Siti Fatimah Boleh Murtad

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif , Penang: Sejak menikah dengan suaminya yang beragama Islam tahun 1998, Tan Eng Huang --warga Malaysia etnis Cina-- berganti nama dengan Siti Fatimah Tan Abudllah. Namun, dia tidak pernah menjalankan sholat atau kewajiban dan Rukun Islam lainnya.

    Kini, dia ingin kembali memutuskan untuk kembali lagi ke agama semula, yakni Budha. Pengadilan Syariah Negara Bagian Penang, Malaysia, meluluskan permintaan wanita yang sudah menyandang nama Siti Fatimah itu. Keputusan pengadilan cukup melegakan Tan Ean alias Fatimah, meski pindah agama dari Islam atau disebut Murtad merupakan isu yang sensitif.

    Menurut pengacara Ahmad Munawar Abdul Aziz mengatakan kepada wartawan bahwa berpindah agama keluar dari Islam terkesan sederhana. “Sekarang sudah jelas bahwa tidak ada halangan dalam kasus ini.”

    Majelis Hakim mengatakan Tan dapat mengubah keyakinannya ke Agama Budha karena kepindahannya menjadi muslim tidak tegas dan hanya karena terikat perkawinan. “Gaya hidupnya tidak seperti orang Islam dan berdoa untuk dewa. Dia juga secara jelas tidak pernah menganut ajaran Islam,” ujar Ibrahim Lembut, satu dari tiga hakim.


    AFP| NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.