Nawaz Sharif Lawan Pemerintah Pakistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta : Pemimpin oposisi Pakistan, salah satu mantan perdana menteri di negeri itu, Nawaz Sharif melawan perintah tahanan rumah atas dirinya yang mendorong pendukungnya berunjuk rasa dan bentrok dengan polisi hari ini (15/3).

    Sekitar 10.000 orang ikut serta dalam unjuk rasa di kota Lahore yang dipimpin Sharif yang mengajak pendukung bergerak ke Ibukota Islamabad sambil bentrok dengan polisi di kota itu. Puluhan orang di kota itu dilaporkan luka-luka, namun belum ada angka jelas soal korban cedera.

    Polisi memblokade jalan keluar dari kota itu dengan kontainer namun massa Sharif dilaporkan berusaha menyingkirkan penghalang itu. Penghalang juga dipasang posisi pada jalan masuk ke Ibukota Islamabad.

    Sharif yang kembali dari pengasingan di Arab Saudi tahun 2007 setelah dikudeta oleh Jenderal Pervaez Musharraf karena dan dikenai tuduhan korupsi selama masa pemerintahannya pada tahun 1990-an, kembali ke politik dan mencalonkan diri sebagai presiden melancarkan protes karena Mahkamah Agung Pakistan melarang pencalonan dirinya pada 25 Februari lalu.

    Sharif menuntut agar pemerintah mengembalikan jabatan Ketua Mahkamah Agung yang dipecat oleh presiden sebelumnya Pervaez Musharraf, Iftikhar Muhammad Chaudhry, dan sekitar 60 hakim lainnya pada 2007.

    AFP | RONALD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.