Korban Tewas Termuda Penembakan Massal di Thailand Berusia 2 Tahun

Reporter

Anggota keluarga korban menangis setelah seorang tentara Thailand mengamuk di depan pusat perbelanjaan Terminal 21 di Nakhon Ratchasima, Thailand, 9 Februari 2020. Ini merupakan penembakan massal terbesar di Thailand oleh seorang pria bersenjata. REUTERS/Soe Zeya Tun

TEMPO.CO, Jakarta - Chakkraphat Wichitvaidya, Inspektur di kantor Kepolisian Na Klang, Thailand, mengkonfirmasi korban termuda dari penembakan massal di Thailand adalah balita usia 2 tahun. Dikonfirmasi sebelumnya, lebih dari 30 orang tewas dalam penembakan massal di Thailand.

Al Jazeera mengutip keterangan polisi pada Kamis, 6 Oktober 2022, bahwa korban tewas termasuk anak-anak dan orang dewasa. Pelaku penembakan adalah mantan anggota polisi. Informasi yang beredar, pelaku tewas bunuh diri usai melancarkan aksinya. 

Wichitvaidya menegaskan kepada Thai Rath TV, pelaku penembakan dipecat dari kepolisian tahun lalu. Sedangkan sasaran penembakan adalah sebuah daycare atau tempat penitipan anak di wilayah timur Thailand

Baca juga: Pertarungan Panjang tentang Hak Aborsi setelah MA Amerika Serikat Batalkan Roe V Wade

Mantan petugas polisi, Lieutenant Panya Khamrab yang menjadi tersangka aksi penembakan di penitipan anak di Thailand . FOTO/VIRALPRESS/telegraph.co.uk

Sky News mengutip media lokal pelaku membawa senjata dan pisau. Laki-laki itu masuk ke pusat penitipan anak tersebut dengan cara memaksa masuk kemudian melepaskan tembakan.

Mayor Jenderal Polisi Achayon Kraithong mengatakan pelaku melepaskan tembakan pada sore hari di pusat kota Nong Bua Lamphu. Dia mengatakan 30 orang tewas tetapi tidak memberikan keterangan lebih lanjut.

Seorang juru bicara kantor urusan publik regional mengatakan sejauh ini 26 kematian telah dikonfirmasi. Di antaramya 23 anak-anak, dua guru dan satu petugas polisi termasuk di antara yang tewas.

Penembakan massal di Thailand jarang terjadi. Akan tetapi pada 2020, seorang tentara yang marah atas kesepakatan properti menewaskan sedikitnya 29 orang dan melukai 57 orang dalam amukan yang membentang di empat lokasi. 

REUTERS | AL JAZEERA | SKY NEWS

Baca juga: Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Terapi Bicara Jadi Salah Satu Cara Mengatasi Speech Delay Anak

7 jam lalu

Terapi Bicara Jadi Salah Satu Cara Mengatasi Speech Delay Anak

Terapi bicara dan peran aktif orangtua menjadi kunci mengatasi speech delay yang dialami anak.


Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

9 jam lalu

Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

Anak yang tidak diberi imunisasi lengkap dan tepat waktu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatannya.


Inilah Penyebab dan Gejala Anak Mengalami Speech Delay

9 jam lalu

Inilah Penyebab dan Gejala Anak Mengalami Speech Delay

Speech delay adalah salah satu gangguan yang menyebabkan seorang anak mengalami keterlambatan bicara.


Warga Sebut Anak-Anak Kampung Bayam Sakit saat Menginap di Depan JIS

10 jam lalu

Warga Sebut Anak-Anak Kampung Bayam Sakit saat Menginap di Depan JIS

Warga Kampung Bayam sempat memasang tenda dan menginap di depan JIS sebagai bentuk protes terhadap Pemprov DKI dan Jakpro.


Jennifer Lopez Berharap Anaknya Meniru Etos Kerja yang Tanpa Henti

14 jam lalu

Jennifer Lopez Berharap Anaknya Meniru Etos Kerja yang Tanpa Henti

Jennifer Lopez mengungkapkan tentang apa yang dia harapkan dari anak-anaknya,


Lindsay Lohan Ungkap Rencana Punya Anak dan Membesarkannya di Dubai

15 jam lalu

Lindsay Lohan Ungkap Rencana Punya Anak dan Membesarkannya di Dubai

Lindsay Lohan ingin anaknya berada di tempat yang aman dan jauh dari paparazi.


Cara Memilih dan Menggunakan Car Seat untuk Anak

18 jam lalu

Cara Memilih dan Menggunakan Car Seat untuk Anak

Memilih dan menggunakan car seat perlu mempertimbangkan usia dan berat badan anak


Satu Korban Lagi Ditemukan, Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang 3 Hari

1 hari lalu

Satu Korban Lagi Ditemukan, Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang 3 Hari

Pencarian korban tanah longsor dampak gempa Cianjur, Jawa Barat, berhasil menemukan satu orang meninggal dunia.


Langkah Pencegahan Bullying pada Anak yang Bisa Dilakukan Orang Tua

1 hari lalu

Langkah Pencegahan Bullying pada Anak yang Bisa Dilakukan Orang Tua

Sebagai orang tua penting untuk memahami arti bullying dan tanda-tandanya


Bom Bunuh Diri di Pakistan Menargetkan Polisi, 3 Tewas dan 28 Luka-luka

1 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Pakistan Menargetkan Polisi, 3 Tewas dan 28 Luka-luka

Bom bunuh diri telah terjadi di kota Quetta, Pakistan, di mana pelaku mengincar aparat kepolisian. Taliban mengklaim bertanggung jawab.