Pendidikan ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan dasar literasi dan numerasi bagi anak-anak Papua.