Myanmar Hukum Sutradara Jepang 10 Tahun Penjara

Kepala junta Myanmar Jenderal Senior Min Aung Hlaing, memimpin parade militer pada Hari Angkatan Bersenjata di Naypyitaw, Myanmar, 27 Maret 2021. REUTERS/Stringer

TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Myanmar memenjarakan seorang pembuat film dokumenter Jepang. Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang, Kamis, 6 Oktober 2022, mengkonfirmasi sutradara itu akan dibui selama 10 tahun atas pelanggaran undang-undang hasutan dan komunikasi.

Baca: Junta: Pemberontak Myanmar Tembak Penumpang Pesawat Saat Mendarat

Toru Kubota, 26 tahun, ditangkap Juli dalam sebuah protes di kota utama Myanmar, Yangon. Pada saat itu, dia dilaporkan tengah menghadapi tuduhan melanggar undang-undang imigrasi dan mendorong perbedaan pendapat terhadap militer yang berkuasa.

Pejabat Kementerian Jepang, seperti informasi yang didapat dari pengacara sang sutradara menyebut, Kubota pada Rabu, 5 Oktober 2022, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena penghasutan dan tujuh tahun karena melanggar undang-undang telekomunikasi. Sidang pengadilan atas dugaan pelanggaran undang-undang kontrol imigrasi dijadwalkan pada 12 Oktober.

"Kami telah meminta pihak berwenang Myanmar untuk pembebasan awal Tuan Kubota, dan kami bermaksud untuk terus melakukannya," kata pejabat tersebut, dikutip dari Reuters.

Juru bicara militer Myanmar belum menanggapi permintaan komentar atas masalah ini. Sebelumnya junta mengatakan pengadilan Myanmar bersifat independen. Mereka yang ditangkap sedang menjalani proses hukum.

Myanmar telah terjebak dalam spiral kekerasan sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih tahun lalu. Junta telah menangkap ribuan orang termasuk politisi, birokrat, mahasiswa, jurnalis, dan orang asing karena berusaha meredam perbedaan pendapat.

Seorang jurnalis lepas Jepang ditangkap tahun lalu dan didakwa menyebarkan berita palsu dalam liputannya tentang protes anti-kudeta. Dia kemudian dibebaskan dengan alasan pengakuan atas hubungan dekat kedua negara. 

Tokyo adalah pendukung utama Myanmar dan memiliki hubungan jangka panjang dengan militer negara itu. Namun pada September lalu, Kementerian Pertahanan Jepang memutuskan untuk menghentikan program pelatihan bagi anggota militer Myanmar mulai tahun depan atas eksekusi junta terhadap aktivis pro-demokrasi.

Sejak 2015, Jepang telah menerima 30 anggota militer Myanmar sebagai pelajar di berbagai fasilitas termasuk Akademi Pertahanan Nasional. 

Baca: Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

REUTERS | CHANNEL NEWS ASIA






Aston Martin Bikin Galeri Otomotif Mewah di Tokyo, Inilah Detilnya

7 jam lalu

Aston Martin Bikin Galeri Otomotif Mewah di Tokyo, Inilah Detilnya

Galeri Otomotif Aston Martin memiliki banyak fasilitas mewah, seperti resor, pemandangan Kota Tokyo yang indah, gudang anggur, teater, gym, serta spa.


Pengadilan Jepang Melarang Pernikahan Sesama Jenis

1 hari lalu

Pengadilan Jepang Melarang Pernikahan Sesama Jenis

Walau peraturan itu sudah sah secara konstitusional, hukum di Jepang akan tetap melindungi hak asasi keluarga yang melakukan pernikahan sesama jenis.


Hindari Otoritas China, Jack Ma Kini Menetap di Jepang

1 hari lalu

Hindari Otoritas China, Jack Ma Kini Menetap di Jepang

Pendiri Alibaba, Jack Ma, dilaporkan telah tinggal di ibu kota Jepang, Tokyo, selama hampir enam bulan setelah menghilang dari pandangan publik


NATO Akan Tambah Kekuatan di Laut Hitam sampai Baltik

1 hari lalu

NATO Akan Tambah Kekuatan di Laut Hitam sampai Baltik

Jens Stoltenberg mengutarakan rencana NATO yang akan memperluas kehadirannya di sepanjang wilayah timur Eropa, mulai dari Laut Hitam sampai ke Baltik


Anggota NATO Janji Kirim Senjata Lagi ke Ukraina

1 hari lalu

Anggota NATO Janji Kirim Senjata Lagi ke Ukraina

Sekutu-sekutu NATO menjanjikan akan mengirim lebih banyak senjata ke Kyiv dan peralatan militer lainnya untuk membantu pemulihan kekuatan


Nur Hassan Wirajuda Sarankan Strategi Baru dalam Selesaikan Krisis Myanmar

2 hari lalu

Nur Hassan Wirajuda Sarankan Strategi Baru dalam Selesaikan Krisis Myanmar

Mantan Menteri Luar Negeri RI Nur Hassan Wirajuda menyarankan Indonesia untuk meninjau ulang pendekatan dalam menyelesaikan masalah Myanmar.


Mengenal Wotagei, Tarian Tongkat Cahaya yang Bermula di Jepang

2 hari lalu

Mengenal Wotagei, Tarian Tongkat Cahaya yang Bermula di Jepang

Aktivitas wotagei merujuk pertunjukan menari yang menggunakan tongkat bercahaya yang disebut psyllium


Menimang Kabinet Langsing Anwar Ibrahim

2 hari lalu

Menimang Kabinet Langsing Anwar Ibrahim

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim belum merampungkan kabinet rampingnya. Masalah yang akan dihadapi pemerintahnya sudah menumpuk.


Jokowi Bentuk Satgas Kawal Dana Energi US$ 20 Miliar AS dan Jepang

3 hari lalu

Jokowi Bentuk Satgas Kawal Dana Energi US$ 20 Miliar AS dan Jepang

Jokowi meminta anak buahnya untuk segera membentuk task force alias satuan tugas (satgas) guna menindaklanjuti berbagai komitmen investasi yang tercapai dalam KTT G20.


Dukungan Warga Jepang ke Fumio Kishida Turun Lagi

3 hari lalu

Dukungan Warga Jepang ke Fumio Kishida Turun Lagi

Survei yang dipublikasi Kyodo memperlihatkan dukungan untuk Fumio Kishida turun ke level terendah yang dipicu serangkaian masalah.