Lebih dari 200 Pengungsi Ukraina dapat Pekerjaan di Jepang

Reporter

Pengungsi Ukraina dari Dnipro dan Zaporizhzhia menyanyikan lagu selamat ulang tahun di Kastil Ballindooley Abad ke-15 di Galway, Irlandia, 16 April 2022. Pemilik Barry Haughian telah menawarkan kastilnya sebagai tempat berlindung bagi dua keluarga pengungsi Ukraina untuk tinggal. REUTERS/Clodagh Kilcoyne

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian tenaga kerja Jepang pada Kamis mengatakan bahwa lebih dari 200 pengungsi Ukraina telah mendapatkan pekerjaan di negara itu.

Baca juga: Jepang Akan Menerima Pengungsi dari Ukraina

Jumlah pengungsi Ukraina yang sekarang bekerja itu lebih dari 10 persen dari hampir 2.000 pengungsi yang tiba di Jepang setelah Ukraina diinvasi Rusia pada Februari.

Menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang, sebanyak 221 orang Ukraina telah mendapatkan pekerjaan di Jepang pada 19 Oktober. Jumlah ini naik dari 16 orang yang dilaporkan pada 1 Juni.

Angka tersebut termasuk 67 orang yang mendapatkan pekerjaan melalui kantor-kantor penempatan kerja publik Hello Work. Kantor-kantor tersebut telah menerima 566 konsultasi mengenai pekerjaan dari para pengungsi Ukraina, kata kementerian tersebut.

Dengan jumlah pencari kerja yang diperkirakan akan terus meningkat, kementerian Jepang mengatakan akan memperkuat dukungan bagi pengungsi yang mau bekerja. Dari 1.946 pengungsi Ukraina di Jepang, 1.749 telah diberikan visa "kegiatan khusus" yang memungkinkan mereka bekerja di negara itu.

Kementerian itu juga mengatakan bahwa Jepang akan terus mendukung pengungsi Ukraina yang mencari pekerjaan dengan menyediakan layanan konsultasi lokal di kotamadya-kotamadya regional dan fasilitas akomodasi. Lembaga itu juga memperkuat dialog dan memberikan subsidi kepada perusahaan yang ingin mempekerjakan pengungsi.

Baca juga: Kelonggaran Jerman untuk Pengungsi Ukraina Mulai Dikritik

ANTARA






Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

3 jam lalu

Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

Pemerintah Jepang menyatakan akan terus memantau situasi Covid-19 di China.


Kiat agar Lebih Produktif di Tempat Kerja

6 jam lalu

Kiat agar Lebih Produktif di Tempat Kerja

Agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu dan bisa terus fokus, berikut beberapa tips untuk lebih produktif di tempat kerja.


Ikut AS, Jepang dan Belanda Batasi Akses Cina ke Chip Canggih

12 jam lalu

Ikut AS, Jepang dan Belanda Batasi Akses Cina ke Chip Canggih

Sanksi baru itu dirancang untuk membatasi akses perusahaan Cina ke teknologi pembuatan chip utama dari ASML, Nikon, dan Tokyo Electron.


KBRI Tokyo Tawarkan SDM Indonesia pada Perusahaan Jepang

1 hari lalu

KBRI Tokyo Tawarkan SDM Indonesia pada Perusahaan Jepang

Saat ini, ada 44 ribu pekerja Indonesia dengan status magang dan 10 ribu tenaga kerja terampil di Jepang.


Bergaya Kawaii, Mengenal Penyanyi Jepang Kyary Pamyu Pamyu

1 hari lalu

Bergaya Kawaii, Mengenal Penyanyi Jepang Kyary Pamyu Pamyu

Penyanyi dan model Jepang, Kiriko Takemura atau Kyary Pamyu Pamyu lahir pada 29 Januari 1993


Musim Semi Segera Tiba, Kapan Waktu Terbaik Kunjungi Jepang untuk Lihat Bunga Sakura?

1 hari lalu

Musim Semi Segera Tiba, Kapan Waktu Terbaik Kunjungi Jepang untuk Lihat Bunga Sakura?

Bulan April biasanya menjadi salah satu waktu yang paling diminati wisatawan untuk berkunjung ke Jepang. Sebab, saat itu bunga sakura bermekaran.


Daftar Tenaga Kerja Asing Terbanyak di Indonesia, TKA Cina Nomor Satu

1 hari lalu

Daftar Tenaga Kerja Asing Terbanyak di Indonesia, TKA Cina Nomor Satu

Tenaga Kerja Asing manakah terbanyak di Indonesia? TKA Cina di urutan pertama, disusul dari Jepang dan Korea Selatan. Berapa jumlahnya?


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

2 hari lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Sejarah Terbentuknya Rukun Warga (RW) di Indonesia

3 hari lalu

Sejarah Terbentuknya Rukun Warga (RW) di Indonesia

Terbentuknya Rukun Warga atau RW tidak dapat dilepaskan dari Pemerintahan Militer Jepang di Indonesia.


Sejarah Terbentuknya Rukun Tetangga (RT) di Indonesia

3 hari lalu

Sejarah Terbentuknya Rukun Tetangga (RT) di Indonesia

Jika sebelumnya desa menjadi unit terkecil dalam tata pemerintahan, Jepang memperkenalkan Tonarigumi atau sekarang dikenal dengan istilah RT.