Vladimir Putin Meyakini Dunia Sedang di Tepi Jurang

Reporter

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 di Beijing, Cina, 4 Februari 2022. Sputnik/Aleksey Druzhinin/Kremlin via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin meyakini dunia saat ini berdiri di tepi jurang, yang bisa menimbulkan bencana dan ketidakstabilan sampai beberapa generasi karena hegemoni Barat yang mau tak mau akan berakhir.

“Kita sedang berdiri di sebuah perbatasan bersejarah. Ke depan, mungkin akan ada bahaya dan ketidak pastian (yang terjadi) sejak berakhirnya Perang Dunia II,” kata Presiden Putin, Kamis, 27 Oktober 2022.

Baca juga:Harimau Sumatera Ditemukan Mati Tergantung di Tepi Jurang

Foto udara kondisi kampus di Bakhmut setelah serangan roket Rusia, di wilayah Donetsk, Ukraina, 21 Mei 2022. Kondisi kampus tersebut terlihat rusak parah, puing-puing bangunan pun tampak berserakan. REUTERS/Carlos Barria

Ucapan Presiden Putin itu merupakan teguran bagi negara-negara Barat karena dianggap memainkan permainan geopolitik yang berbahaya, berdarah dan kotor. Putin mengatakan Amerika Serikat dan sekutu-sekutu NATO telah menghasut konflik Rusia – Ukraina. Mereka juga memicu krisis atas kedaulatan Cina di Taiwan demi menegakkan dominasi global.

“Saya selalu percaya pada kekuatan akal sehat, bahkan sampai sekarang. Jadi, saya percaya cepat atau lambat pusat-pusat baru dunia multipolar dan Barat harus mulai sebuah dialog yang setara mengenai masa depan kita bersama. Lebih cepat dialog ini dilakukan, itu lebih baik,” kata Presiden Putin.

    

Putin menyindir, pada akhir Desember 2021 lalu dia pernah menyuarakan waswas soal keamanan yang perlu ditangani demi mencegah perang Ukraina, namun NATO mengesampingkan.

“Mustahil untuk mengesampingkan hal ini. Siapa yang menanam, dia akan menuai. Krisis ini telah mengambil skala yang benar-benar global, berdampak pada semua orang dan sebaiknya kita jangan berandai-andai,” kata Putin.

Ukraina adalah negara bekas pecahan Uni Soviet, yang ingin menjadi negara anggota NATO dan Uni Eropa. Tindakan Ukraina itu, dipandang Moskow bisa mengancam keamanan dan pengaruh Rusia.  

Presiden Putin tidak menunjukkan penyesalannya atas perang melawan tetangganya Ukraina. Dalam sambutannya pada konferensi tahunan kebijakan luar negeri di Moskow, Kamis, 27 Oktober 2022, Putin berkukuh bahwa operasi militer khusus Rusia telah mencapai tujuannya dan dominasi Barat atas urusan dunia akan berakhir.

Sumber: RT.com

Baca juga: Menteri Pertahanan Rumania Mundur, Ditekan setelah Berkomentar soal Ukraina

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.       






Negara Baltik dan Polandia Minta Atlet Rusia dan Belarusia Dilarang Tampil di Olimpiade 2024

3 jam lalu

Negara Baltik dan Polandia Minta Atlet Rusia dan Belarusia Dilarang Tampil di Olimpiade 2024

Latvia dan Ukraina mengancam memboikot Olimpiade 2024 jika atlet Rusia dan Belarusia tampil sementara perang berlanjut di Ukraina.


Ditekan Turki, Swedia akan Perketat UU Antiterorisme

6 jam lalu

Ditekan Turki, Swedia akan Perketat UU Antiterorisme

Langkah ini dilakukan setelah Stockholm pada Juni lalu berusaha mengatasi keberatan Turki jika Swedia bergabung dengan NATO


Duta Besar Rusia Heran Washington Tak Mau Gunakan Jalur Diplomatik untuk Dialog

6 jam lalu

Duta Besar Rusia Heran Washington Tak Mau Gunakan Jalur Diplomatik untuk Dialog

Duta Besar Rusia untuk Amerika dibuat bingung dengan sikap Washington karena memilih menyampaikan sebuah pesan untuk Rusia, tapi lewat Mesir.


Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

6 jam lalu

Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

Sergei Lavrov melihat Ukraina harus memenuhi keinginan negara-negara Barat yang berjanji akan memberikan Kyiv senjata-senjata jarak jauh


Austria Usir Empat Diplomat Rusia, Diduga Terlibat Spionase

8 jam lalu

Austria Usir Empat Diplomat Rusia, Diduga Terlibat Spionase

Austria pada Kamis 2 Februari 2023 mengusir empat diplomat Rusia karena melanggar perjanjian internasional


Israel Pertimbangkan Kirim Iron Dome ke Ukraina

17 jam lalu

Israel Pertimbangkan Kirim Iron Dome ke Ukraina

Israel mempertimbangkan mengirim sistem pertahanan udara ke Ukraina, termasuk Iron Dome yang selama ini diandalkan menangkis serangan roket Hamas


Zelensky Akui Rusia Catat Kemajuan dalam Pertempuran di Ukraina Timur

17 jam lalu

Zelensky Akui Rusia Catat Kemajuan dalam Pertempuran di Ukraina Timur

Zelensky mengakui situasi di garis depan di timur Ukraina menjadi lebih sulit setelah pasukan Rusia meningkatkan serangan dalam beberapa hari terakhir


Amerika Serikat Akan Setop Bantuan Militer Rusia ke Myanmar

17 jam lalu

Amerika Serikat Akan Setop Bantuan Militer Rusia ke Myanmar

AS mengintip peluang untuk membatasi kerja sama militer Myanmar dan Rusia. Washington menegaskan dukungan ke ASEAN.


Turki Dukung Keanggotaan NATO untuk Finlandia , tetapi Tidak untuk Swedia

19 jam lalu

Turki Dukung Keanggotaan NATO untuk Finlandia , tetapi Tidak untuk Swedia

Finlandia tidak ingin meninggalkan Swedia dalam proses keanggotaan NATO.


Angka Aborsi di Rusia Turun

19 jam lalu

Angka Aborsi di Rusia Turun

Menteri Kesehatan Rusia mengumumkan angka aborsi di Rusia turun secara signifikan dalam satu dekade terakhir karena ada layanan konseling